Pemanfaatan Permasalahan dan Usaha Pelestarian Kekayaan Alam Dunia

Pemanfaatan Kekayaan Alam - Manusia memiliki kebutuhan yang beraneka ragam. Kebutuhan manusia itu akan terpenuhi jika tersedia sumber daya alam. Sumber daya alam adalah keseluruhan bahan atau materi yang tersedia di alam yang dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya. 

Untuk memanfaatkan sumber daya alam diperlukan sumber daya manusia yang handal yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sumber daya alam dapat diusahakan dan dimanfaatkan secara maksimal. 

A. Permasalahan Sumber Daya Alam


Dalam memanfaatkan sumber daya alam manusia menggunakan berbagai macam teknologi. Kecanggihan teknologi membantu manusia untuk mengolah sumber daya alam sebanyak-banyaknya. Akan tetapi, ha1 itu sering dilakukan secara tidak rasional dan kurang bertanggung jawab. Masalah-masalah yang timbul akibat pemanfaatan sumber daya alam yang tidak bertanggung jawab dapat dijelaskan di bawah ini. 

1) Perusakan Lingkungan dan Kemerosotan Sumber Daya Alam
Perusakan lingkungan adalah tindakan yang menimbulkan perubahan, baik langsung atau tidak langsung. terhadap sifat fisik atau hayati lingkungan. Akibatnya, lingkungan kurang dapat berfungsi lagi untuk menunjang pembangunan selanjutnya. 

Contoh kerusakan lingkungan dan kemerosotan sumber daya alam adalah meluasnya lahan kritis, meluasnya kerusakan hutan, pendangkalan sungai dan waduk, dan peningkatan erosi. 

2) Pencemaran Lingkungan Fisik
Perkembangan teknologi dalam bidang industri selain mampu menciptakan produk-produk yang semakin baik juga menimbulkan masalah. Limbah atau barang-barang yang sulit dihancurkan secara alamiah di samping membahayakan juga mencemari lingkungan fisiik. seperti air. tanah. dan udara. 

Perusakan atau pencemaran itu sifatn a dapat setempat, sektoral, regional, atau bahican global seluruh dunia). 

  • Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya, penggunaan zat pernberantas hama atau pestisida. Pestisida sering merusak biosfer (lingkungan makhluk hidup). Di samping itu, pestisida juga tidak dapat terurai sehingga tertumpuk dalam air dan tanah. 

Penggunaan pupuk secara berlebihan juga dapat menyebabkan tanah menjadi keras dan kering. Hal itu terjadi karena garam dalam pupuk terlalu banyak menyerap air tanah. Untuk mencegah terjadinya pencemaran tanah dapat dilakukan beberapa cara seba-gai berikut: 

1. membuang sampah pada tempatnya;
2. menyediakan dan mengatur tempat pembuangan sampah;
3. mengatur penggunaan pestisida sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. 

  • Pencemaran Udara
Secara garis besar, polusi (pencemaran) udara dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu polusi primer dan polusi sekunder. Polusi primer terjadi jika limbah langsung mengakibatkan efek negatif bagi kehidupan manusia. Polusi sekunder terjadi sebagai suatu reaksi antara zat-zat yang dilakukan oleh suatu sumber polusi dengan zat lain di udara dan membentuk senyawa baru yang berbahaya. 

  • Pencemaran Air
Air memegang peranlan penting bagi kehidupan makhluk hidup. Perairan yang ada di bumi ini meliputi samudra, laut, selat, teluk, dan perairan di daratan. Bagai manakah perairan tersebut dapat terganggu kelestariannya oleh pencemaran? 

Salah satu penyebab pencemaran air adalah limbah yang mengandung zat kimia seperti pestisida, herbisida, dan insektisida. Limbah tersebut dapat berasal dari pabrik atau rumah tangga. Untuk mencegah pencemaran air, antara lain, dilakukan pengaturan pembuangan zat-zat kimia, baik dari limbah pabrik maupun limbah rumah tangga.
 
