Jenis dan Ciri Tumbuhan Monokotil dan Dikotil

A. Tumbuhan Berkeping Satu (Monokotil)
Jumlah tumbuhan monokotil yang telah dikenal sekitar 50.000 spesies. Ciri utama kelompok tumbuhan monokotil adalah mempunyai biji dengan lembaga yang memiliki satu daun lembaga seperti terlihat pada Gambar 5.27. Ciri-ciri tumbuhan monokotil adalah
  • mempunyai susunan akar serabut,
  • ruas-ruas batang kelihatan nyata,
  • daun berupih dengan letak berseling atau merupakan roset,
  • pertulangan daun sejajar atau melengkung,
  • bagian-bagian bunga umumnya berjumlah 3 atau kelipatannya, dan
  • tidak mempunyai kambium.
Susunan tubuh tumbuhan monokotil lebih sederhana dibanding dengan tumbuhan dikotil. Banyak jenis tumbuhan monokotil menjadi makanan pokok bagi kehidupan manusia. Berikut ini diuraikan beberapa suku (familia) yang tergolong ke dalam kelompok tumbuhan monokotil. 

1. Suku Rumput-rumputan (Gramineae)
  • daun berbentuk pita
  • tulang daun sejajar
  • daun melekat pada ruas batang
  • batang padat atau berongga
  • berakar serabut
  • bunga berbentuk bulir

2. Suku Pinang-pinangan (Palmae)
  • berupa pohon atau tanaman memanjat
  • umumnya tidak bercabang
  • daun menyirip
  • pelepah daun melebar
  • berumah satu

Selain Gramineae dan Palmae, tumbuhan monokotil juga mencakup suku pisang-pisangan (Musaceae), suku jahe-jahean (Zingiberaceae), dan suku anggrek-anggrekan (Orchidaceae). 

B. Tumbuhan Berkeping Dua (Dikotil)
Jumlah tumbuhan dikotil yang telah dikenal sekitar 200.000 spesies. Ciri utama kelompok tumbuhan dikotil adalah mempunyai biji dengan lembaga yang memiliki dua daun lembaga.
Ciri-ciri tumbuhan dikotil adalah
  • mempunyai susunan akar tunggang;
  • batang kebanyakan bercabang dan ruas-ruas batang tidak jelas;
  • daun pada batang atau cabang dengan letak tersebar, berhadap-hadapan, atau berkarang;
  • pertulangan daun menyirip atau menjari;
  • bagian bunga berjumlah 2, 4, 5, atau kelipatannya, serta
  • memiliki kambium dan berkas pembuluh.

Tubuh tumbuhan dikotil ada yang berupa semak, perdu, atau pohon. Cara tumbuhnya pun ada yang tegak berdiri, merambat, atau menempel pada tumbuhan lain. Berikut diuraikan beberapa suku (familia) yang tergolong ke dalam kelompok tumbuhan dikotil. 

1. Suku Jarak-jarakan (Euphorbiaceae)
  • batang bergetah
  • tulang daun menjari
  • buah beruang tiga, masing-masing ruangterdapat satu biji

Jenis dan Ciri Tumbuhan Monokotil dan Dikotil

2. Suku Polong-polongan (Leguminosae)

Ciri-ciri tumbuhan suku polong-polongan adalah
  • tubuh tumbuha'n berupa herba, semak, atau pohon;
  • buah polong yang dapat dimakan karena kaya akan protein nabati; dan
  • mempunyai bintil akar yang mengandung bakteri Rhizobium sp. sehingga dapat mengikat nitrogen dari udara bebas yang menyebabkan tanah bekas ditanami tanaman polong-polongan menjadi subur. 

Tumbuhan polong-polongan dibagi menjadi tiga subfamili, yaitu petai-petaian (Mimosoideae), johar-joharan (Caesal-piniaceae), dan kacang-kacangan (Papilionoideae). Suku kacang-kacangan sering disebut tumbuhan berbunga kupu-kupu karena berbentuk seperti kupu-kupu. Mahkota bunga terdiri atas lima helai, yaitu
  • bendera yang berjumlah satu helai berukuran besar;
  • sayap yang berjumlah dua helai terletak di sebelah kanan dan kiri; serta
  • lunas yang berjumlah dua helai terletak di bawah saling melekat.

3. Suku Terung-terungan (Solanaceae)
  • bunga berbentuk bintang atau terompet
  • kelopak dan mahkota berjumlah masing-masing lima helai dan saling berlekatan
  • buahnya berupa buah buni dan kotak
  • bakal buah beruang dua dan menumpang di atas dasar bunga



Daftar Pustaka: Yudhistira