Kiat Perilaku Wirausaha Agar Sukses

Menurut Dadang Suherman dalam makalah yang berjudul Kewirausahaan dan Kemitraan Usaha Agrobisnis (2000: 3) disebutkan kiat-kiat menjadi wirausaha yang berhasil, yaitu:
  • mempunyai emosi untuk membayangkan keb,erhasilan atau takut akan kegagalan;
  • berani menanggung resiko;
  • gigih dan bekerja keras;
  • semangat dan gesit;
  • memerlukan umpan balik;
  • bertanggung jawab;
  • percaya pada diri sendiri;
  • mempunyai pengetahuan yang luas;
  • memiliki kemampuan untuk menghimbau;
  • memiliki kecakapan memimpin;
  • inovatif;
  • memburu keberhasilan. 

Kiat menjadi wirausaha yang berhasil sebaiknya ditunjang karakter wirausahawan supaya dapat mempertahankan usahanya. Di bawah ini merupakan beberapa karakter wirausahawan yang harus dipakai untuk mempertahankan usaha antara lain:
  • jangan mudah berpuas diri;
  • hidup hemat, cermat dan bersahaja;
  • harus meningkatkan kerja keras, tekun dan teliti;
  • selalu mengutamakan kepentingan pelanggan;
  • membuat pelanggan loyal (tidak berpindah);
  • selalu satu langkah di depan para pesaing;
  • tawakal kepada Tuhan;
  • selalu bergerak dinamis dan kearah yang lebih baik.

Oleh karena itu diperlukan suatu tekad yang mantap dan mampu membaca peluang pasar. Contoh tokoh wirausahawan yang sukses dibidangnya seperti Bill Gates, Henry Ford, Ducan Symne, Sosro, Tirto Utomo, Mas Agung. 

Mereka pada awalnya adalah wirausahawan kecil yang kemudian berhasil dalam usahanya berkat tepatnya memilih bidang usaha yang digelutinya. Diantara faktor-faktor yang mendukung keberhasilan wirausahawan tersebut adalah sebagai berikut. 

  • Tipe orang-orang yang ulet dan pekerja keras serta mempunyai tujuan dan dedikasi yang tinggi.
  • Tipe orang-orang yang mempunyai komitmen tinggi untuk mencapai tujuan dan berprestasi bagi perkembangan usahanya.
  • Ada dukungan faktor eksternal berupa permintaan akan barang dan jasa. Agar lebih jelas, di bawah ini dimuat perilaku dan sikap wirausahawan terkenal yang membeberkan rahasia suksesnya.

A. Donald E. Petersen (Presiden Ford Motor Company)

Bekerja sebagai pemain team, bukan perorangan. Pertandingan tidak dimenangkan atau dikalahkan oleh satu orang, melainkan lebih merupakan usaha kelompok. Perlakukanlah orang-orang dengan hormat dan layak. Pekaya kepada kemampuan dasar rnanusia untuk melakukan hal yang terbaik. 

Jangan pernah berkompromi dengan integritas pribadi. Bersedialah untuk memeriksa keputusan-keputusan dengan sederetan nilai kepribadian yaitu kebenaran. Perkayalah orang-orang disekelilingnya, baik bawahan maupun rekan-rekan dan mereka pantas mendapat keuntungan dari pemikiran atau ide-ide. 

B. Jonh Glenn (US. Senator, ex astronout)

 Perjalanan mobil ke dan dari kantor adalah saat-saat dimana saya berjalan sendirian. Di saat itulah saya melakukan pemikiran-pemikiran yang terbaik. Saya merekam dalam tape atau mencatat dalam buku sejumlah besar ide-ide yang akan mengingatkan saya nantinya untuk buah pemikiran atau proyek-proyek tertentu. Saya sukses melakukan hal tersebut untuk bertahun-tahun lamanya. 

C. Dr. Joyce Brothers (Tokoh termashur Amerika)

Sebelum saya pergi tidur malam hari, saya selalu mencatat dalam ingatan saya tentang tiga perkara penting yang harus saya lakukan keesokan harinya. Saya mulai dengan menyelesaikan perkara-perkara ini satu per satu. Tatkala saya selesai melakukan hal-hal ini atau paling tidak melakukan usaha untuk menyelesaikannya. Saya merasa bebas untuk melakukan lainnya dalam seharian itu. Saya mencatat apabila saya gagal melakukan perkara-perkara sepele terlebih dahulu, sehingga perkara-perkara penting malahan tidak keburu untuk ditangani. 

D. Dr. Norman Vincent Peale (Tokoh termashur America)

Ambil satu perkara pada satu waktu, lalu curahkan seluruh perhatian. Jika penyelesaian terhadap suatu masalah tidak berhasil dimunculkan juga maka saya tinggalkan sebentar dengan berjalan-jala atau melakukan pekerjaan fisik lainnya. 

