Daftar Bahan Biologis yang Berbahaya

Kecelakaan juga dapat diakibatkan oleh makhluk hidup yang digunakan untuk percobaan, baik berupa hewan, tumbuhan, maupun mikroorganisme. Beberapa bahan kegiatan laboratorium biologi yang perlu mendapat perhatian, antara lain sebagai berikut:

A. Mikroorganisme

Terdapat sejumlah mikroorganisme yang patogen ataupun tidak patogen yang dihasilkan dari kegiatan-kegiatan biologi. Oleh karena itu, perlu diperhatikan hal-hal berikut ini. 
  • Jangan makan dan minum di dalam laboratorium.
  • Semua tindakan tangan ke mulut harus dicegah, seperti pensil di mulut dan membasahi label dengan lidah.
  • Semua bahan yang diperlukan untuk kegiatan mikrobiologi tidak disimpan di lemari es yang sama dengan tempat menyimpan makanan.
  • Biakan mikroorganisme pada medium agar di dalam cawan petri atau tabung reaksi harus disegel dengan baik.

Biakan yang tumpah harus segera dilaporkan kepada guru dan dibersihkan dengan baik. Biakan juga harus diberi label yang benar, seperti nama siswa (kelompok), kelas, biakan yang dipelihara, dan tanggal mulai kegiatan pembiakan. 

B. Hewan Percobaan

Hewan di laboratorium atau hewan yang digunakan untuk kegiatan biologi harus benar-benar sehat dan tidak mengidap penyakit yang dapat menular pada manusia, seperti salmonellosis, cacing gelang, dan beberapa infeksi lainnya. Selain itu, kamu juga harus znengetahui hewan tersebut beracun atau tidak bila menggigit atau menyengat. Resiko lain  ditimbulkan dari hewan, yaitu mengakibatkan alergi, baik pada kulit maupun pernapasan. 

C. Tanaman Beracun 

Beberapa tanaman ada yang beracun, misalnya minyak kastroli yang dihasilkan oleh biji tanaman Ricinus communis. Bahkan, beberapa tumbuhan sangat beracun bila termakan oleh manusia. Serbuk sari, duri tanaman, dan beberapa jenis daun dapat menimbulkan alergi pada kulit dan saluran pernapasan. 

D. Limbah Laboratorium 

Limbah laboratorium dapat berupa sampah, limbah padat, cair, atau gas. Limbah tersebut perlu penanganan yang tepat agar tidak menimbulkan masaLah bagi kita dan lingkungan. Oleh karena itu, kita perlu memahami dan melakuican cara sederhana menangani limbah dan sampah. 

Daftar Bahan Biologis yang Berbahaya

Limbah padat sebaiknya dikumpulkan terlebih dahulu kemudian dipilah untuk memudahkan pendaurulangan. Jika kamu tidak mengetahui cara vang tepat untuk penanganannya, maka laporkan kepada gurumu untuk ditindakianiuti cara menangani limbah tersebut. Untuk limbah hewan dan tumbuhan sebaiknya ditimbun dengan hati-hati.

E. Penanggulangan Kecelakaan Kerja dan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)

Sumber kecelakaan dalam laboratorium dapat berupa kebakaran, bahan kimia, arus listrik, dan pengerjaan tertentu. Untuk perlindungan keselamatan kerja di laboratorium, perlu kiranya kita dalam bekerja menggunakan alat perlindungan pribadi, misalnya jas laboratorium dan sarung tangan.

Selain itu, laboratorium juga harus dilengkapi dengan peralatan darurat, seperti alarm kebakaran, pemadam kebakaran, botol pencuci mata, selimut kebakaran, dan perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). 

Jika terjadi kecelakaan kerja, maka segera laporkan kepada gurumu agar korban segera mendapatkan pertolongan awal sebelum mendapat pertolongan dari dokter. Pertolongan sebaiknya diberikan oleh orang yang telah mendapat pendidikan khusus tentang P3K.



Daftar Pustaka: Yudhistira