Memanfaatkan Waktu untuk Kegiatan Ekonomi

Kegiatan memanfaatkan waktu untuk kegiatan ekonomi lebih bersifat sampingan. Kegiatan ekonomi diartikan sebagai kegiatan mengerjakan sesuatu yang bermanfaat dan menguntungkan. Tujuan utamanya adalah untuk menambah penghasilan atau meringankan beban hidup. Kegiatan ini tidak saja dilaksanakan oleh orang-orang dewasa saja, namun juga oleh anak-anak usia sekolah. Mereka memanfaatkan waktu kosong untuk kegiatan ekonomi. Bahkan dalam waktu-waktu tertentu banyak juga dari kalangan mahasiswa secara perorangan maupun kelompok menggunakan waktu kosong untuk berjualan makanan dan minuman, menjadi pengrajin atau menjadi pengecer koran.

 Kegiatan memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan ekonomi di antaranya adalah dengan berjualan barang. Kegiatan ini banyak dilakukan oleh masyarakat di perkotaan. Mereka berjualan setelah melaksanakan tugas utamanya. Biasanya mulai siang hingga sore atau bahkan malam hari. Beberapa contoh kegiatan tersebut adalah sebagai berikut. 

1. Pedagang Kaki lima
Pedagang kaki lima banyak kita jumpai pinggir-pinggir jalan. Biasanya mereka perada di atas trotoar. Barang yang
dijajakan berupa barang-barang yang tahan lama, makanan dan minuman, atau barang kelontong. 

2. Pedagang Asongan 
Mereka berdagang di tempat-tempat seperti persimpangan lampu lalu lintas, terminal, di atas kendaraan umum, dari rumah ke rumah, halte, stasiun, dan daerah wisata. 

3. Perajin 
Mereka membuat barang kerajinan, biasanya dilakukan di tempat seperti rumah dan pabrik. Hasilnya langsung mereka jual sebagai cenderamata. 

4. Jasa 
Bidang ini banyak dilakukan baik di lingkungan perkotaan hingga ke desa-desa. Beberapa contoh kegiatan bidang jasa ini adalah tukang ojek, tukang kayu, tukang batu, atau penulis. Mereka melaksanakannya dengan modal kecakapan yang dimiliki. 

5. Peternakan 
Kegiatan ini banyak dilakukan di tempat tinggal masing-masing. Mereka memanfaatkan lahan yang ada untuk ternak ayam, itik, atau ikan. Hasilnya dijual ke konsumen yang membutuhkan. 

6. Pertanian 
Bidang inilah yang paling banyak dilakukan masyarakat di pedesaan. Mereka mengerjakan sawah setelah mengerjakan tugas utamanya. Para pemilik tanah biasanya dibantu oleh buruh tani.


Daftar Pustaka : Yudhistira