Materi Pembelajaran Kesatuan - PPKN SMU Kelas 11

Materi Pembelajaran Kesatuan

A. Nasionalisme Pancasila dan Peranan Generasi Muda Dalam Membina Persatuan dan Kesatuan Bangsa

1. Nasionalisme adalah rasa kesadaran untuk berbangsa dan bemegara sendiri secara berdaulat, nasionalisme juga berarti suatu faham/ajaran yang mencintai bangsa dan negara sendiri. Nasionalisme Pancasila adalah ajaran kebangsaan masyarakat Indonesia yang tidak mengagung-agungkan bangsanya sendiri dengan tidak merendahkan bangsa lain (Chauvinisme), tetapi nasionalisme yang cinta bangsa dan negara Indonesia dengan tetap menghargai kemerdekaan dan kedaulatan bangsa lain.

2. Pada hakikatnya nasionalisme Pancasila mengandung makna:
a. selalu peduli akan persatuan, kesatuan, kepentingan dan kesejahteraan bangsa dan negara.
b. sanggup dan mau berkorban untuk kepentingan banga dan negara.
c. mengembangkan rasa cinta tanah air dan bangsa.
d. mengembangkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia
e. mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika
f. memelihara pergaulan demi persatuan dan kesatuan hangsa
g. memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial

3. Prinsip-prinsip nasionalisme Pancasila ialah:
a. Bhinneka Tunggal Ika
b. Nasionalisme Indonesia yang menghargai kemerdekaan dan kedaulatan bangsa
c. kebebasan yang bertanggung jawab
d. Wawasan Nusantara
e. persatuan dalam pembangunan bangsa

4. Unsur-unsur penting dalam pembentukan bangsa Indonesia antara lain adanya:
a. persamaan atas keturunan sebagai bangsa Indonesia
b. persamaan pada kebudayaan terutama cara hidup sebagai suku bangsa petani, pelaut, dengan segala adat istiadat dan lembaga sosialnya
c. persamaan tempat tinggal atau tumpah darah seluruh bangsa Indonesia
d. persamaan nasib baik pada masa penjajahan maupun masa kejayaan dan masa reformasi
e. persamaan cita-cita hidup sebagaimana yang diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945.

5. Peran serta generasi muda dalam membina persatuan dan kesatuan adalah ikut serta berjuang melawan penjajah, meletakkan dasar semangat kebangsaan dengan lahimya organisasi Budi Utomo dan Sumpah Pemuda. Kemudian ikut serta berjuang dalam mendirikan negara Indonesia merdeka. Mempertahankan, mengisi kemerdekaan, bahkan dewasa ini ikut serta memperjuangkan reformasi dalam kehidupan berbangsa dan bemegara.

6. Sumpah Pemuda 28 Oktobcr 1928 adalah salah satu karya gemilang hasil perjuangan pemuda yang mampu memberikan kesadaran bagi bangsa Indonesia akan pentingnya persatuan dan kesatuan hangsa dalam mewujudkan kemerdekaan yang pada masa sekarang menjadi acuan semangat mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.

ilustrasi


B. Menghayati Keikhlasan Para Perintis Perjuangan Kemerdekaan dan Tidak Melakukan Perilaku yang Dapat Merugikan Persatuan dan Kesatuan Bangsa

1. Secara garis besar proklamasi mengandung pengertian:
a. lahimya negara kesatuan republik Indonesia
b. puncak-puncak pergerakan kemerdekaan, setelah berpuluh-puluh tahun sejak 20 Mei 1908
c. titik tolak pelaksanaan amanat penderitaan rakyat

2. Kemerdekaan bangsa Indonesia jelas bukan merupakan hadiah dan bangsa lain, tetapi proses perjuangan bangsa Indonesia yang panjang, sehingga wajar andaikata kita menghayati nilai nilai perjuangan para perintis bangsa dengan tetap mempertahankan semangat nasionalisme. dalam mengisi kemerdekaan, dan dalam menghargai berbagai tantangan, ancaman, dan gangguan terhadap integritas bangsa dan negara.

3. Menghindari perilaku yang dapat merugikan persatuan dan kesatuan bangsa, misalnya:
a. mengadakan tindakan provokasi atau menghasut orang lain yang dapat menumbuhkan perpecahan
b. penonjolan suku, agama, ras, maupun golongannya
c. pencekalan dan pembatasan
d. penyalahgunaan obat terlarang
e. merendahkan martabat orang lain
f. bersikap bermusuhan dengan orang lain

C. Meningkatkan Penyesuaian Diri dengan Prinsip Persatuan dan Kesatuan Bangsa

1. Menumbuhkembangkan perilaku yang terpuji dalam lingkungan keluarga, antara lain:
a. menciptakan lingkungan keluarga yang religius
b. menghormati perbedaan kemampuan antar anggota keluarga
c. menciptakan keluarga yang harmonis
d. mengembangkan semangat saling mencintai antaranggota keluarga

2. Menumbuhkembangkan perilaku yang terpuji dalam Iiigkungan masyarakat
a. membiasakan beribadah secara berjamaah
b. saling menghormati perbedaan komposisi masyarakat yang ada
c. membiasakan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan
d. menciptakan kebersamaan dalam ketertiban di lingkungan masyarakat berada

3. Menumbuhkembangkan perilaku yang terpuji dalam lingkungan sekolah
a. menciptakan lingkungan sekolah yang religius
b. meningkatkan kesetiakawanan sosial antaranggota warga sekolah secara sehat dan benar
c. meningkatkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler
d. meningkatkan semangat kekeluargaan antarwarga

Daftar Pustaka : Remaja Rosdakarya Bandung