Cara Kerja Sistem Politik

Bagaimana sistem politik bekeja berikut lembaga politik yang ada di dalamnya? Isi dari suatu sistem politik umumnya terdiri atas empat komponen pokok, yaitu input, proses, output, dan umpan balik. Faktor lain yang memengaruhi sistem adalah lingkungan baik lingkungan dalam dan lingkungan luar. 

Demikian pula dalam sistem politik, keempat komponen itu juga terdapat dan saling berhubungan. Sistem politik juga dipengaruhi oleh lingkungan baik lingkungan luar dan didalam. Secara ringkas dapat digambarkan bahwa kerja sistem politik adalah dari adanya input yang kemudian diproses untuk diubah menjadi output, yang selanjutnya melalui umpan balik, masuk kembali ke dalam sistem politik dalam wujud tuntutan kepentingan baru sebagai input lagi, dan demikian selanjutnya. Kerja sistem politik ini berada dan dipengaruhi oleh lingkungan baik lingkungan dalam maupun lingkungan luar.

Input berarti masukan yang dapat berupa aspirasi, tuntutan dan dukungan. ini dilakukan oleh lembaga infrastrukturpolitik. Jadi, lembaga infrastruktur politik dalam sistem politik melakukan fungsi input, yaitu fungsi-fungsi yang diemban oleh lembaga ini. Fungsi lembaga infrastruktur politik itu adalah melakukan pendidikan politik, agregasi kepentingan, artikulasi kepentingan dan rekruitmen politik. Lembaga yang termasuk ini, misalnya partai politik.

Cara Kerja Sistem Politik

Ouput, artinya keluaran yang berupa kebijakan dari negara. Output ini dilakukan oleh lembaga suprastruktur politik. Jadi, lembaga suprastruktur politik melaksanakan fungsi output, yaitu rule making (pembuatan kebijakan), rule application (penerapan kebijakan), dan rule adjustification (penghalciman kebijakan).

Demikian cara kerja sistem politik di mana ada input lalu diproses menjadi output. Lembaga politik infrastruktur melaksanakan fungsi input, sedang lembaga suprastruktur menjalankan fungsi output. Jadi, kalian bisa memahami, mengapa partai politik ramai-ramai mengadakan kampanye, sebab sebagai lembaga infrastruktur politik mereka ingin melakukan fungsi input, dengan harapan nantinya tuntutan maupun aspirasi warga partainya bisa diproses menjadi output. Output yang sudah ada di masyarakat ini menjadi umpan balik dan berkembang sebagai input baru bagi sistem politik. Sistem politik bekerja secara terus-menerus mengolah input menjadi output.


Daftar Pustaka: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri