Pengertian dan Jenis Danau

Definisi Pengertian Danau adalah bagian cekungan daratan di permukaan bumi yang terisi air. Terjadinya cekungan bisa disebabkan oleh proses alam. Cekungan karena proses alam terjadi karena tenaga tektonik, vulkanik, dan vulkano tektonik.

Proses tersebut menyebabkan terjadinya danau alami. Sumber air danau berasal dari es atau salju, hujan, sungai, dan air tanah. Contoh danau yang sumber airnya berasal dari gletser yang mencair adalah danau Ladoga dan danau Onega di wilayah Rusia bagian utara.
 
Danau yang sumber airnya berasal dari air hujan dan air tanah banyak terdapat di Indonesia, seperti danau Poso di Sulawesi Tengah, danau Toba di Sumatera Utara, dan sebagainya. Adapun danau yang sumber airnya berasal dari sungai adalah danau Tempe di Sulawesi Selatan.

Jenis-Jenis Danau

jenisjenis danau berdasarkan penggolongan sebagai berikut:

A. Berdasarkan proses terjadinya
Berdasarkan proses terjadinya danau dapat dibagi menjadi dua, yaitu danau alami dan danau buatan manusia.

1. Danau alami 
Yakni danau yang terjadi karena proses yang bersifat alami. Hal ini dapat dibedakan sebagai berikut:
  • Danau tektonik, yakni danau yang terjadi karena adanya gerakan tektonik yang menimbulkan ce-kungan sebagai akibat dari adanya patahan atau lipatan. Contoh danau Poso di Sulawesi Tengah, danau Tondano di Sulawesi Utara, danau Singkarak, dan danau Maninjau di Sumatera Barat.
  • Danau vulkanik, yakni danau yang terjadi akibat letusan gunung berapi. Bekas letusannya menim-bulkan danaij yang berisi air hujan. Contohnya danau kawah gunung Kelud, danau Kalimutu, danau Batur, dan sebagainya.
  • Danau vulkano tektonik, yakni danau yang terjadi karena gerakan tektonik dan letusan gunung ber-api. Contoh danau Toba di Suma-tera Utara.
  • Danau gletser, yakni danau yang terjadi karena mencairnya gletser di wilayah danau seperti danau Ladoga dan danau Onega di wilayah Rusia bagian utara.
  • Danau dolina, yakni danau yang terjadi akibat pelarutan batu kapur yang disebabkan oleh air hujan. Bentuk dolina seperti corong dan lapisan bawahnya menjadi lapisan kedap air yang berfungsi untuk menampung air. Pada sekeliling danau terdapat gunung-gunung kapur yang berbentuk kerucut.
  • Kumpulan beberapa dolina yang membentuk danau disebut uvala. Contoh danau dolina terdapat di gunung Kidul dan banyak digunakan oleh penduduk sebagai sumber air minum dan MCK pada musim kemarau.
  • Danau meander, yakni danau yang terjadi karena adanya pertemuan meandering sungai sehingga sungai lama menjadi danau yang berbentuk bulan sabit. Danau semacam ini banyak terdapat pada wilayah-wilayah meandering sungai di Kalimantan, seperti anak sungai Barito, anak sungai Kapuas, dan sebagainya. Danau bentukan alam lainnya seperti danau yang terbentuk karena adanya tanggul alam di sungai. 

Pengertian dan Jenis Danau

2. Danau buatan
Danau buatan merupakan danau yang sengaja dibuat oleh manusia untuk keperluan irigasi, air minum, pembangkit tenaga listrik, dan sebagainya. Jenis-jenis danau buatan, yaitu sebagai berikut:

  • Danau bendungan, yakni danau yang dibuat karena manusia mem-bendung sebuah sungai atau cekungan untuk menampung air guna keperluan irigasi, air minum, pembangkit tenaga listrik, dan pariwisata. Contohnya, Waduk Jatiluhur, Waduk Saguling, Waduk Bili-bili (Sulawesi Selatan). Contoh, danau bendungan cekungan adalah Waduk Kelara di Jeneponto Sulawesi Selatan.
  • Danau situ atau embung yakni danau yang terjadi karena manusia menggali permukaan tanah untuk menampung air run-off. Danau semacam ini mempunyai fungsi mencegah banjir, melestarikan air tanah, sumber air minum dan untuk irigasi. Contoh danau situ banyak terdapat di bagian selatan wilayah D KI Jakarta, dari wilayah Sawangan sampai Depok. Tujuannya untuk mencegah banjir dan melestarikan air tanah di wilayah DKI Jakarta. Contoh embung terdapat di Lombok (NTB)
 
B. Berdasarkan aliran airnya 

Berdasarkan aliran airnya, danau dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut:

  • Danau aliran yakni danau yang mendapatkan aliran air dari sebuah sungai, kemudian dari danau tersebut airnya dialirkan ke sungai lain. Contoh, danau Tempe memperoleh air dari sungai Walanae kemudian dari danau Tempe air dialirkan ke sungai Cenranae yang mengalirkan airnya ke teluk Bone, Sulawesi Selatan. 
  • Danau tertutup yakni danau yang memperoleh sumber air dari sungai, akan tetapi tidak mempunyai jalan keluar (outlet). Contoh, danau Aral di wilayah Uzbekistan dan danau Kaspia di wilayah Kazakhstan, Turkrnenistan, dan Iran.


Daftar Pustaka: Bumi Aksara