Indikator Tingkat Kesejahteraan Negara

Untuk melihat apakah tingkat kesejahteraan penduduk suatu negara telah meningkat, kita harus melihatnya dari pendapatan per kapita riil. Artinya, pendapatan per kapita yang telah memperhitungkan harga-harga atau inflasi. Kita lihat lagi negara X dalam contoh tadi. 

Pendapatan per kapitanya pada tahun pertama adalah Rp 500.000,00. Lalu, pada tahun kedua pendapatan per kapita mereka meningkat menjadi Rp 1.000.000,00, atau dua kali lipatnya. Jika kita lihat dari nilai nomi-nal itu, kita bisa langsung mengatakan hahwa kesejahteraan penduduk negara X telah meningkat. Namun, pada tahun kedua itu, harga-harga ternyata juga meningkat sebesar dua kali lipat. 

Barang-barang dan jasa yang tadinya bisa dibeli seharga Rp 500.000,00, kini harus dibeli dengan harga Rp 1.000.000,00. Kenaikan pendapatan per kapita negara X tidak mempunyai arti sama sekali terhadap kesejahteraan. penduduknya. 

Daya beli serta kesejahteraan mereka di tahun kedua tetap tidak berubah. Kesimpulannya, jika diukur berdasarkan harga konstan tahun pertama, maka pendapatan per kapita riil penduduk negara X pada tahun kedua ternyata tetap Rp 500.000,00. 

Lain halnya ketika pendapatan perkapita secara riil mengalami pertumbuhan. Dalam konteks ini, dikatakan bahwa kesejahteraan sebuah negara memang benar-benar meningkat. Naiknya pendapatan perkapita masyrakat berarti pula naiknya daya beli masyarakat sehingga mampu mengkonsumsi barang dan jasa lebih banyak dibandingkan periode sebelumnya. 

Indikator Standar Kehidupan Negara

Selain untuk membandingkan tingkat kesejahteraan suatu negara dari tahun ke tahun, pendapatan per kapita dapat digunakan pula untuk memban-dingkan standar hidup beberapa negara atau untuk mengelompokkan negara-negara di dunia ke dalam kelompok pendapatan rendah, menengah, atau tinggi. Tentu saja jika nilai pendapatan per kapita tersebut dinyatakan dalam satuan uang yang sama. Satuan uang yang umum dipakai oleh seluruh negara adalah dolar Amerika Serikat. 

Bank Dunia melaporkan bahwa pada tahun 2004, pendapatan per kapita penduduk Singapura adalah US$ 26.481, sementara pendapatan per kapita penduduk India hanya US$ 678. Dapat kita bayangkan betapa jauhnya perbeda.an kesejahteraan di antara kedua negara tersebut. 

Indikator Tingkat Kesejahteraan Negara

Dengan pendapatan per kapita sebanyak itu, rata-rata penduduk Singapura bisa mempunyai mobil, barang-barang elektronik yang canggih atau berlibur ke seluruh penjuru dunia. Sebaliknya, dengan pendapatan per kapita sekecil itu, tidak begitu banyak pilihan yang bisa dilakukan oleh rata-rata penduduk India. Sebagian besar dari mereka mungkiin sudah merasa senang jika seluruh kebutuhan pokok telali dapat dipenuhi. 

Kemampuan pendapatan per kapita dalam mengukur tingkat kesejahteraan negara dan sebagai indikator standar kehidupan negara, menjadikannya sebagai salah satu alat analisa ekonomi bagi pemerintah maupun organisasi-organisasi ekonomi untuk mengambil berbagai kebijakan ekonomi. Secara ringkas, beberapa manfaat penghitungan pendapatan per kapita adalah sebagai berikut. 

  • Mengetahui perbandingan kesejahteraan masyarakat suatu negara dari tahun ke tahun.
  • Mengetahui data-data perbandingan tingkat kesejahtenaan penduduk suatu negara dengan negara lain.
  • Pedoman evaluasi kebijakan dalam bidang ekonomi.
  • Bahan perencanaan pembangunan di masa yang akan datang.
  • Membandingkan standar hidup beberapa negara dalam kelompok rendah, menengah, dan tinggi. 



Daftar Pustaka: PT. Phibeta Aneka Gama