Metodologi Pembelajaran Bahasa Indonesia – Bagian 1

Metodologi Pembelajaran Bahasa Indonesia – Pendahuluan

Metodologi adalah ilmu tentang metode. Metodologi pembelajaran adalah ilmu tentang metode pembelajaran. Metode adalah cara yang teratur dan terpikir baik-baik untuk mencapai maksud (dalam ilmu pengetahuan, dan sebagainya), atau cara kerja yang bersistem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang telah ditentukan. Pada metodologi pembelajaran terdiri dari pendekatan, teknik, metode, dan strategi.

A. Pendekatan Pembelajaran
Pendekatan berasal dari kata "approach", merupakan seperangkat asumsi yang berhubungan dengan hakikat belajar dan mengajar. Pendekatan dapat diartikan sebagai titik tolak atau acuan atau sudut pandang terhadap proses pembelajaran. Secara umum pendekatan pembelajaran terdiri dari dua, yaitu pendekatan yang berpusat ke guru, dan pendekatan yang berpusat kepada peserta didik. Pendekatan yang berpusat kepada guru melahirkan strategi pembelajaran langsung atau direct instrution, pembelajaran deduktif, dan pembelajaran ekspositori. Sedangkan pendekatan yang berpusat kepada peserta didik, melahirkan strategi pembelajaran dicovery, pembelajaran inkuiri, dan pembelajaran induktif. Pendekatan yang telah dan sering dikenal di antaranya pendekatan CBSA, pendekatan keterampilan proses, pendekatan komunikatif, pendekatan integratif, pendekatan kebermaknaan, pendekatan CTL, dan yang sekarang dikembangkan dan sebagai landasan yang telah ditetapkan oleh Permendiknas, adalah pendekatan PAIKEM, yaitu Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan. Pendekatan yang tergolong PAIKEM, yang dapat dikembangkan untuk pembelajaran IPA, dapat berupa pendekatan konsep, pendekatan lingkungan, pendekatan inkuiri, pendekatan proses, dan pendekatan CTL. 1. Pendekatan Lingkungat Pendekatan lingkungan merupakan penyajian pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan sekitar rumah peserta didik, lingkungan sekolah, atau yang lainnya sebagai media dan sumber pembelajaran.

2. Pendekatan inkuiri
Pendekatan inkuiri merupakan penyajian pembelajaran dengan membelajarkan peserta didik diarahkan kepada penggunaan metode itmiah atau penelitian yang pernah ditakukan oleh para ahli penelitian. Pendekatan ikuiri terdiri dari pendekatan inkuiri terbimbing atau terpimpin dan pendekatan ikuiri bebas atau terbuka. Pada pendekatan inkuri terpimpin, guru membimbing peserta untuk melakukan percobaan, yang diawali dengan pertanyaan untuk diskusi dan membuka percobaan. Pada pendekatan ikuri bebas, guru sebagai fasilitator, yang merancang percobaan dan menarik kesimputnnya dilakukan oleh peserta didik. 



3. Pedekatan Kontekstual
Pendekatan kontekstual sering dikenal dengan CTL (Contextual Teaching Learning) merupakan sistem pembelajaran yang didasarkan kepada filosofi, bahwa peserta didik mampu menyerap pelajaran, apabila mereka mampu menangkap makna dalam materi akademis yang mereka terima, dengan mengaitkannya kepada pengetahuan dan pengalaman yang sudah mereka miliki sebelumnya. 

Terdapat 8 komponen dalam pembelajaran dengan pendekatan kontekstual, yaitu: 

a) Membuat keterkaitan-keterkaitan yang bermakna
b) Melakukan pekerjaan yang berarti
c) Melakukan pembelajaran yang diatur sendiri
d) Bekerja sama atau berkelompok
e) Berpikir kritis dan kreatif
f) Membantu individu untuk tumbuh dan berkembang
g) Mencapai standar yang tinggi
h) Menggunakan penilaian yang otentik

B. Teknik Pembelajaran
Teknik pembelajaran sering disamakan artinya dengan metode pembelajaran. Teknik adalah jalan, alat, atau media yang digunakan oleh guru untuk mengarahkan kegiatan peserta didik ke arah tujuan yang ingin dicapai (Gerlach dan Ely dalam Uno, 2008:2)

Metodologi Pembelajaran Bahasa Indonesia – Bagian 2

Daftar Pustaka : GENESINDO