Cara Mengurangi dan Mencegah Terjadinya Erosi Tanah

Salah satu cara untuk mengurangi erosi tanah yakni melakukan konservasi tanah. Konservasi tanah adalah memanfaatkan tanah sesuai dengan kemampuannya dan mempertahankannya sesuai dengan syarat yang diperlukan sehingga kerusakan bisa dihindarkan.

Tindakan konservasi tanah, tidak hanya dimaksudkan untuk mencegah erosi tetapi juga memperbaiki tanah-tanah yang rusak. Metode yang dilakukan untuk melakukan konservasi tanah, yaitu cara vegetatif, mekanis, dan kimia.

Usaha dan Cara Mencegah Erosi

Cara vegetatif adalah cara yang dilakukan dengan memanfaatkan tanaman sedemikian rupa sehingga tanah bisa terhindar dari air hujan dan aliran permukaan. Cara ini dapat dilakukan melalui beberapa metode sebagai berikut.
 
Menanam Tanaman Penutup Tanah Dilakukan dengan cara menanam tanaman penutup tanah yang berpohon rendah, berpohon sedang, tanaman pelindung, dan tanaman penutup yang tidak disenangi.

Penanaman Cara Strip 
Penanaman cara strip adalah penanaman dengan membuat strip yang mengelilingi lereng kemudian ditanami satu atau beberapa jenis tanaman. Penanaman strip dapat dilakukan melalui tiga cara, yaitu penanaman mengikuti garis kontur, strip lapangan, dan strip penyangga.

Penanaman Berganda
Penanaman berganda adalah sistem bercocok tanam dengan menanam lebih dari satu jenis tanaman dalam sebidang tanah secara bersamaan atau digilir. Dapat dilakukan melalui tiga cara, yaitu sebagai berikut:

  • Sistem tumpang sari Sistem tumpang sari adalah bercocok tanam pada sebidang tanah dengan menanam dua atau lebih tanaman dalam waktu bersamaan.
  • Penanaman beruntun Penanaman dua atau lebih jenis tanaman pada bidang yang sama dengan waktu yang berbeda. Artinya setelah tanaman pertama (padi) dipanen, selanjutnya ditanam tanaman kedua (palawija), dan seterusnya.
 
Cara Mengurangi dan Mencegah Terjadinya Erosi Tanah

  • Penanaman tumpang gilir Merupakan kombinasi antara tanaman tumpang sari dengan tanaman beruntun. Tumpang gilir adalah bercocok tanam dengan menggunakan dua atau lebih jenis tanaman pada sebidang tanah dengan pengaturan waktu.
  • Pencampuran tanaman dengan tanaman nonpangan. Contohnya adalah mencampur tanaman jagung dengan leguminoceae.
  • Menggunakan mulsa Mulsa adalah bahan organis dari sisa-sisa tanaman yang digunakan untuk menutup permukaan tanah. Fungsinya adalah mengurangi erosi, menghambat aliran permukaan, mengatur suhu dan kelembapan tanah serta mematikan tanaman pengganggu.
  • Reboisasi Reboisasi adalah penghutanan kembali lahan yang sudah gundul akibat penebangan pohon secara tidak terkendali.

Daftar Pustaka : PT. Bumi Aksara