Pengertian Kompetisi, Predasi dan Simbiosis

Beberapa spesies dapat hidup berdampingan di dalam sebuah komunitas sepanjang mereka memiliki kebutuhan yang berbeda dalam suatu relung ekologi, meskipun relung mereka mungkin saling tumpang tindih. Kehidupan demikian dapat terpenuhi selama kebutuhan hidup terhadap sumber yang sama tersedia dalam jumlah yang berlebihan. Akan tetapi, jika sumber-sumber kebutuhan tersebut dalam keadaan terbatas, hubungan antarspesies akan berubah menjadi suatu bentuk persaingan atau kompetisi. 

Pengertian Kompetisi

Kompetisi adalah bentuk interaksi dua makhluk hidup yang menrakibatkan kedua makhluk hidup tersebut mengalami kerugian. Kebutuhan hidup yang sering diperebutkan tersebut antara lain adalah makanan, tempat berlindung, tempat bersarang, sumber air, dan pasangan untuk kawin. 

Semakin besar tumpang tindih relung ekologinya, kompetisi semakin sering terjadi. Bentuk kompetisi yang terjadi dapat berupa kompetisi intraspesifik, yaitu kompetisi di antara anggota spesies yang sama dan kompetisi interspesifik, yaitu kompetisi di antara anggota yang berbeda spesies. 

Suatu contoh, tikus dan burung pipit sama-sama memakan padi. Jadi, antara burung pipit dengan tikus terjadi kompetisi interspesifik. Selain itu, dapat juga terjadi persaingan antarburung pipit atau antartikus di sawah (kompetisi intraspesifik). Persaingan tersebut terjadi jika persediaan padi pada lahan tersebut mulai berkurang. Persaingan antarindividu dalam spesies penting artinya untuk mengatur populasi spesies tersebut.

Pengertian Predasi

Di dalam sebuah interaksi antarmakhluk hidup, terdapat hubungan satu spesies memakan yang lain. Dalam hal ini, konsumernya disebut predator, sedangkan spesies yang dimakan dikenal sebagai mangsa. Predator (Latin, praeda = mangsa) adalah makhluk hidup yang memperoleh sumber-sumber yang diperlukan dengan memakan makhluk hidup lain. 

Jika yang dimangsa adalah produser, bentuk interaksi tersebut disebut herbivori. Hewan yang memakan produser itu disebut herbivor. Harimau memakan kijang; ular memakan kelinci, tikus, dan katak; capung memakan serangga-serangga yang lain. Dalam hubungan tersebut, harimau, ular, dan capung dikatakan sebagai predator. 

Pengertian Simbiosis

Sebuah hubungan yang dekat di antara dua spesies makhluk hidup yang berbeda disebut simbiosis yang berarti hidup bersama. Interaksi simbiotik meliputi bentuk parasitisme, komensalisme, protokooperasi, dan mutualisme.

  • Pengertian Parasitisme
Parasitisme merupakan bentuk interaksi yang dapat menyebabkan satu pihak mendapat keuntungan, sedangkan pihak yang lain menderita kerugian. Suatu parasit dapat memperoleh makanan atau sumber-sumber yang diperlukan dari tubuh makhluk hidup lain yang disebut inang atau hospes. 

Parasit dapat saja hidup pada permukaan kulit atau di dalam tubuh makhluk hidup yang masih hidup. Bentuk simbiosis ini kadang-kadang dipertimbangkan juga sebagai bentuk predasi. Akan tetapi, korban dari parasitisme biasanya masih dapat melangsungkan kehidupannya, sedangkan pada predasi korbannya selalu dibunuh. 

Pengertian Kompetisi, Predasi dan Simbiosis

Coploh interaksi parasitisme adalah kehidupan benalu pada sebatang pohon, cacing pita pada usus manusia, dan pinjal pada kucing. Selain menggunakan inangnya sebagai sumber nutrisi, beberapa parasit juga menggunakan inang mereka untuk perlindungan bagi predator yang akan memangsanya.

Contohnya, kehidupan ikan mutiara pada mentimun laut. Ikan mutiara (Carapus) dapat hidup dan berkembang biak dengan aman di tempat yang tidak biasanya, yaitu pada anus mentimun laut (Actinopygia).

  • Pengertian Komensalisme
Komensalisme merupakan bentuk interaksi yang menyebabkan satu pihak mendapatkan keuntungan, sedangkan yang lain tidak terpengaruh (tidak diuntungkan maupun dirugikan). Contoh interaksi komensalisme adalah kehidupan ikan remora dengan hiu.

Dalam kehidupannya, ikan remora melekatkan dirinya dengan semacam alat pengisap pada sisi bawah hiu. Dengan posisi seperti itu, ikan remora memperoleh makanan dari potongan-potongan kecil yang berasal dari hiu.

Keuntungan lainnya adalah ikar remora tidak memerlukan banyak energi untuk bergerak karena ikan tersebut melekat pada hiu dan dapat bergerak kemanapur bersama hiu. Sebaliknya, kehadiran ikan remora tidak berpengaruh terhadap hiu. 

  • Pengertian Protokooperasi
Protokooperasi merupakan bentuk interaksi yang dapat mengtssilkan keuntungan secara bersama-sama, kedua pihak makhluk hidup yang terlibat secara lengkap saling bergantung. Contohnya adalah protokooperasi antara jamur dan ganggang dalam bentuk lumut kerak (liken).

Jamur memperoleh makanan yang dihasilkan oleh ganggang, sedangkan ganggang memperoleh habitat, air, dan mineral-mineral yang diabsorpsi oleh jamur. Artinya, jamur dan ganggang dapat memperoleh keuntungan dari cara hidup bersama tersebut. 

Contoh lainnya adalah kehidupan antara burung jalak dan badak. Burung jalak yang hinggap di punggung badak memakan hama (pengisap darah badak). Burung jalak mendapatkan keuntungan memperoleh makanan, kehangatan, dan perlindungan terhadap predatornya, sedangkan badak memperoleh keuntungan dengan terbebasnya dari parasit-parasit. Akan tetapi, perlu kalian ingat bahwa interaksi ini hanya bersifatfakultatifkarena keduanya ampu melangsungkan kehidupanya masing-masing. 

  • Pengertian Mutualisme
Mutualisme berasal dari bahasa (Latin, mutuus=penukaran) merupakan bentuk interaksi yang menyebabkan kedua spesies sama-sama mendapat keuntungan. Berbeda dengan proto-kooperasi, interaksi mutualistik ini sangat penting bagi kelangsungan hidup dan perkembangbiakan kedua spesies yang terlibat. 

Interaksi mutualistik kadang-kadang disebut juga simbiosis obligat. Contohnya adalah pada polinasi atau proses penyerbukan bunga. Pada beberapa bunga, proses penyerbukan dapat berlangsung oleh bantuan beberapa serangga khusus, burung, atau kelelawar. Begitu juga bentuk interaksi antara semut dan tumbuhan Acasia di daerah tropis.

Daftar Pustaka: Yudhistira