Keadaan Geografis Benua Afrika

1. Batas, Letak, dan Luas Benua Afrika

Istilah Afrika berasal dari kata Aforika, nama dari salah satu suku bangsa asli Chaitago di Tunisia. Oleh bangsa Romawi nama tersebut diubah menjadi Afrika atau Afrikani. Letak Afrika sebelah-menyebelah dengan khatulistiwa, yakni di antara 37° LU dan 35e LS.

Jadi, sebagian besar Afrika terletak di daerah tropik. Pantai Afrika berbentuk pejal (tidak berliku-liku dan tidak banyak teluk). Benua Afrika terletak di sebelah barat daya Benua Asia dan di sebelah selatan Benua Eropa. Luas Benua Afrika + 30,3 juta km2 atau seperlima dari seluruh permukaan daratan bumi. 

Antara Benua Afrika, Asia, dan Eropa terbentuk massa daratan raksasa yang disebut Benua Lama. Benua Afrika memiliki berbagai perbedaan dengan Benua Asia dan Benua Eropa sehingga Benua Afrika sering dikelompokkan ke dalam Benua Selatan. Di bagian timur Benua Afrika terdapat Pulau Madagaskar, Zanzibar, dan Seychelles. Di bagian barat terdapat Kepulauan Sao Tome, Cope Verde, Kepulauan Medeira, dan Kepulauan Kanari. 

2. Iklim 

Afrika merupakan benua terpanas di dunia. Suhu rata-rata di Afrika 30°C Suhu tatinggi 45°C terutama terjadi di daerah Gurun Sahara sebelah utara Sudan. Afrika mernidazi. berbagai macam iklim, yaitu sebagai berikut.
  • Iklim tropis terjadi di Afrika Tengah dan sekitar khatulistiwa.
  • Iklim subtropis terjadi di daerah sekitar Laut Tengah.
  • Iklim daratalim gurun terjadi di Afrika Utara bagian tengah. Di daerah ini jarang turun hujan karena daerahnya berada di daerah bayangan hujan.

Pada bulan Mei—Oktober. di Afrika banyak turun hujan. terutama di daerah sepanjang Teluk Guinea. Hal itu terjadi karena pengaruh angin monsun barat daya. Curah hujan Afrika mencapai 4.000 mm per tahun. 

Daerah Afrika yang terletak di sekitar khatulistiwa beriklim tropis. Oleh karena itu, hujan terjadi sepanjang tahun. Angin pasat tenggara yang bertiup dari Samudra Hindia menyebabkan turunnya hujan di Pantai Tenggara Afrika sehingga daerah tersebut beriklim tropis basah. 

3. Bentang Alam

Dataran Afrika terdiri atas pegunungan tinggi, daerah gurun, lembah, dan daerah depre-si. Bentang alam Benua Afrika adalah sebagai berikut.
 
A. Afrika Selatan

Wilayah Afrika Selatan terletak di sebelah selatan Angola, Kongo, dan Tanganyika. Daerah Afrika Selatan membentang dari Gurun Kalahari hingga Tanjung Pengharapan. Di bagian timur Afrika Selatan membujur dari utara ke selatan Pegunungan Naga dan beberapa lembah yang merupakan daerah aliran Sungai Orange, Sungai Vaal, dan Sungai Limpopo. 

B. Afrika Tengah

Wilayah Afrika Tengah meliputi Sudan, Guinea, Kongo, Niger, Senegal, Gambia, Liberia, Ghana, Togo, Nigeria, Gabon, Angola, dan Zambia. Di Afrika Tengah terdapat Gurun Sahara yang luas (dari sebelah utara khatulistiwa sampai wilayah Sudan, sebelah barat sampai ke Guinea, dan ke timur sampai Pegunungan Abesinia (Etiopia)). 

Di daerah bagian barat Afrika Tengah banyak turun hujan. Afrika Bagian Tengah kering berupa stepa dan sabana, sedangkan bagian timur merupakan pegunungan tinggi dan daerah aliran sungai, yaitu Sungai Nil Putih dan Nil Biru. 

