Pengertian Ciri dan Klasifikasi Tumbuhan Biji

Di antara sekian banyak jenis tumbuhan yang ada di dunia ini, tumbuhan biji Spermatophyta merupakan jenis tumbuhan yang memiliki tingkat perkembangan paling tinggi sehingga jumlahnya sangat banyak dan mendominasi seluruh jenis tumbuhan yang ada. 

Untuk mempertahankan jenisnya dari bahaya kepunahan, tumbuhan tersebut menghasilkan biji sebagai alat perkembangbiakannya. Biji terbentuk di dalam bakal biji yang terdapat pada bagian bunga. Tumbuhan biji memiliki bunga sehingga sering disebut Anthophyta. 

Jika dilihat dari alat perkawinannya yang tampak jelas dan mudah diamati, maka tumbuhan biji disebut pula dengan Phanerogamae. Jenis tumbuhan lain yang alat perkawinannya tersembunyi dinamakan dengan Cryptogamae. 

Sesuai dengan kedudukannya sebagai jenis tumbuhan yang paling sempurna tingkat perkembangannya, tumbuhan biji memiliki alat tubuh yang sempurna pula. Alat tubuh tersebut terdiri atas akar, batang, dan daun yang sudah dapat dibedakan dengan jelas dan berfungsi sesuai dengan tugas masing-masing. 

Pada umumnya, biji yang dihasilkan terdapat pada bagian bunga yang secara berkala mengalami proses pembentukan biji. Berdasarkan letak bijinya, tumbuhan biji dapat dibedakan menjadi dua kelas, yaitu tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan biji tertutup (Angiospermae). 

  • Tumbuhan Biji Terbuka (Gymnospermae)
Tumbuhan biji terbuka adalah tumbuhan yang bijinya tidak tertutup oleh daun buah sehingga terlihat dari luar. Pada umumnya, tumbuhan biji terbuka mempunyai runjung yang merupakan kumpulan dari daun buah. Secara umum, runjung disebut dengan strobilus yang berfungsi sebagai alat perkembangbiakan. Bagaimanakah ciri tumbuhan biji terbuka? 

Tumbuhan biji terbuka tidak pernah menggugurkan daunnya sehingga daunnya tampak selalu hijau segar (ever green). Sebagian besar tumbuhan biji terbuka berbentuk pohon dan sebagian lain berbentuk semak. Dari sekian banyak tumbuhan biji terbuka, ada yang dapat mencapai tinggi 100 m, misalnya kayu sepang (Sequoiadendron giganteum) yang berasal dari Amerika Serikat. 

Jika diamati lebih saksama, maka bentuk daun tumbuhan biji terbuka sangat beraneka ragam. Ada yang lebar dan tunggal seperti daun melinjo, ada yang majemuk seperti daun pakis haji, dan ada pula yang berbentuk jarum seperti daun pinus atau cemara gunung. 

Untuk mempertahankan kelestarian jenisnya, tumbuhan biji terbuka berkembang biak secara generatif dengan melibatkan sel kelamin jantan dan betina. Sel kelamin jantan (sel spermatozoid) dihasilkan oleh strobilus jantan, sedangkan sel kelamin betina (sel telur/ovum) dihasilkan oleh strobilus betina.

Pada beberapa jenis tumbuhan biji terbuka, str obilus jantan dan betina terdapat pada satu pohon (berumah satu), misalnya melinjo (Gnetum gnemon) dan beberapa jenis lainnya pada pohon yang berlainan (berumah dua), misalnya pakis haji (Cycas rumphii) dan cemaragunung (Pinus merkusii). Proses penyerbukan dapat berlangsung dengan bantuan angin. Secara umum, sistem perakaran tumbuhan biji terbuka adalah akar tunggang. 

Pengertian Ciri dan Klasifikasi Tumbuhan Biji

Berdasarkan ciri khasnya, tumbuhan biji terbuka dapat dibedakan menjadi tiga suku (familia), yaitu Cycadinae, contohnya pakis haji (Cycas rumphii); Gnetinae, contohnya melinjo (Gnetum gnemon); dan Coniferae, contohnya pinus (Pinus merkusii) dan damar (Agathis damara). 

  • Tumbuhan Biji Tertutup (Angiospermae)
Tumbuhan biji tertutup mempunyai biji yang terbungkus oleh daun buah meliputi tumbuhan berkeping satu (monokotil) dan tumbuhan berkeping dua (dikotil). Bagaimanakah ciri-ciri tumbuhan biji tertutup? Ciri khas tumbuhan biji tertutup adalah letak biji yang berada di dalam daging buah. 

Tumbuhan biji tertutup merupakan tumbuhan berbunga sejati. Benang sari merupakan alat perkembangbiakan jantan, sedangkan putik merupakan alatperkembangbiakan betina. Pada putik terdapat bakal buah yang di dalamnya terdapat bakal Bakal biji merupakan ciri. utama tumbuhan biji tertutup. 

Sekitar 250.000 spesies tumbuhan berbiji yang telah dikenal berupa semak, perdu, atau pohon. Tumbuhan biji tertutup hampir ditemukan di setiap habitat. Tumbuhan biji tertutup memiliki biji yang tersimpan dalam ruang bakal biji. 

Di dalam biji terdapat lembaga (embrio) dan daun lembaga (kotiledon) sebagai tempat cadangan makanan. Berdasarkan jumlah daun lembaga, tumbuhan biji tertutup dikelompokkan menjadi dua subkelas,yaitu tumbuhan biji tunggal (monokotil) dan tumbuhan biji belah (dikotil).



Daftar Pustaka: Yudhistira