Kegiatan dan Pengaruh Kondisi Alam Terhadap Kegiatan Ekonomi Penduduk Perkotaan

Kegiatan ekonomi penduduk di wilayah perkotaan pada dasarnya beraneka ragam. Di wilayah perkotaan yang berada di Pulau Sumatra, kegiatan ekonomi penduduknya banyak yang berhubungan dengan pertambangan. Hal ini disebabkan Pulau Sumatra kaya akan bahan tambang. 

Dalam kegiatan ekonomi, antara wilayah kecamatan dan pinggiran perkotaan saling mempengaruhi. Misalnya, jika penduduk di wilayah kecamatan lebih banyak memilih menjadi petani, mata pencaharian mayoritas penduduk di wilayah pinggiran perkotaan tersebut pun akan menitikberatkan pada bidang pertanian. 

Jenis pekerjaan di daerah pusat perkotaan berbeda dengan wilayah pinggiran perkotaan. Bidang jasa, seperti dokter, pengacara, tenaga kebersihan, pembantu rumah tangga, dan psikolog, banyak mewarnai dunia kerja di perkotaan. Jadi, bisa disimpulkan bahwa kegiatan ekonomi penduduk di wilayah kecamatan dan daerah pinggiran kota akan berbeda dengan kegiatan penduduk di wilayah pusat kota atau ibu kota pemerintahan kabupaten/kota.

Ada penduduk yang berusaha untuk menghasilkan uang atau pendapatan sendiri. Usaha ini biasa disebut wiraswasta. Contoh usaha wiraswasta adalah penjahit pakaian, reparasi barang-barang elektronik, seperti radio, televisi, kulkas, dan kipas angin. Ada pula penduduk yang berwiraswasta dengan membuka bengkel las. Kegiatan di bengkel las meliputi pembuatan pagar besi, pintu, teralis jendela, dan sebagainya. Selain itu, ada juga penduduk yang membuka bengkel sepeda motor atau mobil. Mereka berusaha untuk memperbaiki sepeda motor atau mobil yang rusak. Dari jasanya tersebut mereka mendapatkan penghasilan bagi keperluan hidupnya. 

Kegiatan ekonomi lain yang dilakukan masyarakat adalah di bidang perdagangan. Seorang pedagang akan menjual berbagai macam barang kebutuhan masyarakat, baik di pasar maupun di toko. Masyarakat yang memerlukan suatu barang harus mendatangi tempat-tempat tersebut untuk mendapatkannya. Namun, ada pula beberapa pedagang yang menjajakan barang dagangannya dengan cara berkeliling. 

Tukang sayur, penjual bakso, dan penjual es keliling adalah beberapa contoh. Mereka memperoleh uang dengan mendatangi tempat-tampat yang ramai atau orang yang telah menjadi pelanggannya. 

Kegiatan ekonomi tidak hanya berlangsung di darat, tetapi juga di laut dan udara. Masyarakat yang hidup di pantai berusaha mencari ikan sebanyak-banyaknya untuk keperluan hidup. Mereka menjual ikan itu ke tempat pelelangan ikan. Bagi para pengusaha perikanan, mereka mengirim ikan-ikan yang masih segar ke negara Iain (ekspor). Keuntungan yang diperoleh membuat mereka bisa memenuhi keperluan hidup. Selain itu, dari wilayah perairan laut pun banyak orang yang menggantungkan hidupnya sebagai petani garam. Masyarakat di Pulau Madura, Jawa Timur, merupakan contoh wilayah yang sebagian penduduknya bermata pencaharian sebagai petani garam.

Di udara, berbagai jenis pesawat terbang akan mengantarkan penumpang ke tempat tujuan. Seorang pilot bertugas mengemudikan pesawat, sedangkan pramugara dan pramugari akan melayani kepentingan penumpang selama berada di pesawat. 


Mata pencaharian penduduk di daerah perkotaan dapat dikelompokkan sebagai berikut.

a. Industri Kerajinan Rumah (Home lndustry) 
Penduduk desa maupun kota ada yang mengusahakan kegiatan industrinya di rumah atau sering disebut home industry. Industri tersebut menghasilkan barang-barang, seperti sepatu, kain batik, kursi, meja, lemari, tas, dan kipas. 

b. Pedagang 
Pedagang biasanya melakukan kegiatan jual beli di pasar. Pedagang menyediakan berbagai kebutuhan hidup sehari-hari di pasar tradisional maupun pasar swalayan. 

c. Pegawai Negeri dan Karyawan
 Swasta Pegawai negeri adalah pegawai yang bekerja di lingkungan pemerintahan. Pegawai negeri menerima gaji dari pemerintah. Karyawan swasta adalah pegawai di perusahaan swasta. Pegawai swasta menerima gaji dari perusahaan tempat mereka bekerja. 

d. Anggota TNI dan Polri 
Anggota TNI dan Polri merupakan alat keamanan negara. Anggota TNI bertugas untuk menjaga negara dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Polri bertugas menjaga ketertiban masyarakat. TNI terbagi menjadi tiga, yaitu TNI Angkatan Darat (TNI-AD), TNI Angkatan Laut (TNI-AL), dan TNI Angkatan Udara (TNI-AU). 

e. Buruh Pabrik dan Kuli Pelabuhan 
Buruh pabrik dan kuli pelabuhan sering disebut tenaga kasar karena bekerja keras dengan menggunakan otot/tenaga.

Daftar Pustaka : Yudhistira