Definisi Pengertian dan Teori Geopolitik

Geopolitik berasal dari kata "geo" atau bumi dan politik yang berarti kekuatan yang didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan dasar dalam menentukan alternatif kebijaksanaan nasional untuk mewujudkan tujuan nasional. Beberapa pendapat dari pakar-pakar Geopolitik antara lain sebagai berikut: 

A. Pandangan Ajaran Frederich Ratzel

Pada abad ke- 19, Frederich Ratzel merumuskan untuk pertama kalinya Ilmu Bumi Politik sebagai hasil penelitiannya yang ilmiah dan universal. Pokok-Pokok ajaran F. Ratzel adalah sebagai berikut:
  • Dalam hal-hal tertentu pertumbuhan negara dapat diana-logikan dengan pertumbuhan organisme yang memerlukan ruang lingkup, melalui proses Iahir, tumbuh, berkembang, mempertahankan hidup, menyusut, dan mati.
  • Negara identik dengan suatu ruang yang ditempati oleh kelompok politik dalam arti kekuatan. Makin luas potensi ruang tersebut, makin besar kemungkinan kelompok politik itu tumbuh (teori ruang, konsep ruang).
  • Suatu bangsa dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya tidak terlepas dari hukum alarn. Hanya bangsa yang unggul saja yang dapat bertahan hidup terus dan langgeng.
  • Semakin tinggi budaya suatu bangsa, semakin besar kebutuhannya akan sumber daya alam. 

Apabila wilayah/ruang hidup tidak mendukung, bangsa tersebut akan mencari pemenuhan kebutuhan kekayaan alam di luar wilayahnya (ekspansi). Hal ini melegitimasikan hukum ekspansi, yaitu perkembangan atau dinamika budaya dalam bentuk gagasan, kegiatan (ekonomi, perdagangan, perindustrian/ produksi) harus diimbangi oleh pemekaran wilayah; batas-batas suatu negara pada hakikatnya bersifat sementara. Apabila ruang hidup negara sudah tidak dapat memenuhi keperluan, ruang itu dapat diperluas dengan mengubah batas-batas negara baik secara damai maupun melalui jalan kekerasan atau perang.

Ilmu Bumi Politik berdasarkan ajaran Ratzel tersebut justru menimbulkan dua aliran, di mana yang satu berfokus pada kekuatan di darat, sementara yang laintya berfokus pada kekuatan di laut. Ratzel melihat adanya persaingm antara kedua aliran itu, sehingga ia mengemukakan pemikiran sig baru, yaitu dasar-dasar suprastruktur Geopoittik: kekuatan totalirnenyeluruh suatu negara harus mampu mewadahi pertumbuhan 'condisi dan kedudukan geografinya. Dengan demikian esensi pengertian politik adalah penggunaan kekuatan fisik dalam rangka newujudkan keinginan atau aspirasi nasional suatu bangsa.

Hal ini sering menjurus ke arah politik adu kekuatan dan adu kekuasaan dergan tujuan dominasi. Pemikiran Ratzel menyatakan bahwa ada kaitan antara struktur atau kekuatan politik serta geografi dan tuntutan perkembangan atau pertumbuhan negara yang dianalogkan dengan organisme. 

B. Pandangan Ajamn Rudolf Kjellen

Kjellen melanjutkan ajaran Ratzel tentang teori organisme. Kjellen menegaskan bahwa negara adalah suatu organisme yang dianggap sebagai "prinsip dasar". Esensi ajaran Kjellen adalah sebagai berikut: 

  • 1) Negara merupakan satuan biologis, suatu organisme hidup, yang memiliki intelektual. Negara dimungkinkan untuk memperoleh ruang yang cukup luas agar kemampuan dan kekuatan rakyatnya dapat berkembang secara bebas.
  • 2) Negara merupakan suatu sistem politik/pemerintahan yang meliputi bidang-bidang: geopolitik, ekonomi politik, demo politik, sosial politik, dan krato politik (politik memerintah).
  • 3) Negara tidak harus bergantung pada sumber pembekalan luar. 