C. Afrika Timur

Wilayah Afrika Timur meliputi Etiopia, Somalia, Kenya, Uganda, Rwanda, Tanzania, Mozambik, dan Malagasi. Dataran tinggi di pedalaman Afrika Timur, antara lain, Dataran Tinggi Abesinia dengan puncak tertingginya Gunung Dasyan (6.402 m). Daerah dataran tinggi itu kering dan banyak dijumpai stepa dan sabana. 

D. Afrika Utara

Daerah Afrika Utara meliputi Mesir, Tunisia, Libia, dan Maroko. Di Afrika Utara terdapat daerah Atlas, yaitu dataran tinggi yang dikelilingi pegunungan. Di bagian te-ngah banyak dijumpai danau air asin. Sepanjang pantai utara terdapat Dataran Rendah Tel yang subur. 

4. Keadaan Penduduk

Pada tahun 1990, jumlah penduduk Benua Afrika ± 615.300.000 jiwa dengan kepadatan pethluduk 25 orang per km2. Penduduk Afrika terdiri atas berbagai ras/suku bangsa. Ras atau SUKU bangsa penduduk Afrika adalah sebagai berikut:

  • Bangsa Negro terdiri atas Negro Sudan,dan Negro Bantu. Negro Sudan mendiami daerah Sudan dan daerah selatan Gurun Sahara. Negro Bantu mendiami daerah Kongo, terimasuk orang Zutu yang mendiami Afrika Selatan. 
  • Bangsa Nesma Sailab yame ampakan gan mayoritas penduduk Benua Afrika.
  • Banngsa Katai (Kerdil) mendiami hutan di Afrika Tengah. 
  • Bangsa Katai itaffli alias ntot (terdapat di bagian barat, Afrika Selatan dengan warna kulit kuning Bushman dengan warna kulit hitam; dan Pygme yang mendiami daerah pedalaman Kong).
  • Bangsa Hamit mendiami Afrika Utara. Di antara mereka masih banyak yang bolop berkelana.
  • Bangsa Melayu mendiami Malagasi, Afrika Timur, dan Afrika Selatan. 
  • Bangsa Boor yang merupakan keturunan bangsa Belanda dan Inggris terutama Afrika Selatan. 
 
Keadaan Geografis Benua Afrika

a. Agama/Bahasa
Di daerah pedalaman penduduk banyak menganut agama tradisional. Agama Kristen dan Katolik banyak dianut oleh penduduk Uganda, Gambia, Guinea, Liberia. dan Tanzania. Agama Islam banyak dianut oleh penduduk Mesir, Aljazair, Libia.. Sudan, dan Somalia. Penduduk Aljazair, Mesir, dan Libia menggunakan bahasa Arab. Bahasa Inggris banyak digunakan oleh bangsa Uganda. Bahasa Perancis banyak digunakan penduduk Zaire. 

b.Perekonomian 

1) Pertanian
Sebagian besar penduduk di Benua Afrika hidup dari sektor pertanian. Hasil pertanian penduduk Benua Afrika, antara lain, karet, kopi, kapas, coklat, tebu, kelapa sawit, tembakau, gandum, dan kurma. 

2) Pertambangan
Barang tambang Afrika, antara lain, intan, emas, krom, mangan, dan tembaga. Penambangan modern di Benua Afrika baru dimulai pada pertengahan abad ke-19. Barang tambang yang lain adalah asbes, kromit, kobalt, bijih besi, dan fosfat. Tambang minyak bumi terdapat di negara Aljazair, Libia, dan Nigeria. 

3) Industri
Sektor industri Afrika berkembang pesat berkat kekayaan minyak bumi dan gas alam beberapa negara. Negara di Benua Afrika yang industrinya telah berkembang adalah di Republik Afrika Selatan dan Mesir.



Daftar Pustaka: PT. Selangkah Maju