Pengertian Kurva Permintaan

Permintaan bawang merah oleh Bu Uci yang telah dicontohkan terdahulu dapat disajikan kembali. Merupakan kurva permintaan. Dari kurva di atas terlihat bahwa kurva permintaan bergerak dari kiri atas (demand curve) ke kanan bawah (mempunyai kemiringan ke bawah). 

Artinya, apabila harga turun, maka jumlah barang dan jasa yang diminta naik. Kita dapat juga mengartikan: apabila harga naik, maka jumlah barang dan jasa yang diminta turun.
Kita telah mengetahui untuk tidak menyamakan pengertian permintaan dengan jumlah barang yang diminta. Kenaikan jumlah bawang merah yang dibeli dari 8 menjadi 10 kg karena harganya turun dari Rp5.200,00 menjadi Rp5.000,00 tidak boleh dinyatakan sebagai kenaikan permintaan, melainkan kenaikan jumlah barang yang diminta. Alasannya, kenaikan tersebut masih berada dalam satu kurva permintaan yang sama. Jadi tidak disebabkan oleh faktor lain selain harga. Pergerakan dari titik D ke E masih dalam kurva yang sama (DD). 

Sebenarnya, jumlah bawang merah yang dibeli Bu Uci bisa saja berubah walaupun harganya tidak berubah. Hal itu terjadi apabila faktor-faktor lain selain harga bawang merah tersebut (misalnya selera, pendapatan, harga bawang yang lain) berubah.

Apabila selera Bu Uci terhadap bawang merah naik (misalnya karena pesanan katering di bulan tertentu meningkat), jumlah bawang merah yang ia beli naik sekalipun harga bawang merah tidak turun. Berikut ini disajikan tabel yang menunjukkan jumlah bawang merah yang diminta oleh Bu Uci pada hari-hari biasa dan pada bulan khusus. 

apabila harga bawang merah Rp5.000,00, jumlah bawang merah yang dibeli Bu Uci pada hari biasa 10 kg, dan pada bulan khusus 15 kg. Artinya, terjadi kenaikan permintaan. Alasannya, kenaikan jumlah bawang merah yang diminta terjadi bukan karena pengaruh harga bawang merah, melainkan karena kenaikan selera. 

Pengertian Kurva Permintaan

Kenaikan jumlah barang yang diminta terjadi di luar kurva permintaan yang lama. Kenaikan permintaan tersebut tampak pada bergesernya kurva permintaan ke kanan: dari DD menjadi D1D1. 

Jumlah barang yang diminta ditunjukkan oleh sumbu mendatar. Tingkat harga ditunjukkan oleh sumbu tegak. Sedangkan permintaan ditunjukkan oleh garis yang miring dari kiri atas ke kanan bawah (kurva permintaan DD). 

Pergeseran kurva permintaan dari DD menjadi D1D1 merupakan kenaikan permintaan. Namun, kenaikan jumlah barang dan jasa yang diminta karena harganya turun tidak boleh dinyatakan sebagai kenaikan permintaan, tetapi merupakan kenaikan jumlah barang yang diminta. Kalian harus tetap ingat: pengertian permintaan harus dibedakan dengan jumlah barang yang diminta.



Daftar Pustaka: Erlangga