Ia harus mampu berswasembada serta memanfaatkan kemajuan kebudayaan dan teknologi untuk meningkatkan kekuatan nasionalnya: ke dalam, untuk mencapai persatuan dan kesatuan yang harmonis dan ke luar, untuk memperoleh batas-batas negara yang lebih baik. Sementara itu, Kekuasaan Imperium Kontinental dapat mengontrol kekuatan di laut. 

C. Pandangan Ajaran Karl Haushofer

Pandangan Karl Haushofer berkembang di Jerman ketika negara ini berada di bawah kekuasaan Adolf Hitler. Pandangan ini juga dikembangkan di Jepang dalam, ajaran Hako Ichiu yang dilandasi oleh semangat militerisme dan fasisme. Pokok-pokok teori Haushofer ini pada dasarnya menganut teori/ajaran/pandangan Kjellen, yaitu:
  • Kekuasaan Imperium Daratan yang kompak akan dapat mengejar kekuasaan Imperium Maritim untuk menguasai pengawasan di laut.
  • Beberapa negara besar di dunia akan timbul dan akan menguasai Eropa, Afrika, Asia Barat (Jerman dan Italia) serta Jepang di Asia Timur Raya.
  • Rumusan ajaran Haushofer lainnya adalah sebagai berikut: Geopolitik adalah doktrin negara yang menitikberatkan soal-soal strategi perbatasan.

Ruang hidup bangsa dan tekanan-tekanan kekuasaan dan sosial yang rasial mengharuskan pembagian baru kekayaan alam di dunia. Geopolitik adalah landasan bagi tindakan politik dalam perjuangan mendapatkan ruang hidup.

Pokok-pokok teori Karl Houshofer pada dasarnya menganut teori Rudolf Kjellen dan bersifat ekspansif.
 
D. Pandangan Ajaran Sir Halfbrd Mackinder

Teori ahli Geopolitik ini pada dasarnya menganut konsep kekuatan dan mencetuskan Wawasan Benua, yaitu konsep kekrjaan di darat. Ajarannya menyatakan: barang siapa dapat menguasai "Daerah Jantung'', yaituEurasia (Eropa dan Asia), ia akan dapat menguasai Pulati Dunia'', yaitu Eropa, Asia, dan Afrika. Selanjutnya, barang siapa dapat menguasai pulau dunia akhirnya dapat menguasai dunia.

Definisi Pengertian dan Teori Geopolitik

E. Pandangan Ajaran Sir Walter Raleigh dan Alfited Thyer Mahan

Kedua ahli ini mempunyai gagasan "Wawasan Bahari", yaitu kekuatan di lautan. Ajarannya mengatakan bahwa barang siapa menguasai lautan akan menguasai perdaganganft Menguasai perdagangan berarti menguasai "kekayaan dunia" sehingga pada akhirnya menguasai dunia. 

F. Pandangan Ajaran Mitchel, A Saversky, Giulio Douhet, dan John Frederik Charles Fuller

Keempat ahli geopolitik ini berpendapat bahwa kekuatan di udara justru yang paling menentukan. Mereka melahirkan teori "Wawasan Dirgantara" yaitu konsep kekuatan di udara. Kekuatan di adara hendaki mempunyai daya yang dapat diandalkan untuk menangkis ancaman dan merupakan kekuatan lawan dengan menghancurkannya di kandangnya sendiri agarlawan tidak mampu lagi menyerang. 

G. Ajaran Nicholas J. Spykman

Ajaran ini menghasilkan teori, yang dinamakan Teori Daerah Batas (rimlanto, yaitu teori wawasan korainasi yang menggabungkan kekuatan darat,laut,dan udara.Dalarn pelaksanaannya, teori ini disesuaikan dengan keperluan dan kondisi suatu negara.




Sumber: PT. Gramedia Pustaka Utama