Cara Menghitung Angka Hasil Pengukuran

Andaikan kita akan menghitung volum balok. Pengukuran dengan mistar berskala mm terhadap ketiga rusuknya diperoleh data sebagai berikut: panjang 4,50 cm, lebar 1,28 cm, dan tinggi 1,14 cm. Menurut rumus geometri, volum balok adalah V = pxlxt = 4,50 cm x 1,28 cm x 1,14 cm = 6,5664 cm3. 

Perhitungan volum balok menghasilkan 5 angka penting. Tentu saja, hasil ini menjadi aneh dan tidak masuk alcal sebab perhitungan volum menjadi lebih teliti dibandingkan dengan komponen-komponennya. Karena panjang, lebar, dan tinggi masing-masing hanya mempunyai 3 angka penting tentu saja volumnya tidak mungkin dapat ditulis lebih dari 3 angka penting. 

Sebelum berhitung dengan bilangan-bilangan hasil pengukuran, terlebih dahulu perlu diperhatikan aturan pembulatan bilangan. Aturan pembulatan yang digunakan dalam buku ini adalah sebagai berikut.
  • Jika angka setelah digit tertentu lebih besar dari 5, maka angka pada digit tersebut dibulatkan ke atas. Contoh: 7,26748 menjadi 7,3 atau 7,27 atau 7,267, dan seterusnya.
  • Jika angka setelah digit tertentu lebih kecil dari 5, maka angka pada digit tersebut tidak dibulatkan. Contoh: 7,244 menjadi 7,2 atau 7,24.
  • Untuk angka setelah digit tertentu sama dengan 5. 

Jika digit tertentu tersebut ganjil, maka angka pada digit tersebut dibulatkan ke atas. Jika genap, tidak dibulatkan. Contoh: 7,475 menjadi 7,48; 7,465 menjadi 7,46. 

Di samping itu, perlu dibedakan antara bilangan penting dan bilangan eksak (bilangan pasti). Sebagaimana telah disebutkan di atas, bilangan penting adalah bilangan yang diperoleh dari hasil pengukuran. Bilangan eksak adalah bilangan yang tidak diragukan nilainya (sudah pasti) yang diperoleh dari kegiatan membilang. Perhatikan kalimat-kalimat berikut. 

a. Santi mempunyai 17 ekor ayam.
b. Pertandingan Bayern Muenchen melawan Real Madrid berakhir dengan skor 3 : 3. c. Jumlah penduduk kabupaten Sukamaju 426.889 jiwa. Dari ketiga kalimat di atas, angka 17, 3, dan 426.889 semua menunjukkan bilangan eksak. Adapun aturan-aturan perhitungan yang melibatkan angka penting adalah sebagai berikut. 

Cara Menghitung Angka Hasil Pengukuran

  • Penjumlahan dan Pengurangan
Hasil penjumlahan atau pengurangan hanya mempunyai satu angka yang diragukan.

  • Perkalian dan Pembagian
Hasil perkalian atau pembagian bilangan-bilangan penting menghasilikan bilangan penting yang paling sedikit angka pentingnya dari bilangan yang terlibat pada operasi perkalian atau pembagian itu. Aturan perkalian atau pembagian ini akan berbeda jika melibatkan bilangan eksak. 

Bila perkalian atau pembagian melibatkan bilangan eksak, hasilnya harus memiliki angka penting sebanyak angka penting pada bilangan penting yang terlibat. 

c. Memangkatkan dan Menarik Akar
Apabila suatu bilangan penting dipangkatkan atau ditarik akarnya,hasilnya mempunyai angka penting bilangan yang dipangkatkan atau ditarik akarnya.




Daftar Pustaka: Yudhistira