Mengidentifikasi Ide Teks Nonsastra Dengan Membaca Ekstensif

Membaca ekstensif merupakan suatu teknik membaca dengan cara menemukan hal-hal yang dicari dalam bacaan secara cepat. Dengan teknik ini, pembaca secara cepat mencari nama, fakta, data, angka, ide, atau hal lain yang diperlukan, dengan hampir mengabaikan sama sekali hal lain yang tidak dicari dalam teks itu. Manfaat membaca ekstensif antara lain pembaca terbiasa fokus untuk mencari hal-hal yang ingin didapatkan dari suatu bacaan atau teks.

Berbeda dengan membaca ekstensif, membaca intensif adalah membaca secara saksama, teliti, dan terperinci. Membaca intensif biasanya untuk tujuan studi atau pemahaman isi teks secara menyeluruh dan mendalam. Membaca ekstensif mencakup membaca survei (survey reading), membaca sekilas (skimming), dan membaca dangkal (superficial reading).

Membaca survey dilakukan dengan tahap-tahap:
- memeriksa, meneliti indeks dan daftar kata-kata yang terdapat dalam buku
- melihat, memeriksa, dan meneliti judul-judul bab yang terdapat dalam buku
- memeriksa, meneliti bagan, skema, dan outline buku.

Membaca sekilas adalah membaca yang membuat mata kita bergerak dengan cepat untuk melihat dan memerhatikan bahan tertulis untuk mencari serta mendapatkan informasi.

Ada tiga tujuan utama dalam membaca sekilas, yaitu:
- untuk memperoleh suatu kesan secara umum dari suatu buku, artikel, atau tulisan singkat
- untuk menemukan hal tertentu dari suatu bahan bacaan
- untuk menemukan bahan yang diperlukan dalam perpustakaan.


Membaca dangkal bertujuan untuk memperoteh pemahaman yang dangkal (bersifat luar). Membaca dangkal dilakukan untuk kesenangan dan mengisi waktu senggang, misalnya membaca cerpen atau novel ringan yang sifatnya menghibur. Berikut disajikan sebuah teks untuk dibaca dengan teknik membaca ekstensif.

Daftar Pustaka : CV. ARYA DUTA