Cara Menulis Pesan Singkat

Menulis pesan masih menjadi kebiasaan yang berlangsung ketika kita kesulitan bertemu orang yang kita cari. Saat ini, menulis pesan dapat dilakukan melalui pengiriman SMS atau pesan pendek (sandek). Meskipun demikian, meninggalkan pesan pada secarik kertas pun masih banyak dilakukan karena alasan kepentingan dan keterbatasan waktu. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pesan adalah sebagai berikut.

1. Jelas, baik nama yang dituju, isi pesan, maupun pengirim pesan. 

2. Singkat isinya, tidak bertele-tele. 

3. Diletakkan di tempat yang mudah dijangkau oleh pandangan mata penerima. Misalnya, di depan pintu, di atas meja, di pintu lemari es, maupun di dekat televisi. Pesan biasanya ditulis dengan kalimat sederhana dengan bahasa yang tidak formal. Hal ini menandakan bahwa kita dapat menulis pesan tanpa terikat kaidah penulisan yang baku. Perhatikan penulisan pesan berikut! 

1. Buat Vina Vin, besok kutungu di garis finish, Senayan. Dari Tina 

2. San, sudah siap obornya? Besok malam keliling sama-sama ya! 

Kedua pesan tersebut disampaikan karena tidak mendapati orang yang dicari. Pesan nomor (1) menandakan adanya tantangan adu lari di Senayan. Hal ini ditandai dengan garis finish. Adapun pesan (2) menanyakan kesiapan Sandra akan obor untuk takbir keliling besok malam.


Daftar Pustaka : PUSAT PERBUKUAN