Keterkaitan Pasar Dengan Distribusi

Distribusi merupakan kegiatan ekonomi yang menjadi jembatan kegiatan produksi dan konsumsi. Ber-kat distribusi, barang dan jasa dapat sampai dari tangan produsen ke tangan konsumen. Bagi konsumen, distribusi memungkinkan konsumen untuk memperoleh barang atau jasa yang diperlukannya. Bagi produsen, distribusi memungkinkan produsen memasarkan atau menjual barang dan jasa hasil produksinya. 

Peranan distribusi itu ternyata identik dengan peran pasar. (Cobalah lihat kembali subbab E. Peranan dan Fungsi Pasar bagi Ekonomi Masyarakat!). Oleh karena itu, pasar merupakan wadah bagi kegiatan distribusi. Dalam pasarlah, kegiatan distribusi berlangsung. 

Ada beberapa keterkaitan pasar dan distribusi 

a. Mempermudah konsumen melakukan konsumsi 
Dengan adanya pasar dan distribusi, barang atau jasa yang dihasilkan dalam kegiatan produksi dapat dinikmati oleh konsumen. Adanya pasar tradisional maupun modern, baik di kota maupun pelosok membuat konsumen akan lebih mudah mendapatkan barang dan jasa kebutuhan sehari-hari. Kasus kebakaran pasar sering kali berakibat pada sulitnya konsumen dalam memperoleh barang kebutuhan, terutama sembako.

b. Membentuk terciptanya harga barang yang relatif stabil 
Dengan adanya pasar dan distribusi, barang-barang dapat disalurkan ke konsumen sesuai dengan kebutuhan konsumen tersebut. Proses penyaluran akan membuat harga-harga relatif stabil dan terkendali. Apabila barang-barang yang dibutuhkan konsumen menumpuk di gudang-gudang produsen, maka konsumen akan kesulitan mendapatkan barang vang ia butuhkan, hal ini tentu saja akan membuat harga barang-barang tersebut naik sehingga akan merugikan konsumen. Naiknya harga sembako, misalnya, merupakan akibat langkanya persediaan bahan tersebut di pasar. 

c. Produsen dapat mempertahankan penjualan produk dan keuntungannya 
Bagi produsen, berlangsungnya kegiatan pasar dan distribusi yang sehat akan dapat mempertahankan penjualan hasil produksinya dengan stabil. Hal ini tentu saja menjamin keuntungan optimal yang diperolehnya setiap saat. 

d. Meningkatkan penjualan dan meningkatkan efisiensi perusahaan 
Bagi produsen, kegiatan pasar dan distribusi tentu saja akan menaikkan tingkat penjualan hasil produksinya. Naiknya tingkat penjualan ini otomatis akan membuat perusahaan terus berupaya memproduksi barang ataupun jasa yang menjadi kebutuhan konsumen dengan lebih baik dan tepat waktu. Dengan kata lain, efisiensi perusahaan semakin baik pula. Selain berperan penting dalam perekonomian, pasar dan distribusi juga memiliki tiga fungsi-fungsi terebut adalah fungsi pertukaran, fungsi penyediaan fisik, dan fungsi penunjang. 


a. Fungsi Pertukaran 
Dalam fungsi ini, pasar dan distribusi berperan dalam memilih barang ataupun jasa yang akan ditawarkan (dijual), agar penjualan nantinya dapat dilakukan dengan harga, pelayanan, dan kualitas yang disenangi oleh konsumen. Fungsi pertukaran ini termasuk juga mengurangi dan menghindari risiko dalam penjualan barang ataupun jasa. 

b. Fungsi Penyediaan Fisik 
Fungsi penyediaan fisik ini menyangkut pemindahan barang secara fisik dari produsen ke konsumen akhir. Fungsi ini meliputi pengumpulan, penyimpanan, pemilihan, dan pengangkutan barang. 

c. Fungsi Penunjang
 Fungsi ini membantu atau melengkapi fungsi pertukaran dan fungsi penyediaan fisik agar terlaksana dengan baik. Kegiatan fungsi penunjang meliputi pelayanan sesudah pembelian (pelayanan purna jual), penyebaran informasi agar barang atau jasa lebih dikenal oleh masyarakat, dan juga masalah pembelanjaan (misalnya, penjualan barang atau jasa dilakukan secara kredit).

Daftar Pustaka : Erlangga