Menyimpulkan Isi Berita Sebagai Media Pembelajaran

Sebagai pelajar, kamu diharapkan tidak melewatkan informasi atau berita yang sedang hangat dibicarakan. Berbagai macam berita, mulai dari perkembangan ilmu pengetahuan, politik, ekonomi, sosial, maupun budaya selayaknya kamu ikuti. Selain itu, masalah kesehatan hingga pelanggaran hukum juga perlu kamu ketahui. 

Sumber-sumber informasi atau berita yang sedang berkembang saat ini dapat diperoleh melalui media cetak seperti, surat kabar, majalah, atau tabloid dan media elektronik seperti, radio, televisi, atau internet. Informasi tersebut dapat kamu sampaikan kembali baik secara langsung dengan lisan maupun tulisan. 

1. Mendengarkan berita yang dihacakan 
Selain melalui televisi, radio, atau internet, sember berita juga dapat kamu peroleh dari media cetak. Berikut merupakan teks berita yang dikutip dari sebuah surat kabar. Mintalah salah satu temanmu untuk membacakan berita berikut! Agar kegiatan ini lebih efektif, tutuplah bukumu! Simaklah dengan cermat sambil mencatat pokok-pokok informasi penting isi berita tersebut!

2. Menyimpulkan isi cerita yang dibacakan 
Setiap teks berita mengandung pokok-pokok berita yang dapat diperoleh dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut! 

a. Apa yang terjadi? (what)

b. Di mana peristiwa itu terjadi? (where) 

c. Kapan peristiwa itu terjadi? (when)

d. Siapa yang mengalami? (who) 

e. Mengapa hal itu terjadi? (why) 

f. Bagaimana peristiwa itu terjadi? (how) 

Perlu kamu ketahui bahwa selain berisi pokok-pokok berita, suatu berita juga berisi sejumlah informasi sebagai penjelas. Secara bersamaan, keduanya membentuk berita yang lengkap dan utuh. 

Untuk menyimpulkan dan melaporkan isi berita, kamu dapat merangkum pokok-pokok informasi yang sudah kamu catat. Dengan menggunakan kalimatmu sendiri, informasi tersebut dapat diubah menjadi beberapa kalimat. Sementara itu, dalam menyampaikan laporan hasil mendengarkan berita, kamu perlu memerhatikan topik utama informasi, waktu dan tempat terjadinya, serta hasil penyerapan informasi. 


Menceritakan Pengalaman yang Mengesankan 
Ingatkah kamu akan pepatah "pengalaman adalah guru terbaik"? Tidak ada pengalaman yang sia-sia. Hal ini berarti bahwa kita dapat mengambil pelajaran dari pengalaman yang terjadi. Tentu kamu'memiliki pengalaman yang menarik, bukan? Pengalaman yang menarik atau mengesankan tentu sulit untuk dilupakan. Pengalaman yang mengesankan dapat berupa kebahagiaan, kejadian lucu, maupun cobaan. Suatu peristiwa akan berkesan jika kita mengalaminya sendiri. Kamu pun dapat menceritakan pengalamanmu kepada orang lain. Bagaimana cara menceritakan pengalaman yang menarik? Berikut beberapa langkah yang dapat kamu lakukan. 

1. Ingat-ingat peristiwa yang pernah dialami. 

2. Pilihlah pengalaman yang akan diceritakan. 

3. Tulislah pokok-pokok peristiwa yang dialami dengan memerhatikan 

a. waktu dan tempat peristiwa tersebut terjadi

b. orang-orang yang terlibat dalam peristiwa tersebut 

c. perasaan yang kamu alami saat itu 

d. ringkasan peristiwa Klasifikasikan peristiwa yang menyenangkan dan kurang menyenangkan. Ketika 

kamu ingin menceritakan pengalaman di depan teman-temanmu, tentu ingin memperoleh perhatian mereka. Oleh sebab itu, jika kamu akan bercerita, misalnya tentang pengalamanmu yang menggelikan, maka kamu harus berusaha agar mereka dapat tertawa. Demikian juga jika kamu ingin bercerita tentang hal yang mengharukan, berusahalah membuat mereka larut dalam kesedihan.

Daftar Pustaka : PUSAT PERBUKUAN