Kedudukan Nilai Pancasila dalam Budaya Bangsa

Selain sebagai dasar negara, kedudukan Pancasila adalah sebagai budaya bangsa. Pancasila menjadi budaya bangsa karena sebelum disahkan menjadi dasar negara, nilai-nilainya telah ada dalam kehidupan bangsa Indonesia. 

Bukti nilai-nilai tersebut ada tercantum dalam Prasasti Telaga, Kedukan Bukit, Karang Berahi, Talang Tuo, dan Kota Kapur. Nilai tersebut juga tercantum dalam buku Negara Kertagama karya Mpu Prapanca dan Sutasoma karya Mpu Tantular. 

Pancasila merupakan salah satu kebudayaan bangsa Indonesia yang sangat bernilai. Sesuatu dikatakan bernilai apabila memiliki nilai guna (berguna), berharga (nilai kebenaran), indah (nilai estetis), baik (nilai moral), dan nilai religius (nilai agama).

Kehidupan manusia dalam masyarakat baik sebagai pribadi maupun kelompok selalu berhubungan dengan nilai, moral, dan norma. Nilai merupakan sesuatu yang berharga, yang berasal dari budi manusia. Dalam menghadapi alam sekitarnya manusia membuat sesuatu dengan budi pekertinya. Sesuatu yang diciptakan manusia disebut kebudayaan.

Nilai-nilai Pancasila sebagai budaya bangsa Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Ketuhanan Yang Maha Esa. 

Dalam sila Ketuhanan yang MaharEsa terdapat nilai rohani yang mepgatur hubungan negara dan agama, hubungan manusia dengan Sang Pencipta, serta nilai hak asasi manusia.
 
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.

Dalam sila ini terkandung nilai cinta kasih, nilai kesopanan, membela kebenaran, sopan santun, dan menghormati orang lain.   

Kedudukan Nilai Pancasila dalam Budaya Bangsa
 
3. Persatuan Indonesia.

Dalam sila ini terkandung nilai yang menjunjung tinggi tradisi perjuangan dan kerelaan untuk berkorban serta menjaga kehormatan bangsa dan negara.
 
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan.

Dalam sila ini terkandung nilai agar manusia lndonesia menjunjung tinggi tanggung jawab terhadap keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Selain itu juga tanggung jawab terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan cara menegakkan kebenaran, keadilan, kehidupan yang bebas, adil, dan sejahtera.
 
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Keadilan sosial berarti keadilan yang berlaku dalam masyarakat di segala bidang kehidupan baik jasmani maupun rohani. Nilai-nilai dalam sila ini meliputi keselarasan, keseimbangan antara hak dan kewajiban, serta nilai kedermawanan terhadap sesama.


Daftar Pustaka: Yudhistira