  • Pencemaran
Suara Pencemaran suara diakibatkan oleh suara-suara mesin pabrik, mesin kendaraan, atau suara-suara lainnya. Pencemaran suara pun dapat mengganggu lingkungan, khususnya lingkungan permukiman penduduk. Pencemaran suara dapat dikurangi dengan cara mengatur lokasi pabrik-pabrik dan tata kota industri secara baik. 

B. Pelestarian Kekayaan Alam Dunia


Antara makhluk hidup dan lingkungan fisik terjadi proses interaksi, saling mempengaruhi dan saling bergantung. Di antara makhluk hidup tersebut manusialah yang paling besar pengaruhnya terhadap lingkungan. 

Perubahan lingkungan hidup oleh manusia mempunyai pengaruh positif dan negatif. Pengaruh positif dapat dirasakan bila perubahan itu mendatangkan keuntungan sebagi kehidupan. Sebaliknya, bila perubahanritu mendatangkan malapetaka bagi lingkungan hidup pada umumnya, perubahan itu berpengaruh negatif. 

Faktor manusia sangat menentukan terciptanya keseimbangan dan keselarasan antara manusia dan lingkungannya. 

Mengingat keterbatasan dan tidak meratanya sumber daya alam, penggunaan sumber daya alam perlu dilakukan dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
  • hendaknya diusahakan teknologi maju untuk mengolah sumber daya alam beserta pelestariannya;
  • hendaknya diusahakan agar tidak terjadi pencemaran terhadap sumber daya alam;
  • hendaknya dilakukan peremajaan tanaman dan reboisasi;
  • hendaknya dilakukan efisiensi penggunaan sumber daya alam sehingga terhindar dari pemborosan. 
Arktik merupakan wilayah kutub di belahan bumi utara. Antartik adalah nama daratan yang berpusat asimetris di Kutub Selatan dan merupakan tempat yang paling dingin dan tandus di permukaan bumi. Kedua kutub bumi tersebut fungsi sebagai "pendingin" untuk memelihara keseimbangan panas bumi. 

Pemanfaatan Permasalahan dan Usaha Pelestarian Kekayaan Alam Dunia

Jika hamparan es di kedua kutub itu mencair, permukaan air laut akan naik menggenangi daratan dan menimbulkan bencana bagi kehidupan di muka bumi. Oleh karena itu, yang perlu diusahakan adalah mencegah naiknya suhu di kedua kutub tersebut agar hamparan es tidak mencair. 

Dewasa ini sedang terjadi peristiwa yang mengancam kelestarian kehidupan di bumi, di antaranya, adalah peristiwa menipisnya lapisan ozon. Menipisnya lapisan ozon disebabkan oleh naiknya suhu bumi di sekitar kutub. 

Lapisan ozon yang terletak di antara lapisan stratosfer dan mesosfer itu sangat berguna untuk mencegah terjadinya radiasi sinar ultraviolet terithelap bumi secara berlebihan. Radiasi sinar ultraviolet yang berlebihan dapat menyebabkan penyakit kanker kulit dan menaikkan suhu di permukaan bumi, termasuk suhu di wilayah kutub. 

Sejak tahun 1991, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) melaporkan bahwa lapisan ozon di atas Antartik telah berlubang dan menipis. Lapisan ozon di atmosfer belahan bumi bagian selatan juga demikian keadaannya. 

Menurut para ahli, kerusakan ozon diduga akibat adanya konsentrasi tinggi bahan kimia Khlor Monoksida (C10) di atas Amerika Utara, Eropa, dan Asia. Khlor Monoksida banyak terlepas ke udara akibat penggunaan bahan kimia industri yang disebut Chlorofluorokarbon (C1FC). 

Jenis atom itu mampu menyerobot satu atom oksigen dari ozon (03) sehingga terbentuk Khlor Monoksida. Khlor Monoksida banyak digunakan oleh industri alat pendingin, seperti kulkas dan AC. Jika lapisan ozon dibiarkan menipis, kelestarian kehidupan di muka bumi akan terancam. 




Daftar Pustaka: PT. Selangkah Maju