Sumber Daya Alam Yang Tidak Dapat Diperbarui

Yang termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui biasanya berasal dari bahan galian atau barang tambang. Bahan tambang yang paling penting sebagai sumber energi adalah minyak bumi, gas alam, dan batu bara. Bahan tambang yang lain berupa bahan galian batuan atau mineral. Di bawah ini akan diuraikan beberapa sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. 

a. Batu Bara 
Batu bara berasal dari tumbuhan purba yang telah mati berjuta-juta tahun yang lalu. Oleh karena pengaruh alam, wujud tumbuhan purba itu berubah menjadi arang dan batu. Tambang batu bara di Indonesia antara lain terdapat di Ombilin (Sumatra Barat), Bukit Asam (Sumatra Selatan), Jambi, Riau, Aceh, dan Kalimantan. Batu bara banyak digunakan sebagai bahan bakar untuk keperluan industri dan rumah tangga. 

b. Minyak Bumi 
Minyak bumi berasal dari hewan (plankton) dan jasad-jasad renik yang telah mati berjuta-juta tahun. Akibat adanya tekanan serta pengaruh suhu di bumi, berubahlah ia menjadi cairan pekat yang disebut minyak bumi. Batu bara dan minyak bumi merupakan bahan tambang yang bukan mineral karena berasal dari makhluk hidup, yaitu hewan dan tumbuhan. Minyak bumi banyak terdapat di Indonesia, antara lain di Sungai Gerong dan Plaju (Palembang), Pekanbaru (Riau), Langkat (Sumatra Utara), Blora dan Cepu (Jawa Tengah), Tarakan, Balikpapan, dan Kutai (Kalimantan). 

c. Emas dan Perak 
Sejak Repelita III, Indonesia mulai memproduksi emas dan perak secara teratur di pertambangan emas Cikotok (Jawa Barat). Produksi emas dan perak negara kita, sebagian diekspor dan sebagian lain digunakan di dalam negeri. 

Selain dikelola pemerintah, pertambangan emas juga dilakukan oleh perusahaan-perusahaan swasta dan pertambangan rakyat yang dilakukan secara tradisional dengan cara mencari tempat-tempat yang ada kandungan emasnya. 


d. Besi dan Timah 
Besi berasal dari bahan yang bercampur dengan tanah, pasir, dan sebagainya. Besi merupakan bahan endapan dan logam yang berwarna putih. Besi merupakan salah satu dari lima hasil bumi terbesar Indonesia setelah minyak bumi, batu bara, kapas mentah, dan karet. 

Timah berasal dari bijih-bijih timah yang tersimpan di dalam bumi. Ada dua jenis bijih timah, yaitu timah celah atau timah gunung dan timah endapan. Timah celah ialah bijih timah yang terdapat di batuan-batuan granit dalam bumi. Timah endapan ialah bijih timah yang berada di darat, di dasar laut, atau di dasar lembah. 

Timah putih digunakan untuk membuat kaleng, tube, dan senjata. Adapun timah hitam dapat digunakan untuk pelindung kabel listrik dan pipa air minum. Kegunaan timah yang lain ialah untuk membungkus rokok atau cokelat dan sebagai campuran seng untuk atap rumah. Daerah tambang timah di Indonesia antara lain terdapat di Bangka, Belitung, dan Singkep. Sumber daya alam yang termasuk jenis bahan tambang yang lain adalah belerang, yodium, fosfat, garam, marmer, mika, dan intan.

Daftar Pustaka : Yudhistira