Jenis, Kegunaan dan Proses Pembuatan Benda Pemuas Kebutuhan

Di sini kita memilah benda pemuas kebutuhan menurut bagaimana cara kita menggunakan atau memakainya. Dalam hal ini, benda pemuas kebutuhan dapat diklasifikasikan menjadi sebagai berikut:

A. Jenis Benda Pemuas Kebutuhan


  • Benda Konsumsi.
Benda konsumsi merupakan benda yang dapat langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan, antara lain buah-huahan, baju, roti, sepatu, dan jam tangan. Oleh karena bisa langsung dirasakan manfaatnya, benda konsumsi ini disebut juga sebagai benda siap pakai. 

  • Benda Produksi.
Benda produksi merupakan benda yang digunakan dalam proses produksi. Benda ini disebut juga barang modal. Artinya bonda ini digunakan untuk memproduksi benda lain. Contoh benda produksi adalah mesin.
 

B. Proses Pembuatan Benda Pemuas Kebutuhan


Di sini kita membedakan benda pemuas kebutuhan berdasarkan bagaimana kondisi benda yang bersangkutan dalam proses produksi.
  • Bahan Mentah. 
Bahan mentah adalah barang yang belum diolah atau belum mengalami proses produksi. Dapat dikatakan, bahan mentah merupakan bahan dasar dari suatu benda pemuas kebutuhan nantinya. Bahan mentah ini, dapat berupa hasil hutan (rotan, kayu, damar), hasil pertanian (padi dan palawija), hasil perkebunan (kopi, teh, tembakau), serta dapat pula berupa barang tambang (minyak, batu bara, timah, nikel). 

  • Barang Setengah jadi.
Barang setengah jadi adalah barang yang sudah diproses tetapi belum merupakan barang siap pakai. Barang setengah jadi ini berasal dari bahan mentah yang diproses sampai ke tingkat tertentu. Sebagai contoh, benang untuk indus-tri tekstil, semen untuk produksi tegel, kopra untuk industri minyak goreng, kulit untuk industri sepatu dan tas. 

  • Barang Jadi.
Barang jadi adalah barang olahan produksi yang siap dipakai untuk memenuhi kebutuhan. Sebagai contoh, sepatu, kemeja, buah-buahan dalam kaleng, dan sebagainya.

Jenis, Kegunaan dan Proses Pembuatan Benda Pemuas Kebutuhan

C. Hubungan dengan Benda Lain


Di sini kita membedakan benda pemuas kebutuhan berdasarkan bagaimana peranan benda tersebut terhadap benda lainnya. 
  • Benda Komplementer.
Benda komplementer merupakan benda pemuas kebutuhan yang berdaya guna atau dirasakan manfaatnya jika dipakai bersama dengan benda pemuas kebutuhan yang lain. Atau, jika dipakai bersama-sama dengan benda lain, benda pemuas kebutuhan yang bersangkutan akan memberikan manfaat yang lebih besar. 

Minyak tanah, misalnya, akan kita rasakan kegunaannya bila dipakai bersama dengan kompor. Demikian pula, tinta dengan pena, kopi dengan gula, bensin dengan kendaraan, dan lain-lain.
 
  • Benda substitusi.
Benda substitusi merupakan benda pemuas kebutuhan yang dapat menggantikan peran benda pemuas kebutuhan lainnya. Sebagai contoh, beras dapat diganti dengan jagung, mentega dengan margarin, jasa bis dengan jasa kereta api.




 Daftar Pustaka: PT. Phibeta Aneka Gama