Teknologi Produksi Masa Lalu

Teknologi produksi pada masa lalu Menggunakan cara-cara tradisional dilakukan secara turun-temurun. Cara tradisional merupakan cara Mengerjakan sesuatu yang sebagian zesar masih mengandalkan keterampilan tangan. Walaupun demikian, teknologi produksi masa lalu mampu
menghasilkan barang-barang yang berkualitas baik. Barang yang dihasilkan biasanya mempunyai nilai seni yang tinggi, misalnya barang kerajinan tangan yang berupa seni ukir kayu, pahat, batik tulis, dan barang anyaman. 

Jenis-jenis teknologi untuk berproduksi yang digunakan masyarakat pada masa lalu antara lain sebagai berikut. 

Kerajinan Ukiran Kayu 
Teknologi untuk membuat ukiran kayu bersifat manual. Teknologi ini mengutamakan keterampilan tangan. Kerajinan ukir kayu sudah dikenal hampir di seluruh Indonesia. Alat utama yang digunakan berupa pahat, palu, dan ketam. Cara membuat kerajinan ukir kayu berdasarkan pada pola gambar yang telah dirancang dan disesuaikan dengan ciri khas ukiran di suatu daerah. Corak Jepara (Jawa Tengah) misalnya, berbeda dengan corak ukiran dari Bali. Beberapa daerah di Indonesia yang mempunyai corak ukir kayu di antaranya Minangkabau (Sumatra Barat), Toraja (Sulawesi Selatan), Tapanuli (Sumatra Utara), Jepara (Jawa Tengah), dan Bali (Bali). 

Kerajinan Tanah Liat 
Kerajinan tangan dari tanah liat menggunakan teknologi produksi yang sederhana. Proses pengolahannya mengandalkan keterampilan tangan. Bahan bakunya berasal dari tanah liat yang cukup halus. Cara membuat bentuknya sampai pengecatan dilakukan secara sederhana. Beberapa contoh barang yang dihasilkan dari kerajinan tanah liat adalah perkakas rumah tangga serta aneka jenis keramik. Beberapa daerah yang menghasilkan kerajinan ini adalah Plered (Jawa Barat), Kasongan (Yogyakarta), Kalimantan Barat, serta Kalimantan Selatan. 

Kerajinan Batik Tulis 
Kerajinan batik tulis termasuk kerajinan yang sangat tinggi nilai seninya. Perajin batik tulis harus mempunyai keterampilan dan kepekaan terhadap nilai seni. Tidak heran jika membuat satu lembar kain batik tulis memerlukan waktu sangat lama namun hasilnya cukup bagus dengan harga jual yang mahal. Beberapa daerah penghasil kain batik tulis di antaranyaYogyakarta, Surakarta, dan Pekalongan (JawaTengah), Cirebon (Jawa Barat), dan Madura (JawaTimur). 

Kerajinan Anyaman 
Kerajinan anyaman menggunakan teknologi manual. Perajin bekerja menggunakan keterampilan tangan. Jenis anyaman yang dihasilkan bermacam-macam, bergantung dari bahan dasarnya. Beberapa contoh barang anyaman adalah sebagai berikut. 

a.Anyaman dari bambu menghasilkan perkakas dapur. Daerah penghasil kerajinan terdapat di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. 
b.Anyaman dari serabut kelapa menghasilkan keset dan sapu. 
c.Anyaman dari pandan menghasilkan tikar, tas, dan topi. Beberapa daerah yang menghasilkan kerajinan ini adalah Bali, Lombok (Nusa Tenggara Barat), dan Nanggroe Aceh Darussalam. 
d.Anyaman dari rotan menghasilkan berbagai macam hiasan. Daerah penghasil kerajinan ini terdapat di Kalimantan, Jawa, dan Sumatra.


Daftar Pustaka : Yudhistira