Analisis Pendekatan Geografi

Pengertian Pendekatan Geografi berdasarkan pendekatan yang terbagi menjadi beberapa pendekatan yang akan dijelaskan secara ringkas dibawah ini:

Pendekatan Keruangan

Analisis keruangan mempelajari perbedaan lokasi sifat penting atau seri sifat-sifat penting. Analisis keruangan merupakan analisis lokasi yang menitik-beratkan kepada tiga unsur geografi, yaitu jarak, interaksi, dan gerakan. Unsur jarak berpengaruh terhadap perkembangan suatu wilayah. Desa-desa yang berdekatan dengan kota lebih cepat perkembangannya dibanding yang jaraknya jauh dari kota. Misalnya, daerah di sekitar Jakarta (Bekasi, Depok, Tangerang, dan Bogor). Unsur interaksi dapat terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa hal berikut:

Adanya rasa saling membutuhkan antara masyarakat satu dengan masya-rakat lainnya. Contoh:
  • Orang desa memerlukan bahan pakaian dan barang jadi lainnya, sedangkan masyarakat kota memerlukan pangan dan bahan baku untuk industri,
  • Kota membutuhkan tenaga kerja, sedangkan masyarakat desa mem-butuhkan mata pencaharian untuk meningkatkan pendapatan mereka,
  • Adanya prasarana dan sarana transportasi yang memadai,
  • Adanya perbedaan sumber daya alam antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.
Unsur gerakan lebih banyak dipengaruhi oleh hal-hal berikut:

a. Lancarnya sarana dan prasarana transportasi. Contoh: penduduk di wilayah perkotaan lebih mudah melakukan mobilitas karena mudahnya memperoleh kendaraan dari satu tempat ke tempat lainnya.

b. Adanya kebutuhan seseorang sehingga mendorong orang untuk melakukan mobilitas. Contoh: kemiskinan di daerah pedesaan mendorong penduduk desa untuk melakukan urbanisasi guna meningkatkan taraf hidupnya.

Di samping unsur-unsur di atas, pendekatan keruangan juga memperhatikan penyebaran penggunaan ruang yang telah ada dan penyediaan ruang yang akan digunakan untuk berbagai keperluan. Penyebaran penggunaan ruang yang telah ada lebih mengarah pada penggunaan tanah yang ada.

Adapun penyediaan ruang untuk pelbagai keper-luan lebih mengarah pada tata guna tanah (lahan). Di sini penggunaan ruang telah dirancang sesuai dengan yang diinginkan. Contohnya adalah perencanaan tata ruang suatu wilayah perkotaan.

Pendekatan Kelingkungan

Pendekatan kelingkungan, menekankan pada hal-hal berikut:
  • Interaksi antara organisme hidup dengan lingkungan. Organisme hidup mencakup manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan, sedangkan lingkungan mencakup litosfer, hidrosfer, dan atmosfer.
  • Interaksi organisme hidup satu dengan organisme hidup lainnya. Interaksi ini bisa berlaku antara manusia dengan organisme lainnya (hewan dan tumbuhan) dan juga berlaku antara kelompok manusia satu dengan kelompok manusia lainnya atau kelompok hewan satu dengan kelompok hewan lainnya. 

Analisis Pendekatan Geografi

Pendekatan Kompleks Wilayah

Pendekatan kompleks wilayah merupakan kombinasi antara keruangan dan ekologi. Pendekatan wilayah dilakukan dengan menentukan perbedaan karakteristik wilayah (areal dfferentiation), yakni suatu anggapan bahwa interaksi antarwilayah akan berkembang karena terjadi perbedaan karakteristik wilayah satu dengan wilayah lainnya. Untuk mengkajinya digunakan analisis keruangan dan analisis ekologi.

Yang termasuk analisis kompleks wilayah adalah peramalan wilayah dan perencanaan wilayah. Perencanaan wilayah adalah perencanaan tata ruang wilayah dan aktivitas di dalamnya dengan memperhatikan faktor fisik, sosial, ekonomi, dan budaya dalam wilayah tersebut untuk tujuan tertentu. Contoh perencanaan wilayah adalah perencanaan tata ruang perkotaan dan tata ruang pedesaan.

Peramalan wilayah adalah suatu perkiraan tentang keadaan wilayah pada masa yang akan datang dengan memperhatikan fenomena-fenomena tertentu yang ada dalam wilayah tersebut, seperti litosfer, hidrosfer, atmosfer, organisme hidup, dan sumber daya. Contoh peramalan wilayah adalah peramalan keseim-bangan ekosistem pada masa yang akan datang di suatu daerah aliran sungai.

Daftar Pustaka : PT. Bumi Aksara