Kedudukan Pasar dalam Kegiatan Ekonomi

Pada mulanya orang memperoleh baFang-barang yang tidak diproduksinya sendiri melalui pertukaran atau barter. Dengan cara barter, orang menukarkan suatu barang dengan barang lain secara langsung tanpa menggunakan alat pembayaran. Untuk itu, biasanya dipilih suatu tempat yang sudah disepakati bersama, misalnya tanah lapang yang mudah dicapai semua orang. Lama-kelamaan tempat ini berubah menjadi pasar. Kegiatan yang dilakukan di sana pun tidak lagi sekadar tukar-menukar barang, namun sudah berupa kegiatan jual beli dengan menggunakan alat pembayaran berupa uang. 

Sekarang, apa yang dimaksud dengan pasar? Pasar bisa dideskripsikan dalam arti sempit dan luas. Dalam arti sempit atau pengertian sehari-hari, pasar adalah tempat dilakukannya kegiatan jual beli berbagai macam barang dan jasa untuk keperluan hidup sehari-hari. Dalam pengertian yang lebih luas dan menurut ilmu ekonomi, pasar adalah proses berlangsungnya transaksi permintaan dan penawaran atas barang dan jasa. 

Di pasar, terjadilah permintaan dan penawaran atas barang-barang yang diperdagangkan. Penawaran dilakukan oleh penjual dengan menunjukkan barang yang diperdagangkan. Tujuannya adalah agar calon pembeli tertarik membeli. Dalam istilah ekonomi, hal ini disebut permintaan. Tujuan calon pembeli melakukan permintaan agar penjual setuju menjual barang yang diperdagangkan sesuai harga yang diminta oleh calon pembeli. Konsumen dan produsen kadang-kadang bisa berhubungan dengan mudah. Akan tetapi, kadang-kadang mereka juga mengalami kesulitan. Hal ini dapat terlihat ketika konsumen tidak bisa berhadapan langsung dengan produsen yang menghasilkan barang yang dimaksud karena beda wilayah. Untuk itulah dibutuhkan badan atau lembaga distribusi. Distribusi adalah salah satu kegiatan ekonomi yang berfungsi menyalurkan, menyampaikan, atau menyebarkan barang atau jasa dari produsen ke tangan konsumen. 


Daftar Pustaka : ERLANGGA