Pengertian Pasar Konkret dan Pasar Abstrak Beserta Ciri-cirinya

Pasar Konkret 

Konkret berarti nyata atau bisa dilihat secara kasat mata (fisik). Lawan kata konkret adalah abstrak. Meja dan kursi merupakan barang konkret karena bisa dilihat secara kasat mata. Lain halnya dengan udara atau angin yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Keterangan ini berhubungan dengan pengertian pasar konkret yang ada di masyarakat. Oleh karena itu, pasar konkret adalah suatu tempat yang mempertemukan pembeli dan penjual untuk melakukan jual beli barang atau jasa. Selain itu, pasar konkret memiliki ciri-ciri yang dapat dilihat berikut ini.

• Wujud pasar konkret yang nyata dan dapat dilihat secara kasat mata.

• Pelaku ekonomi yang terlibat di pasar konkret dapat dilihat secara nyata. Maksudnya, ada penjual yang sedang menawarkan barang dagangannya dan ada pembeli yang ingin membeli barang dagangan.

• Barang yang diperjualbelikan di pasar ini juga terlihat nyata. Misalnya, ada setumpuk daging yang akan dijualnya oleh pedagang daging. Kegunaan pasar konkret bagi kegiatan ekonomi masyarakat sangat besar. Dengan mudah, pembeli akan mendapatkan barang yang dibutuhkannya. Penjual juga dapat menawarkan barangnya dengan bebas karena berkumpulnya sejumlah pembeli di lokasi pasar. Selain itu, distributor juga mendapatkan kemudahan dalam mendistribusikan barang dari produsen ke konsumen. Bagi pemerintah, pasar konkret dapat menambah kas pemerintah melalui pajak dan retribusi. 

Pasar Abstrak

Pasar abstrak adalah pasar dimana proses interaksi antara pembeli dan penjual untuk mencapai kesepakatan tentang harga dan barang tidak terjadi secara fisik. Pasar abtrak yang ada dan sering ditemui antara lain adalah pasar modal, pasar valuta asing pasar tenaga kerja, dan pasar komoditas. Pasar abstrak sering juga disebut sebagai bursa. Sama dengan pasar konkret, pasar abstrak juga memiliki ciri-ciri seperti di bawah ini.

• Wujud dan lokasinya yang tidak nyata dan tidak akan pernah bisa dilihat di dunia ini. 

• Pembeli dan penjual juga tidak bertatap muka secara langsung. Mereka hanya berkomunikasi melalui surat, telepon, faksimile, internet, atau melalui perantara orang lain. 
• Barang yang diperjualbelikan juga tidak berada di tempat bertemunya pembeli dan penjual. Barang tersebut hanya bisa dilihat dalam bentuk brosur, iklan, dan lain-lain. Fungsi Pasar Abstrak 

1. Pasar modal memiliki fungsi sebagai berikut.

• Sebagai sarana badan usaha untuk mendapatkan tambahan modal. Perusahaan dapat memperoleh dana dengan cara menjual saham atau obligasi ke pasar modal. Melalui penjualan saham ini, perusahaan akan mendapatkan dana dalam jumlah besar untuk membiayai berbagai proyek. 

• Sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas produksi. Melalui tambahan modal yang diperoleh di pasar modal, produktivitas perusahaan akan meningkat. 

• Sebagai salah satu indikasi mengenai situasi perekonomian negara. Jika aktivitas penjualan atau pembelian di pasar modal meningkat, perekonomian negara pun akan meningkat pula. 

2. Pasar valuta asing memiliki fungsi berikut ini. 

• Mempermudah penukaran valuta asing serta pemindahan dana dari suatu negara ke negara lainnya. 

• Memperlancar terjadinya kegiatan ekspor impor (perdagangan internasional). 

• Sebagai tempat berspekulasi. 

3. Pasar atau bursa tenaga kerja memiliki fungsi seperti berikut ini. 

• Menyediakan informasi mengenai lowongan pekerjaan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. 

• Membantu pemerintah dalam mengurangi tingkat pengangguran. 

4. Pasar atau bursa komoditas memiliki fungsi sebagai berikut. 

• Sebagai tempat mengadakan transaksi untuk berbagai komoditas yang berlaku di pasaran dunia. Di bursa komoditas, orang dapat menjual atau membeli. Transaksi dapat bersifat efektif, tetapi tidak jarang yang bersifat spekulatif. 

• Membantu menjual barang komoditas dari para petani dengan melibatkan seorang pialang sebagai tenaga penjualnya. Barang yang dijual dapat masuk kedalam pasar internasional.


Daftar Pustaka : ERLANGGA