Pemanfaatan Sumber Daya Alam, Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Modal di Indonesia

Pada bab sebelumnya, telah dipelajari mengenai kebutuhan manusia yang tanpa batas. Dalam kenyataannya, ada kebutuhan manusia yang tidak dapat dipenuhi. Oleh karena itu, manusia harus memilih alternatif yang paling menguntungkan. Kebutuhan manusia yang tanpa batas itu dapat pula menimbulkan kelangkaan karena benda atau jasa tidak sesuai dengan kebutuhan yang diminta. Setiap bidang kehidupan memiliki kelangkaan. Di daerah perkotaan, anak-anak terpaksa main layangan di jalan karena tidak tersedia lapangan untuk bermain. Produsen ingin meningkatkan produksinya, tetapi tidak berhasil karena terbatasnya modal yang tersedia. Karena terjadinya kelangkaan, manusia berusaha memanfaatkan sumber daya yang tersedia dengan cermat. 

Pemanfaatan Sumber Daya Alam 

Sumber daya alam disediakan secara gratis oleh alam dan jumlahnya sangat banyak. Banyak benda yang disediakan alam yang dapat langsung dimanfaatkan oleh manusia. Akan tetapi, sebagian besar sumber daya alam harus diolah agar dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Untuk mengolah sumber daya alam yang seperti ini, diperlukan pengetahuan dan teknologi. Semua sumber daya alam tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia. Contoh sumber daya alam itu adalah tanah; barang tambang atau mineral (emas, perak, bijih besi, gas bumi, dan sebagainya); air termasuk kekayaan di laut, sungai, dan danau (garam, ikan, wisata laut, pembangkit tenaga- air, dan sebagainya); hutan dan segala isinya (kayu jati, rotan, burung, binatang, dan sebagainya); udara, dan sinar matahari. Berikut contoh-contoh pemanfaatan sumber daya alam oleh manusia dewasa ini. 

1. Manusia memanfaatkan tanah untuk ditanami berbagai tanaman yang dapat memberikan penghasilan, seperti tanaman padi, teh, cengkeh, tembakau, kopi, jagung. 

2. Manusia mengeksplorasi barang-barang tambang dari dalam bumi, seperti minyak bumi, besi, emas, dan batu bara. Setelah mengolahnya, manusia mendapatkan berbagai produk yang dapat digunakan. 

3. Manusia memanfaatkan alam sebagai tempat pariwisata. Contohnya, wisata alam Gunung Bromo, Tangkuban perahu, dan taman laut Bunaken. Jumlah sumber daya alam ini cukup banyak, namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas jumlahnya. Misalnya, bila barang tambang terus menerus digali dan dieksploitasi untuk pembangunan, lama kelamaan akan habis. 

Pemanfaatan Sumber Daya Manusia

Untuk memanfaatkan sumber daya alam diperlukan sumber daya kedua, yaitu sumber daya manusia. Sumber daya alam yang kaya tidak ada artinya jika tidak ada sumber daya manusia yang mampu mengolah sumber daya alam tersebut. Misalnya, para petani memanfaatkan kesuburan tanah untuk menghasilkan produk-produk pertanian. Selain itu, diperlukan manusia yang memiliki pengetahuan teknologi untuk memproduksi berbagai benda-benda yang dibutuhkan oleh manusia saat ini. Berikut contoh-contoh pemanfaatan sumber daya manusia. 

1. Manusia memanfaatkan pengetahuannya untuk menghasilkan berbagai teknologi. Teknologi ini dipakai untuk memproduksi berbagai barang yang dibutuhkan manusia. Sebagai contoh, dengan pengetahuannya, manusia berhasil menemukan teknologi mesin yang dipakai untuk membuat alat transportasi, seperti motor dan mobil. 

2. Manusia juga memanfaatkan pengetahuan dan kemampuannya untuk memberikan jasa-jasa tertentu kepada sesamanya. Sebagai contoh, seorang pengacara atau hakim dapat menyelesaikan konflik yang terjadi di antara warga. Contoh lain, seorang dokter dapat menyembuhkan pasien yang sedang sakit. 


Pemanfaatan Sumber Daya Modal 

Sumber daya modal diperlukan agar kita bisa menghasilkan berbagai macam barang dan jasa dengan cepat dan efisien. Contohnya, untuk membuat kain diperlukan sumber daya modal berupa mesin pemintal agar bisa memproduksi dengan cepat dan dalam jumlah yang banyak. Jika sumber daya modal tidak ada, usaha pun tidak dapat dilanjutkan karena tidak adanya modal. 

Melihat uraian di atas, dapat dilihat bahwa inti masalah ekonomi adalah bagaimana manusia memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan alat atau benda pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi sehingga manusia harus melakukan pilihan (trade-off) dari berbagai alternatif yang tersedia. Maksudnya, sebagian kebutuhan manusia dapat terpenuhi, sebagian lagi tidak dapat terpenuhi.

Daftar Pustaka : ERLANGGA