Anggapan tentang Penyimpangan Sosial di Lingkungan Masyarakat

Ada anggapan yang menyatakan bahwa suatu penyimpangan sosial terjadi tergantung oleh waktu dan situasi di mana masyarakat itu berada. Misalnya, R. A. Kartini yang memperjuangkan persamaan hak antara kaum pria dan wanita. Ketika masih hidup, beliau dianggap melakukan penyimpangan sosial. Pada masa itu, cita-citanya dianggap aneh karena tidak sesuai dengan norma yang berlaku dalam masyarakat. Oleh karena itu, kaum wanita pada masa itu banyak yang menentang cita-cita yang ingin diwujudkan oleh Kartini. Akan tetapi, perjuangan emansipasi wanita sudah banyak terealisasi pada saat ini. Misalnya, telah banyak wanita yang berpendidikan tinggi dan mempunyai karir yang patut dibanggakan. Hal ini menunjukkan situasi pada zaman R. A. Kartini berbeda dengan zaman sekarang. 

Ada pula yang menganggap bahwa suatu penyimpangan sosial juga tergantung pada tempat di mana masyarakat itu ada. Misalnya, para wanita selalu memakai sarung dan kebaya dalam suatu masyarakat pedesaan bertemu dengan seorang turis wanita asing yang sedang berkunjung ke sana. Turis tersebut memakai celana pendek dan kemeja. Penduduk di pedesaan itu akan menganggap turis itu sebagai wanita aneh karena tidak memakai pakaian yang biasa dipakai wanita di sana. Akan tetapi, ketika turis itu kembali ke negaranya, warga negaranya tidak menganggap perilaku turis wanita itu aneh karena banyak wanita di sana memakai pakaian yang sama. 

Ada juga anggapan yang menyatakan bahwa suatu penyimpangan sosial terjadi berdasarkan status sosial orang yang melakukannya. Misalnya, seorang supir bus akan dianggap aneh jika memakai pakaian dokter dan membawa stetoskop. Hanya dokterlah yang lazim menggunakan alat-alat tersebut. Sama halnya dengan seorang mandor perkebunan tebu yang sedang mengawasi buruh perkebunan membawa laptop dan memakai jas. Mandor itu pasti dianggap aneh karena masyarakat yang berpikir bahwa orang yang layak membawa laptop dan memakai jas adalah kalangan eksekutif muda.


Daftar Pustaka : YUDHISTIRA