Pengertian Erosi dan Jenisnya

Pengertian Erosi adalah proses di mana tanah dihancurkan dan kemudian dipindahkan ke tempat lain oleh kekuatan air, angin atau gravitasi (Sarwono Hardjowigeno). Pengertian di atas menunjukkan bahwa proses erosi terjadi karena adanya penghancuran tanah oleh kekuatan-kekuatan, seperti air, angin atau gravitasi. 

Kemudian oleh kekuatan air atau gravitasi, tanah tersebut dipindahkan ke tempat lain yang letalmya lebih rendah. Adapun kekuatan angin akan memindahkannya ke tempat yang lebih rendah atau ke tempat yang lebih tinggi. 

Jenis-Jenis Erosi

Erosi dibedakan atas beberapa jenis, antara lain sebagai berikut:
  • Erosi percikan
Erosi yang disebabkan oleh adanya tetesan air hujan yang memukul permukaan tanah sehingga partikel-partikel tanah bisa terlepas. Curah hujan yang jatuh ke permukaan tanah bisa melempar partikel tanah sampai ketinggian 1 m ke udara. Di daerah lereng, tanah yang terlempar tersebut jatuh ke lokasi di bawahnya. 

  • Pelarutan
Tanah kapur larut dengan air kemudian mengalir melalui celah-celah batu kapur dan akhirnya menuju ke sungai-sungai bawah tanah.

  • Erosi aliran permukaan
Aliran air mempunyai energi dan tenaga untuk mengikis lapisan tanah. Makin miring permukaan tanah makin besar kekuatan untuk mengangkut tanah. Kejadian tersebut dinamakan erosi aliran permukaan. 

  • Erosi aliran di bawah permukaan
Erosi ini terjadi karena adanya aliran air yang terpusat pada terowongan atau saluran-saluran air yang ada di bawah permukaan tanah. Aliran air yang terus-menerus menyebabkan terowongan atau saluran runtuh dan tanahnya terangkut
air. 

Pengertian Erosi dan Jenisnya

  • Erosi alur
Erosi yang terjadi di lereng-lereng gu-nung sehingga membentuk alur-alur. Alur-alur ini kadang terbentuk pada lahan di kaki gunung. Erosi alur ini menye-babkan pengikisan tanah sehingga terjadi endapan di tempat lain. Diperkirakan 87% endapan butir-butir tanah diangkut melalui alur tersebut. 

  • Erosi selokan
Kelanjutan dari erosi alur dengan cara mengikis dasar dan kanan kiri dinding alur yang menyebabkan runtuhnya tanah dan diangkut ke tempat lain.
  • Erosi gravitasi
Erosi yang terjadi karena adanya gerakan massa tanah yang dapat berupa longsoran tanah, runtuhan batu, rayapan tanah, dan aliran lumpur. Longsoran atau rayapan tanah terjadi karena lereng cukup curam, lapisan di bawah permukaan tanah kedap air, dan kejenuhan air dalam tanah. 

  • Erosi angin
Erosi karena butir-butir tanah atau pasir diterbangkan oleh angin. Erosi semacam ini banyak terdapat di pantai-pantai yang berpasir seperti Parangtritis (DI Yo akarta), serta di daerah gurun pasir yang beriklim arid. 

  • Abrasi
Pengikisan pantai yang disebabkan oleh gerakan air laut.

Daftar Pustaka : PT. Bumi Aksara