5 Macam Prinsip-Prinsip Geografi

Sesuai dengan ruang lingkup ilmu geografi yang telah dijelaskan sebelumnya, prinsip geografi terdiri atas sebagai berikut.

Prinsip Interelasi dan Interaksi

Prinsip interelasi dan interaksi mengarah kepada adanya hubungan timbal balik antara gejala-gejala fisik dan sosial di permukaan bumi. Gejala-gejala fisik meliputi iklim, air, tanah, sumber daya alam, dan sebagainya. Adapun gejala-gejala sosial terkait dengan aktivitas manusia, seperti mata pencaharian, adat istiadat, agama, kondisi ekonomi, dan sebagainya. 

Contoh interelasi dan interaksi adalah mobilitas penduduk dari suatu tempat ke tempat lainnya. Adanya mobilitas ini karena antara satu tempat dengan tempat lainnya mempunyai karakteristik yang berbeda. Satu tempat mempunyai sumber daya alam yang cukup, sedangkan daerah lainnya kurang akan tetapi memiliki sumber daya manusia yang cukup. Kondisi ini mendorong mobilitas penduduk antara daerah satu dengan daerah lainnya yang disebabkan faktor kebutuhan.

Prinsip Penyebaran

Yang dimaksud dengan penyebaran adalah penyebaran gejala-gejala atau fenomena-fenomena yang ada di permukaan bumi, baik fenomena fisik maupun sosial. Penyebaran fenomena fisik yakni penyebaran segala sesuatu yang berbentuk fisik seperti penyebaran gunung berapi, penyebaran iklim, penyebaran sumber daya alam, penyebaran tipe-tipe tanah tertentu, dan sebagainya.

Adapun penyebaran fenomena sosial terkait dengan aktivitas penduduk seperti sebaran mata pencaharian, aktivitas ekonomi, pendapatan, agama, dan sebagainya. Penyebaran aktivitas manusia sangat terkait dengan penyebaran fenomena-fenomena fisik di permukaan bumi.

Prinsip Deskripsi

Prinsip ini mengarah kepada pengungkapan sebab akibat dari suatu gejala yang terjadi di permukaan bumi. Deskripsi ini dapat dianalisis melalui penjelasan, analisis statistik, pengungkapan dalam peta, dan analisis hasil penginderaan jauh.

5 Macam Prinsip-Prinsip Geografi


Prinsip Korologi

Permasalahan geografi dikaji dengan menggabungkan prinsip interelasi atau interaksi, penyebaran, dan deskripsi fenomena-fenomena di permukaan bumi. Contoh, terjadinya banjir di suatu daerah, dapat dikaji melalui penyebaran atau ketersediaan wilayah hutan di daerah aliran sungai, penggundulan hutan akibat penebangan liar oleh manusia, kepadatan penduduk, dan sebagainya. Bintarto dan Surastopo menyatakan ada tiga macam pendekatan yang dapat digunakan untuk mengkaji dan memecahkan permasalahan dalam geografi, yaitu pendekatan analisis keruangan, ekologi, dan kompleks wilayah.

Prinsip Ciri Kewilayahan

Prinsip ini mengkaji persamaan dan perbedaan ciri-ciri suatu wilayah dengan wilayah lainnya melalui fenomena yang ada di wilayah tersebut. Contoh wilayah pertanian ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut:

• Adanya persawahan atau tegalan dan perkebunan.
• Tanaman yang ditanam adalah tanaman pangan dan tanaman perkebunan.
• Mata pencaharian pokok penduduk adalah bertani.
• Berada di daerah datar dan sedikit bergelombang.
• Terdapat jaringan irigasi.
• Bernuansa pedesaan.

 Daftar Pustaka : PT. Bumi Aksara