Pengertian Organisme Kehidupan dan Strukturnya

Semua organisme tersusun dari sel, mulai dari organisme terkecil seperti bakteri hingga organisme yang besar seperti gajah. Organisme ada yang tersusun dari satu sel yang disebut organisme uniselular. Ada juga organisme yang tersusun dari banyak sel, disebut organisme multiselular. 

Sel-sel tubuh organisme multiselular membentuk jaringan, t.umpulan beberapa jaringan membentuk organ, dan beberapa organ membentuk sistem organ. Marilah kita pelajari tentang organisasi kehidupan berikut ini! 

Dapatkah kamu menjawab apakah persamaan antara semut, pohon kelapa, dan dirimu? Pertanyaan tersebut mungkin merupakan teka-teki bagimu karena seekor insekta yang kecil, :anaman, dan manusia mempunyai sedikit sifat yang sama. Kamu mungkin menjawab bahwa semut, pohon kelapa, dan dirimu adalah makhluk hidup. 

Hal tersebut memang pernyataan vang benar. Akan tetapi, jika kamu mengamatinya dengan cermat dan lebih detail melalui mikroskop, maka jawabanmu akan semakin tepat. Hasil pengamatanmu melalui mikroskop akan mengarahkan jawabnmii, yaitu semua makhluk hidup tersusun dari sel. 

Salah satu persamaan yang penting antara makhluk hidup vang satu dan makhluk hidup yang lain adalah masing-masing dibangun oleh unit terkecil yang disebut sel. Unit tunggal tersebut tidak semuanya terlihat sama dan setiap makhluk hidup mungkin terdiri atas macam dan jumlah sel yang berbeda. Namun demikian, struktur dasar setiap sel adalah sama.
 
Ketika pertama kali mikroskop ditemukan, dunia baru mulai terbuka bagi para ilmuwan. Untuk pertama kali ilmuwan dapat melihat sel tunggal dari organisme multiselular yang tidak dapat jelas terlihat dengan mata biasa. 

Pengertian Organisme Kehidupan dan Strukturnya

Pada tahun 1665, Robert Hooke merupakan orang yang pertama kali menemukan sel. Ia mengamati struktur seperti kotak yang terdapat pada sayatan gabus tutup botol (Gambar 6.1). Kemudian pada tahun 1674 Antonie Van Loeuwenhoek menemukan mikroskop lensa tunggal dengan perbesaran bayangan benda mencapai 270 kali.
 
Pada tahun 1839 di Jerman, Matthias Schleiden dan Thomas Schwann menemukan teori tentang sel. Schleiden menyatakan bahwa semua tumbuhan tersusun dari sel. Pernyataan serupa juga dikemukakan oleh Schwann, ia menyatakan bahwa semua hewan juga tersusun dari sel.
 
Hasil observasi dan simpulan tentang teori sel oleh ilmuwan abad ke-17 oleh Schwann dan Schleiden merupakan ide dasar dari biologi modern.  

Tubuh manusia tersusun dari kumpulan sel yang jumlahnya lebih dari 50 mihar dengan jenis sel sekitar 200 macam. Setiap jenis sel di dalam tubuh mempunyai tugas tertentu. Bentuk sel sangat bervariasi, ada yang seperti kotak, bulat, bahkan ada yang bentuknya tidak beraturan. Seperti halnya bentuk sel, ukuran sel juga bervariasi antara 5 (11,t, = 0,001 mm). 

Bentuk sel saraf memanjang dengan ukuran ada yang mencapai panjang tubuh dan dengan diameter hanya beberapa mikrometer. Sel saraf berfungsi menghantarkan impuls. Sel darah meraF berbentuk bulat pipih dengan lubang di bagian tengahnya. Sel darah merah berfungs mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.




Daftar Pustaka: Yudhistira