Tatkala itulah ide penyelesaian yang sedang saya cari-cari itu sering muncul di benak saya. Saya telah menasehati para "businessman" yang sibuk dan tegang untuk meninggalkan sejenak pekerjaan dan berjalan-jalan setengah mil jauhnya, saya banyak mendapatkan bukti-bukti yang menarik tentang keberhasilan cara ini dalam penanggulangan masalah-masalah yang rumit". 

E.Allan Bean (Astronout Apollo 12)

Sifat yang sangat penting untuk suatu kesuksesan adalah penanganan suatu angan-angan. Saya sering menanyakan orang-orang yang berangan-angan sebagai berikut: "Apa yang anda lakukan hari ini mendekatkan wujud angan-angan anda? 

Ternyata 85 % di antara mereka tidak melakukan apapun. Mereka merencanakan untuk melakukan minggu depan atau bulan depan, karena mereka semata-mata terlalu sibuk hari ini. Narnun, 85% orang-orang ini sangat boleh jadi tidak akan pernh menyaksikan angan-angan mereka menjadi kenyataan. 

Tanyakan kepada diri sendiri hal yang sama: Apakah yang telah kulakukan hari ini amewujudkan angan-angan saya? Jika jawaban anda hampir pasti akan gagal, kecuali kalau anda mengubah cara ini. 

F. Strom Thurmond (US. Senator)  

Ketika saya membuat suatu keputusan, saya melakukannya dengan sebaik-baiknya yang saya dapat lakukan. Lalu saya tinggal pergi. Karena kecemasan akan keputusan yang dibuat adalah ibarat musuh yang besar. Lebih-lebih tatkala anda tak bisa melaksanakan apa-apa lagi yang melebihi daripada apa yang telah anda lakukan. 

G. Mary Kay Ash (Presiden Mary Kay Cosmetics)

Mereka yang manaiki tangga-tangga sukses tampaknya memiliki unsur-unsur kesamaan yaitu suatu keyakinan yang tidak terguncang dalam dirinya dan dalam segala sesuatu yang sedang diusahakannya. Ketekunan dan determinasi adalah hal-hal pokok. Sukses hanya dapat dicapai oleh orang-orang yang yakin akan apa yang dikerjakannya serta tidak membiarkan hal-hal untuk menyabotnya. 

H. McDonald (Wirausahawan Hambuger)

Pelayanan kepada konsumen: adalah QSCV (Quality, Service, Cleanliness, Value). Apakah tema perjuangan dapat meningkatkan kharisma seorang wirausahawan? jawaban sederhana bahwa tema perjuangan mengajak perusahaan untuk mewujudkan dirinya. 

Kiat Perilaku Wirausaha Agar Sukses

Dengan tema yang kharismatik, orang-orang akan lebih jelas dan mudah disatukan dan diajak untuk sepakat "mendewa-dewakan" tema dan pencetusnya. Jadi cetuskanlah slogan-slogan kerja yang mendorong semangat, etos kerja atau tujuan.perusahaan yang terukur. Canangkan slogan tersebut dengan konsisten. Dukunglah pengembangannya secara berkharisma. Bilamana kamu seorang wirausaha tidak berhasil maka salahkanlah diri kamu sendiri. 

I. Steven Jobs (Wirausahawan Legendaris)

Siapa sebenarnya Steven Jobs,itu? Apakah ia seorang pengusaha besar? Ia adalah wirausahawan Amerika kecil-kecilan. Apakah ia seorang insinyur atau ahli teknik komputer? Bukan juga, ia adalah orang yang menghargai kreditivitas, ia penemu Apple Computer. 

Ia memandang produk kreativitas itu sebagai komoditi yang dapat dijual. Apakah ia seorang yang kaya raya pada awalnya/jelas juga bukan. Ia dengan keberaniannya dan perhitungan dagangannya, berhasil menyakinkan pemilik modaL Seorang ahli pemasaran ulung barangkali? 

Bukan juga. Ia adalah seorang ahli strategi bisnis yang tidak tanggung-tanggung. Melihat latar belakang kesuksesan wirausahawan Stave Jobs, rasanya kita perlu mencoba menengok ke sekeliling kita. Kita yakin bahwa di sekeliling kita banyak produk prototype hasil kreativitas orang lain yang bisa kita pasarkan atau yang kita modifikasikan. 

Bila kita jeli memandang dan memilih, serta mewujudkan konsep ala Steven Jobs, tidak mustahil akan lahir di antara kita seorang wirausahawan legendaris.
 
J. Cindy Adam (Ladies Home Journal)


Saya seorang komandan yang selalu resah dan berpikir sederhana dan dengan bertambahnya usia, ternyata sifat saya itu, bukan semakin menjadi-jadi.




Daftar Pustaka: Yudhistira