Sumber Daya Alam Yang Dapat Diperbarui

Sumber daya alam yang dapat diperbarui disebut juga sumber daya alam lestari. Sumber daya alam yang dapat diperbarui di antaranya adalah air, tanah, udara, hewan, dan tumbuhan. 

a. Air 
Air sering digunakan oleh manusia untuk berbagai kepentingan, seperti irigasi, memasak, mencuci, minum, olahraga, irigasi, perikanan, industri, serta pembangkit tenaga 

Sumber daya air bisa berasal dari sungai, laut, dan danau. Dari ketiga sumber daya air tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan manusia, antara lain sebagai berikut. 

1. Untuk sarana transportasi, misalnya Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Tanjung Priok, Batam, Tanjung Perak, dan Pelabuhan Belawan. 
2. Untuk rekreasi dan pariwisata, misalnya Anyer, Kuta, Carita, Pelabuhan Ratu, Parangtritis, Pangandaran, pemandian air panas Simpang Balik (Aceh), Danau Kerjali (Jambi), Sungai Barito (Kalimantan Selatan), Danau Sentani (Papua), Pantai Kema dan Bunaken (Sulawesi Utara), dan Pantai Air Manis (Sumatra Barat). 
3. Untuk kepentingan pembangkit listrik tenaga air (PLTA), misalnya Saguling dan Jatiluhur di Jawa Barat, Asahan di Sumatra Utara, Karangkates di Jawa Timur, Danau Maninjau di Sumatra Barat, dan Sadang di Sulawesi Selatan. 

Tersedianya air di suatu tempat berkaitan erat dengan pergantian musim, antara musim penghujan dan musim kemarau. Pada saat musim penghujan tiba, kita sebaiknya menyimpan air hujan tersebut untuk persediaan pada musim kemarau. Bagaimana cara menyimpan air hujan untuk persediaan musim kemarau? Caranya ialah dengan menjaga lingkungan kita tetap hijau atau ditumbuhi tanaman. Selain itu permukaan tanah harus tetap terbuka atau walaupun tertutup tetapi tetap bisa menyerap air hujan.

Tumbuhan hijau dan akar tanaman dapat membantu permukaan tanah agar tidak erosi dan menyerap air hujan masuk ke datam tanah. Permukaan tanah yang tidak tertutup secara permanen, meningkatkan daya serap tanah terhadap air. Setelah air hujan tersebut masuk ke dalam tanah maka air hujan tersebut menjadi air tanah yang akan mengairi sumur dan mata air. Dengan demikian, ketersediaan air akan terjaga walaupun pada musim kemarau. 

b. Tanah 
Tanah banyak dimanfaatkan untuk menanam sumber daya alam pertanian. Pertanian meliputi tanaman untuk makanan pokok, seperti padi, jagung, dan sagu; palawija yang terdiri dari ubi-ubian dan kacang-kacangan; dan hortikultura yang meliputi berbagai jenis sayuran dan buah-buahan. Tanah juga dapat digunakan untuk bahan baku industri, seperti batu bata dan genting. Tanah adalah lapisan kulit bumi bagian atas yang terbentuk dari pelapukan batuan dan bahan organik yang hancur oleh proses alamiah. Bahan organik merupakan bahan sisa makhluk hidup yang telah mati. Oleh karena itulah tanah termasuk sumber daya alam yang dapat diperbarui. Tanah yang subur sangat berguna untuk pertanian.Tanah-tanah yang subur biasanya terdapat di dataran rendah yang merupakan wilayah endapan sungai. Tanah ini disebut dengan tanah endapan atau tanah aluvial. 

c. Udara 
Udara sangat diperlukan setiap makhluk hidup untuk pernapasan. Di samping itu udara juga dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga, seperti terjun payung dan gantole. Para nelayan pun menggunakan udara melalui tenaga angin untuk penggerak perahu layar. 

Udara mudah bergerak. Udara yang bergerak dan berpindah tempat disebut angin. Lapisan udara memenuhi ruang di permukaan bumi. Udara yang menyelimuti bumi disebut atmosfer. Udara terdiri dari berbagai gas. Bagian gas yang membentuk udara terbanyak adalah nitrogen (N2), lalu oksigen (02), argon (Ar), karbondioksida (CO2), neon (Ne), helium (He), ozon (03), hidrogen (H2), kripton (Kr), dan kumpulan gas lain. 

Tahukah kamu apa kegunan ozon (03) di atmosfer? Ozon adalah lapisan gas pembentuk udara yang berguna untuk melindungi bumi dari sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh sinar matahari. Sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh sinar matahari dipantulkan kembali oleh lapisan ozon. Sinar ultraviolet yang berhasil masuk ke permukaan bumi akibat lapisan ozon yang rusak membahayakan bagi kelangsungan makhluk hidup di bumi. 

