Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Manusia

Keberadaan manusia sebagai makhluk individual membuat manusia paag satu berbeda dengan manusia yang lainnya. Tidak ada manusia dunia ini yang persis sama bukan? Individualitas manusia itu ebatkan perbedaan kebutuhan antara manusia yang satu dan nanusia yang lain. Faktor-faktor berikut ini mempengaruhi kebutuhan manusia. 

1. Keadaan Alam (Tempat)

Keadaan alam mengakibatkan perbedaan kebutuhan. Orang yang tinggal di daerah kutub, yang mana luar biasa dinginnya, membutuhkan pakaian tetal untuk menahan hawa yang serasa menggigit tulang. Sementara kita vang tinggal di daerah tropis cukup memakai pakaian tipis.

Tampaklah di sini, keadaan alam dapat mendorong manusia untuk menginginkan barang-barang yang sesuai dengan kondisi alam di tempat yang bersangkutan. Cobalah bandingkan kebutuhan orang yang tinggal di daerah pegunungan dengan kebutuhan orang yang berdiam di pesisir pantai! 

2. Peradaban

Makin tinggi peradaban suatu masyarakat, makin banyak kebutuhan dan makin tinggi pula kualitas atau mutu barang yang dibutuhkan. Pada saat kehidupan manusia masih sederhana, kebutuhan manusia saat itu masih berupa kebutuhan primer. 

Kebutuhan itu pun dipenuhi secara sederhana. Untuk makanan, misalnya, mereka tinggal memungutnya di hutan (food gathering). Seiring dengan kemajuan peradaban, daftar kebutuhan manusia terus bertambah. Dahulu, misalnya, belum terpikirkan bahwa televisi itu penting.

Sekarang ini, tanpa televisi, hidup rasanya kurang lengkap. Selain itu, cita rasa kebutuhan manusia modern pun semakin meningkat. Manusia menuntut kualitas tinggi dari barang atau jasa yang dibutuhkannya. Orang sekarang, misalnya, tidak lagi membutuhkan pakaian ala kadarnya, melainkan pakaian yang sesuai dengan mode niasa kini. Makanan pun tidak hanya sekedar yang memenuhi syarat gizi, melainkan harus lezat dan harus disajikan secara apik. 

Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Manusia

3. Agama

Anutan agama yang berbeda dapat mengakibatkan kebutuhan yang berbeda pula. Sebagai contoh, penganut agama Islam dilarang makan babi. Penganut agama Hindu dilarang makan sapi. Ada waktu-waktu tertentu di mana tiap-tiap agama menjalankan pantang dan puasa. 

Lebih lanjut, masing-masing agama memerlukan alat-alat tertentu yang harus dipakai dalam menjalan.kan ibadah. Hal ini mendorong tiap-tiap agama mencari barang-barang berlainan ragam yang diperlukan dalam penyelenggaraan ibadah masing-masing.

4. Adat Istiadat

Adat atau tradisi masyarakat berpengaruh besar dalam kebutuhan masyarakat. Alasannya, suatu adat atau tradisi akan mempolakan perilaku maupun tujuan hidup kelompok masyarakat yang bersangkutan, sehingga tradisi yang berbeda akan mempolakan perilaku dan tujuan sosial yang berbeda pula. Itulah mengapa, timbul perbedaan mengenai kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk mencapai tujuan kelompok masyarakat yang bersangkutan. 

Kita ambil sebuah contoh nyata, yakni upacara perkawinan. Tiap daerah mempunyai tata upacara perkawinan yang berbeda, bukan? Upacara semacam ini merupakan salah satu pola perilaku. Perilaku ini perlu tetap dipertahankan demi kelestarian tradisi. 

Untuk itu, perlulah disokong oleh barang dan jasa kebutuhan vang membuat perkawinan itu tetap dapat berlangsung dari masa ke masa, seperti kembang, penghulu, gamelan, lenong. dan sebagainva. Tiap-tiap daerah tentunya memiliki barang dan lasa kebutuhan yang berbeda untuk upacara perkawinan tersebut. 

Perbedaan kebutuhan ang dilatarbelakangi adat istiadat ini tidak hanya menyangkut kegiatan formal dalam masyarakat. Pada gilirannya, adat istiadat atau tradisi dapat mengakibatkan perbedaan kebutuhan dalam kegiatan hidup sehari-hari.



Daftar Pustaka: PT. Phibeta Aneka Gama