Sarana dan Prasarana Transportasi Darat Masa Lalu dan Masa Kini

Sarana dan Prasarana Masa Lalu 

Pada masa lalu sarana dan prasarana angkutan darat masih sederhana. Sebagian besar jalan belum beraspal. Orang bepergian harus berjalan berkilo-kilometer sehingga membutuhkan waktu yang lama. Mereka juga harus menempuh jalan setapak di tengah hutan untuk sampai ke tujuan. Demikian pula sungai yang dalam harus diseberangi. Semua itu dilakukan tanpa alat angkutan yang memadai. Lambat laun manusia mulai memanfaatkan hewan sebagai alat perhubungan. Berbagai jenis binatang yang dimanfaatkan sebagai kendaraan angkutan barang antara lain kuda, unta, sapi, dan kerbau. Selain

untuk angkutan barang, hewan-hewan tersebut dimanfaatkan sebagai alat angkut manusia. Beberapa alat transportasi pada masa lalu yang digunakan oleh masyarakat di Indonesia adalah sebagai berikut.

 1) Andong Andong adalah kereta kuda beroda empat. Andong terdapat di Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jakarta. Andong sering disebut delman, dokar, atau sado. 

2) Bendi Bendi adalah kereta kuda beroda dua. Bendi terdapat di Padang (Sumatra Barat) dan Manado (Sulawesi Utara). Di Lombok Barat (NTB) bendi disebut cidomo dan di Lombok Timur (NTB) bendi disebut cimodok. 

3) Gerobak Gerobak adalah angkutan seperti andong namun khusus digunakan untuk mengangkut barang. 

Sarana dan Prasarana Masa Kini 

Sarana dan prasarana angkutan darat saat ini sudah lebih maju. Kelengkapan sarana angkutan darat lebih memadai. Berbagai jenis jalan raya dibangun di Indonesia sebagai sarana utama kelancaran angkutan darat. Jalan raya dapat dibedakan menjadi beberapa macam. 

1) Jalan kampung merupakan jalan yang ada di perkampungan. Jalan kampung biasa-nya dikerjakan dengan cara swadaya atau melalui proyek pemerintah. 

2) Jalan kabupaten/kota merupakan jalan yang dikelola oleh pemerintah kabupaten atau kota setempat. Jalan ini menghubungkan antarwilayah dalam satu kabupaten atau kota.

3) Jalan provinsimerupakan jalan yang dibangun dan dikelola oleh pemerintah provinsi. Jalan ini meng-hubungkan antarkota dan antarkabupaten dalam satu provinsi. 

4) Jalan negara adalah jalan-jalan yang dibangun oleh pemerintah pusat untuk menghubungkan kota-kota atau wilayah antarprovinsi. 

5) Jalan lingkar merupakan jalan yang dibangun untuk mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas di kota. Jalan lingkar biasanya terdapat di ibu kota provinsi dan ibu kota kabupaten. Banyak kota di Indonesia memiliki jalan lingkar, seperti Jakarta, Yogyakarta, Bogor, Surabaya, Medan, dan sebagainya. 

6) Jalan layang merupakan jalan raya yang dibangun dan berada di atas jalan raya biasa. Jalan ini dibuat untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di kota besar. Jalan layang antara lain terdapat di Jakarta, Yogyakarta, semarang, dan Surabaya. 

7) Jalan tol atau jalan bebas hambatan merupakan jalan besar yang tidak ada hambatannya. Pengemudi kendaraan harus membayar karcis tol kalau menggunakan jalan ini.Contoh jalan tol adalah jalan tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi), Jakarta-Cikampek, Jakarta-Merak, dan jalan tol Padalarang-Bandung (Jawa Barat). Jenis jalan apa sajakah yang ada di daerahmu? Sarana transportasi pada masa kini berbeda dengan masa lalu. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bermunculanlah berbagai jenis kendaraan bermotor. Alat angkutan kendaraan bermotor itu menggunakan bahan bakar bensin atau solar. Alat transpotasi masa kini yang umum digunakan oleh masyarakat adalah mobil, sepeda motor, atau truk. Walaupun sudah ada kendaraan bermotor namun masyarakat masih tetap ada yang memanfaatkan kendaraan masa lalu karena murah dan tanpa bahan bakar. Selain jenis alat transportasi yang telah disebutkan di atas, ada pula jenis alat transportasi yang disebut kereta api. Kereta api adalah alat angkutan darat yang terdiri atas rangkaian gerbong yang ditarik oleh lokomotif dan dijalankan dengan tenaga uap atau listrik. Kereta api berjalan di atas rel. Menurut jenis tenaga penggeraknya, kereta api dapat dibedakan menjadi tiga macam. 

1) Kereta uap ialah kereta yang menggunakan tenaga gerak dari uap yang dihasilkan oleh kayu atau batu bara yang dibakar di bagian lokomotif, seperti kereta uap untuk mengangkut batu bara di Provinsi Lampung.

2) Kereta dieselialah kereta yang menggunakan tenaga listrik yang dihasilkan oleh mesin diesel, seperti kereta diesel yang digunakan di Pulau Jawa. 

3) Kereta listrik ialah kereta yang menggunakan tenaga gerak langsung dari energi listrik, misalnya kereta listrik yang digunakan di Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi). 

Alat transportasi masa kini telah memudahkan orang untuk beraktivitas dan berhubungan satu sama lain. Namun, adanya kendaraan bermotor ternyata telah menimbulkan beberapa masalah. Masalah yang muncul antara lain pencemaran udara dan suara. Pencemaran tersebut dapat menyebabkan terganggunya kesehatan manusia serta tidak jarang merusak lingkungan hidup. Selain itu, kendaraan bermotor yang cukup banyak dapat menimbulkan kemacetan lalu lintas yang disebabkan tidak disiplinnya para pengemudi di jalan raya.


Daftar Pustaka : YUDHISTIRA