Pada saat ini lapisan ozon di atmosfer dilaporkan telah menipis. Hal ini disebabkan karena ulah manusia yang berlebihan dalam menggunakan zat kimia berupa clorofluorocarbon (CFC). Zat CFC banyak digunakan pada alat semprot otomatis dan lemari es. 
Sebagai generasi penerus, kita harus peduli terhadap lingkungan, salah satunya dengan cara menghindari penggunaan alat-alat yang menghasilkan CFC agar lapisan ozon tetap lestari. 

d. Hewan 
Hewan di Indonesia dapat digolongkan menjadi dua, yaitu hewan liar dan hewan piaran. Hewan liar adalah hewan yang hidup di alam bebas dan dapat mencari makan sendiri. Hewan liar tidak bergantung kepada makanan yang diberikan manusia. la hanya bergantung kepada makanan yang disediakan oleh alam. Beragam jenis hewan liar yang terdapat di Indonesia antara lain berbagai jenis burung, ikan, dan serangga. Beberapa di antara fauna tersebut dilindungi oleh undang-undang dan dimasukkan ke dalam kategori satwa yang dilarang diperjualbelikan. 

Hewan peliharaan adalah hewan yang dipelihara manusia untuk sekadar hobi atu kesenangan semata, misalnya burung perkutut, nuri, marmut, kucing, dan kakaktua. Hewan ternak ialah hewan yang dikembangbiakkan untuk kemudian dimanfaatkan atau diperjualbelikan hasilnya. 

Jenis hewan yang diternakkan terdiri atas tiga jenis, yaitu hewan besar, hewan sedang, dan unggas. Contoh hewan yang digolongkan-sebagai hewan besar, yaitu sapi, kerbau, dan kuda. Beberapa hewan yang digolongkan sebagai hewan sedang ialah kambing, domba, dan kelinci. Adapun jenis unggas yang banyak diternakkan orang, misalnya ayam, bebek, dan burung puyuh. Manfaat ketiga binatang tersebut ada pada kulit, daging, telur dan bulunya. 

Hewan termasuk kekayaan alam yang dapat diperbarui karena hewan dapat terus dibudidayakan dengan cara dikembangbiakkan. Untuk hewan-hewan langka bahkan sudah sering diadakan pembiakan buatan. Hal ini dimaksudkan agar hewan tersebut tidak punah dari muka bumi. Sangat disayangkan bila hewan langka yang merupakan kekayaan alam di Indonesia itu punah.

e. Tumbuhan 
Sumber daya alam berupa tumbuhan sangat bermanfaat bagi kesejahteraan hidup manusia. Tumbuhan yang ada bisa ditemukan dan dihasilkan dari hutan, lahan pertanian, dan perkebunan. 1) Hasil Hutan Hutan merupakan sebuah areal luas yang ditumbuhi beraneka ragam pepohonan. Dilihat dari arealnya, hutan dapat dibagi sebagai berikut. 

a. Hutan lindung ialah hutan yang berfungsi melindungi tanah dari erosi, banjir, dan tanah longsor. Dengan cara seperti itu, kesuburan tanah dan area resapan air senantiasa terjaga. 
b. Hutan produksiialah hutan yang berfungsi untuk menghasilkan berbagai produk industri dan bahan perlengkapan masyarakat, seperti kayu lapis, mebel, bahan bangunan, dan kerajinan tangan. 
c. Hutan wisata ialah hutan yang ditujukan khusus untuk manarik para wisatawan domestik (dalam negeri) maupun wisatawan mancanegara. 
d. Hutan suaka alam ialah hutan yang berfungsi memelihara dan melindungi flora dan fauna. 


Dari sumber daya hutan banyak dihasilkan berbagai jenis kayu seperti rotan, pinus, jati, damar, mahoni, dan cendana. Selain itu, tersedia pula aneka jenis hewan, bunga, dan tumbuhan lain yang secara langsung maupun tidak langsung bermanfaat bagi manusia.

Jika kita mampu mengelola dengan bijaksana, hutan akan terus menyediakan hasil yang dibutuhkan manusia. Boleh saja hutan, khususnya hutan produksi atau hutan tanaman industri (HTI) ditebang, asal penanaman kembali harus segera dilaksanakan. Para penebang harus bisa memilih jenis pohon yang memang sudah pantas ditebang. Selain itu, para pengusaha dan para penebang pohon juga harus mampu memilih kebutuhan dari hasil hutan yang diperlukan.

Penebangan hutan secara liar dan kebakaran hutan di Indonesia banyak terjadi karena tindakan dari orang-orang yang sangat tidak bertanggung jawab.

Daftar Pustaka : Yudhistira