Pengertian Infrastruktur Politik di Indonesia

Infrastruktur politik adalah lembaga-lembaga politik yang ada dalam masyarakat. Lembaga itu dibentuk dan bergerak di tingkat masyarakat. Infrastruktur politik ini tidak memiliki pengaruh langsung terhadap keputusan politik negara.

Meskipun demikian lembaga ini tetap menjadi faktor yang dapat memengaruhi cara kerja dan kinerja pemerintahan. Lembaga atau badan yang berada di masyarakat sebagai infrastruktur politik mencakup lembaga seperti partai politik, organisasi kemasyarakatan, kelompok kepentingan atau kelompok penekan, dan media massa. 

A. Partai Politik

Partai politik adalah organisasi politik yang dibentuk oleh sekelompok warga negara Republik Indonesia secara sukarela atas dasar persamaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan kepentingan anggota, masyarakat, bangsa, dan negara melalui pemilihan umum.

B. Organisasi Kemasyarakatan

Organisasi kemasyarakatan adalah perkumpulan yang dibentuk oleh sekelompok orang dengan tuj uan tertentu yang umumnya untuk memenuhi kebutuhan di bidang sosial, budaya dan kemasyarakatan. Oleh karena adanya tujuan tertentu dalam bidang tersebut maka organisasi kemasyarakatan amat luas cakupannya. Contoh organisasi petani, kelompok nelayan, organisasi keagamaan, dan lain-lain.

C. Kelompok Kepentingan

Kelompok kepentingan adalah sekelompok orang yang memiliki kesamaan sifat, sikap, kepercayaan dan atau tujuan, yang sepakat mengorganisasikan diri untuk melindungi dan memperjuangkan kepentingan atau tuntutan kelompok itu.

Ciri-ciri dari kelompok kepentingan adalah 
1) merupakan kumpulan orang yang terorgan isir atas nama satu atau lebih kepentingan tertentu yang diperjuangkan;
2) adanya kepentingan yang sama yang menyatukan orang-orang untuk bergabung membentuk satu organisasi dengan nama tertentu,
3) setiap aktivitas kelompok kepentingan selalu bergandengan de-ngan isu publik yang ditujukan untuk mempemgaruhi kebijakan pemerintah;
4) Setiap aktWitas yang dilakukan akan mengatasnamakan masya-rakat mengingat fungsinya sebagai artikulator kepentingan dalam masyarakat;
5) Aktifitas kelompok kepentingan tidak ditujukan untuk mendapat jabatan publik tetapi lebih pada upaya partisipasi politik;
6) Adanya berbagai tipe atau variasi kelompok kepentingan karena tergantung pada karakteristik organisasi dari kelompok kepentingan.
 
D. Media Massa
     
Media massa merupakan sarana komunikasi termasuk orang-orang yang bergerak di bidang media massa. Media massa yang dimaksud meliputi media komunikasi dalam arti luas dan arti sempit.

Media dalam arti sempit adalah media cetak yaitu surat kabar, koran, majalah, tabloid dan buletin-buletin pada kantor berita. Media massa ini seringkali disebut pers. Media dalam arti luas mencakup semua media komunikasi yaitu media cetak, media audio, media audio visual dan media elektronik. Contoh, radio, televisi, film, internet, dan sebagainya. 

Pengertian Infrastruktur Politik di Indonesia

Pers dalam arti media cetak termasuk media komunikasi. Berbeda dengan fungsi yang dilakukan oleh lembaga supra-struktur politik yang melakukan rule making, rule application, dan rule adjusdication maka lembaga infrastruktur politik, melakukan fungsi sebagai berikut:

  • Pendidikan politik, yaitu menanamkan pengetahuan dan kesadaran politik rakyat agar mereka berpartisipasi. Termasuk pendidikan politik ini di dalam melakukan sosialisasi politik dan komunikasi politik.
  • Artikulasi kepentingan, yaitu berperan menyampaikan aspirasi masyarakat sebagai masukan bagi pemerintahan.
  • Agregasi kepentingan, yaitu memadukan berbagai aspirasi yang muncul di masyarakat.
  • Rekruitmen politik, yaitu melakukan pemilihan pemimpin dan calon pemimpin bagi masyarakat.

Bagaimana dengan infrastruktur politik di Indonesia? Lembaga infrdstruktur  politik Indonesia telah banyak bermunculan terutama setelah era reformasi ini. Di era reformasi yang ditandai dengan kebebasan berorganisasi dan berserikat, banyak warga yang membentuk berbagai jenis infrastruktur politik. 

Partai politik sekarang tumbuh pesat, media massa juga bermunculan. Televisi tidak hanya terbatas dengan televisi pemerintah dan televisi swasta tetapi juga telah muncul televisi lokal. Organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat juga tumbuh dengan pesat. Bahkan hampir tiap bidang kehidupan sudah ada LSM yang membidanginya, misal LSM untuk kesehatan. 

Dapatkah kalian memberi contoh lagi lembaga infrastruktur di Indonesia? Dalam kehidupan bernegara antara lembaga infrastruktur politik dan suprastruktur politik saling membutuhkan. Mereka memiliki struktur dan fungsinya sendiri-sendiri. Jalinan kerja dan saling keterkaitan antara lembaga politik dalam suatu negara (infrastruktur dan suprastruktur) ini nantinya akan membentuk suatu sistem politik.


Daftar Pustaka: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri