Jenis-Jenis Hewan (Fauna) di Indonesia

Di Indonesia hidup berbagai jenis hewan. Di bawah ini dijelaskan beberapa jenis hewan yang ada di sekitar kita:
 
a. Hewan ternak adalah hewan yang daging, telur, atau susunya diambil untuk keperluan manusia. Jenis hewan ternak antara lain ayam, kerbau, sapi, kelinci, dan kambing.

b. Hewan buas adalah hewan yang umumnya mempunyai taring, seperti harimau dan singa. Makanan utama hewan ini adalah daging.
 
c. Hewan melata adalah hewan yang berjalan merayap, seperti ular, kadal, buaya, dan komodo. Ular dan komodo termasuk hewan berbisa yang mematikan.
 
d. Hewan mamalia adalah hewan menyusui. Hewan ini banyak hidup di lingkungan kita, seperti kambing, kerbau, sapi, dan simpanse.
 
e. Hewan unggas adalah jenis hewan yang termasuk kelompok burung. Jenis hewan yang termasuk kelompok burung, antara lain burung nuri, perkutut, beo, jalak, gelatik, parkit, dan cenderawasih.
 
f. Hewan langka adalah hewan yang jumlahnya tinggal sedikit atau terbatas dan dilindungi oleh undang-undang. Contoh hewan langka adalah kancil, burung beo, ikan pesut, dan lumba-lumba. Semua hewan langka pada umumnya dipelihara dan dilindungi di dalam hutan suaka margasatwa.

Seorang ilmuwan dari negara Inggris bernama Alfred Russel Wallace membagi tumbuhan dan hewan di Indonesia menjadi tiga bagian.
 
a. Hewan dan tumbuhan yang terdapat di bagian barat Indonesia, yaitu meliputi wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Madura, dan Kalimantan. 
  • Contoh hewan di wilayah ini adalah badak jawa, badak sumatra, banteng, beruang madu, gajah, harimau, kancil, kukang, lumba-lumba, pesut, orang utan, tapir, burung beo, dan macan tutul.
  • Contoh tumbuhan di wilayah ini adalah pinus, kesambi, kayu ulin, kenanga, meranti, rotan, damar, jati, beringin, raflesia, dan dadap.

b. Hewan dan tumbuhan yang terdapat di bagian tengah Indonesia, meliputi wilayah Sulawesi, NTB, NTT, Maluku Tengah, dan Maluku Tenggara.
  • Contoh hewan di wilayah ini adalah anoa, biawak, kambing, kerbau liar, komodo, kucing, kuda liar, burung nuri, dan burung maleo.
  • Contoh tumbuhan di wilayah ini adalah lontar, cendana, jati, kayu besi, anggrek hutan, dan gaharu.

c. Hewan dan tumbuhan di bagian timur Indonesia meliputi wilayah Papua dan Maluku Utara.
  • Contoh hewan di wilayah ini adalah buaya, kanguru, cenderawasih, burung kakaktua, kuskus, ikan peyang, dan rusa.
  • Contoh tumbuhan di wilayah ini adalah damar, kayu hitam, anggrek larat, rotan, dan sagu. 

Pendapat Alfred Russel Wallace tersebut didasarkan pada posisi wilayah Indonesia yang berada di antara dua benua, yaitu Benua Asia dan Australia. Posisi wilayaii. seperti ini telah mengakibatkan tumbuhnya beragam flora dan fauna tipe Asia, tipe peralihan, dan tipe Australia.

Jenis-Jenis Hewan (Fauna) di Indonesia

Kesimpulan dari hasil penelitian Alfred Russel Wallace adalah bahwa fauna dan flora di Indonesia bagian timur berlainan dengan di Indonesia bagian barat. Garis batas yang memisahkan wilayah tipe Asia dengan tipe peralihan disebut garis batas Wallace. Garis Wallace membentang dari selat Lombok terus ke Selat Makassar dan Filipina Selatan. Garis batas yang memisahkan wilayah tipe peralihan dengan wilayah tipe Australia disebut garis batas Weber.

Wilayah Indonesia merupakan tempat hidup beberapa hewan langka. Hewan langka ini hidup di taman nasional. Salah satu hewan langka yang dilindungi di Pulau Jawa adalah badak. Badak hanya hidup di Taman Nasional Ujung Kulon, Provinsi Banten. Badak ini disebut dengan badak jawa.

la lebih menyukai tinggal di semak belukar atau hutan sekunder yang lebat. Badak jantan biasanya mengembara sendiri sedangkan yang betina disertai anaknya, mencari makanan berupa tumbuh-tumbuhan berdaun. Badak jantan memberi tanda jalan yang ditempuhnya dengan menyemprotkan air seni pada pohon-pohon dan semak-semak.

Hewan lain yang dilindungi di lndonesia adalah burung maleo. Burung ini hidup di cagar alam Tangkoko, Sulawesi Utara. Burung maleo mempunyai telur dengan ukuran kurang lebih 6 kali lebih besar dari telur ayam. Burung maleo menyimpan telurnya dengan cara ditanam di dalam tanah. 

Setelah dua atau tiga bulan, telur menetas dan anak maleo yang berbulu lengkap keluar dengan jalan memecah kulit telur yang tebal dengan bantuan kakinya yang kuat. Anak maleo itu kemudian menggali jalan keluar ke permukaan tanah. Mereka sudah mampu untuk berdiri sendiri, serta terbang ke dalam hutan. 

Di Pulau Komodo hidup hewan langka yang dilindungi, yaitu komodo. Komodo merupakan kadal raksasa yang hanya hidup di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. Komodo dewasa mempunyai panjang mencapai 3 meter dan berat sekitar 70-90 kilogram. Komodo tampak seperti reptilia yang mengerikan yang merupakan peninggalan dari zaman purbakala.

Di Pulau Papua hidup hewan mamalia yang berkembang biak dengan cara bertelur. Hewan ini adalah nokdiak atau landak iria Nokdiak mempunyai ukuran kira-kira sebesar anjing kecil. Nokdiak mempunyai moncong yang panjan lubang mulutnya sempit. Hewan ini termasuk hewan pemakan serangga, terutama semut dan rayap. Usia nokdiak bisa mencapai 50 tahun.


Daftar Pustaka: Yudhistira