Kondisi Fisik Wilayah Indonesia

Indonesia merupakan negara yang memiliki dua vaitu musim kemarau dan hujan. Hal ini berbeda drogan negara lain yang memiliki empat musim, yaitu musim panas, gugur, dingin, dan semi. Mengapa musim di Idonesia berbeda dengan negara lain? 

Perbedaan musim ini disebabkan oleh perbedaan lelak astronomis dan letak geografi. Kedua letak ini tidak beetya memengaruhii perbedaan musim saja, tetapi juga arinengaruhii curah hujan dan temperatur udara. Untuk amemaharni perbedaan ini, kita perlu mengetahui letak ardayah Indonesia yang dapat dibedakan menjadi letak asftonomis dan letak geografis. 

Letak Astronomis dan Geografis Wilayah Indonesia 

Letak astronomis 
Letak astronomis adalah letak mutlak (absolut) suatu eempat yang ditentukan oleh jaring-jaring derajat lintang dan bujur. Secara astronomis, Indonesia terletak antara 95° Ituiur Timur (BT) sampai dengan 141° Bujur Timur (BT) serta antara 6° Lintang Utara (LU) sampai dengan 11° Lintang Selatan (LS). Ambil atlasmu dan perhatikan letak astronomis Indonesia! 

Pengaruh yang ditimbulkan oleh letak astronomis tersebut dapat dilihat berikut ini. 
• Batas paling utara Indonesia berada pada 6° LU (Pulau We) dan batas paling selatan berada pada 11° LS (Pulau Roti). Selain itu, sebagian besar wilayah Indonesia berada di belahan bumi selatan. 
• Batas paling barat Indonesia adalah 95° BT (Sabang). Batas paling timur adalah 141° BT (Merauke). Hal ini yang menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia berada di belahan bumi bagian timur. • Jarak garis lintang adalah 17°, jarak garis bujur 46°. 
• Wilayah Indonesia dilalui oleh garis khatulistiwa. 
• Indonesia terletak di daerah beriklim tropis. Hal ini mengakibatkan wilayah Indonesia memiliki suhu udara rata-rata tinggi, curah hujan tinggi, kelembaban tinggi, serta terjadi hujan zenithal (hujan naik ekuator). Di samping itu, iklim tropis menyebabkan Indonesia memiliki keanekaragaman flora dan fauna. 

Letak Geografis 
Letak geografis adalah letak nyata suatu wilayah di bumi. Letak geografis ini dapat disebut sebagai letak relatif. Mengapa disebut letak relatif? Karena posisinya ditentukan oleh fenomena-fenomena geografis yang membatasinya,seperti gunung, sungai, laut, benua, dan samudera. Selain itu, letak geografis ditentukan pula oleh letak astronomis dan letak geologis. Secara geografis, letak Indonesia dapat dilihat berikut ini. 

• Indonesia terletak pada 6° LU-11° LS dan 95° BT-141° BT. 
• Wilayah Indonesia berada di antara dua samudera, yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. 
• Wilayah Indonesia juga berada di antara dua benua, yaitu Benua Asia dan Australia. 
• Wilayah Indonesia berada di daerah pertemuan dua rangkaian pegunungan muda, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Hal ini menyebabkan wilayah Indonesia memiliki banyak gunung api dan merupakan daerah rawan gempa. 


Daftar Pustaka : ERLANGGA