Teori Tata Surya Copernicus Menurut Ahli Astronomi

Matahari adalah sumber energi dan cahaya di planet Bumi. Atraksi gravitasional satelit Bumi (Bulan) menyebabkan pasang surut laut. Lebih dari 2.000 tahun yang lalu "fakta nyata' bahwa bintang, planet, dan Matahari, juga Bulan, semuanya bergerak mengelilingi Bumi, telah diterima sebagai dasar model geosentris (pusat—bumi) tata surya. Gerak semu (apparent motions) planet, Bulan, dan Matahari relatif terhadap bintang dan terhadap satu sama lain dijelaskan secara lengkap dalam teori Geosentris Hipparchus pada tahun kira-kira 140 Sebelum Masehi (circa 140 Before Christ atau ca. 140 B.C). Hipparchus adalah ahli astronomi terbesar dalam Yunani Kuno (Ancient Greece). Selanjutnya, teori tersebut dikembangkan oleh Claudius Ptolomaeus (Ptolomy) sekitar tahun 150. T.M. dan biasanya disebut "Teori Ptolomaic". 

Ahli astronomi Yunani, Aristarchus (kira-kira 310-230 SM) pernah menyatakan bahwa Matahari mungkin berada pada pusat alam semesta, dan Bumi mengitarinya, meskipun kemudian ia sendiri menolak gagasannya. Konsep heliosentris ini belum mendapat tempat dalam bidang astronomi. Baru pada tahun 1543 terjadi revolusi ilmiah besar-besaran oleh Copernicus (1473-1543) yang mengganti model geosentris dengan model heliosentris yang lebih sederhana. Planet-planet yang berada di antara Matahari dan bintang berevolusi terhadap Matahari dengan orbit berbentuk lingkaran. 

Dalam model Copernicus, Matahari berada di pusat alam semesta, bintang-bintang terletak pada bulatan angkasa dan berputar mengelilingi Matahari. Di antara bintang-bintang dan matahari adalah planet-planet termasuk Bumi berputar mengelilingi Matahari pada masing-masing orbitnya. Gerak mundur semu (apparent retrograde) dari planet-planet dijelaskan dengan gerak relatif Bumi dan planet-planet yang bergerak di sekitar Matahari dengan kecepatan sudut berbeda. Model Copernicus tidak sempurna (deficient) dalam dua hal (respect): bintang-bintang tidak berputar di sekitar Matahari dan planet-planet tidak mengikuti orbit sirkuler. 


Daftar Pustaka : PT. PHIBETA ANEKA GAMA