Pengertian Pengikisan, Pengangkutan, dan Pengendapan

Dalam kenyataan di alam antara pengikisan dan pengangkutan tidak dapat dipisahkan karena merupakan satu proses yang saling berhubungan. Namun sebelum melangkah lebih jauh alangkah baiknya kita mengetahui dulu mengenai pengertian baik dari pengikisan, pengangkutan maupun pengendapan.

Pengertian Pengikisan

Pengikisan merupakan proses terlepasnya bagian batuan oleh tenaga eksogen dan seringkali disebut erosi, yang dalam proses alam tidak dapat dipisahkan dengan proses pengangkutan. Beberapa proses pengikisan (erosi), yaitu sebagai berikut:
  • Abrasi merupakan pengikisan oleh gelombang air laut yang mengandung pasir.
  • Korosi merupakan pengikisan oleh angin yang mengandung pasir. 
  • Erosi merupakan pengikisan oleh air hujan, sungai, atau sungai bawah tanah.
  • Ekshalasi merupakan proses pengikisan oleh gletser.

Pengertian Pengangkutan

Proses perpindahan material dari satu tempat ke tempat lain oleh tenaga pengangkut dapat berupa air mengalir, pengangkutan oleh air laut, angin, gletser, dan longsor.

  • Air mengalir Air yang mengalir dapat berupa air sungai atau sungai bawah tanah yang dapat memindahkan material dari satu tempat ke tempat lain. Proses perpindahannya itu bisa dilarutkan dalam pori-pori air sehingga air menjadi keruh, diapungkan, ataupun didorong, tergantung dari berat jenis material yang diangkut.
  • Pengangkutan oleh air laut Meterial hasil abrasi diangkut ke pantai yang lebih tenang sehingga terjadi pengendapan dan membentuk bentangan baru, seperti bukit pasir, relung, dan tombolo.
  • Angin Daya angkut angin sangat intensif bergerak di gurun sehingga dapat me-ngembusican pasir, debu, dengan jarak yang jauh sehingga membentuk tanah loss.
  • Gletser Mengangkut material hasil pengikisannya ke tempat yang lebih rendah dengan membentuk sedimen yang disebut moren.
  • Longsor Longsor merupakan perpindahan massa tanah atau batuan pada lereng minng karena gaya gravitasi dan air berfungsi sebagai peluncur dan penambah beban. Oleh karena itu pada daerah perbukitan, longsor banyak terjadi pada waktu musim penghujan. 
 

Pengertian Pengendapan (Sedimentation)

Sedimentasi terjadi karena adanya pengurangan kecepatan tenaga dan media pengangkut sehingga material yang diangkut mengendap di suatu tempat. Bentuk sedimentasi, antara lain sebagai berikut:

Pengertian Pengikisan, Pengangkutan, dan Pengendapan

 
Sedimen Marin 
Sedimen marin meliputi sebagai berikut:
  • Sand dunes merupakan tanggul pasir pantai yang terbentuk karena pengangkutan pasir oleh angin yang membentuk endapan.
  • Bar merupakan pematang yang lurus di pinggir pantai. 
  • Tombolo merupakan tanah sempit yang merupakan hasil sedimentasi pasir pantai dan menghubungkan pulau dengan daratan. Contohnya adalah Tombolo Pantai Pangandaran (jawa Barat). 
  • Gosong merupakan timbunan hasil abrasi di tepi pantai. 

Sedimen Sungai
Sedimen sungai meliputi sebagai berikut.
  • Delta merupakan hasil sedimentasi aliran sungai di daerah muara
  • Flood plain disebut juga dengan dataran banjir 
  • Kipas aluvial merupakan hasil penumpukan material hasil pengangkutan oleh aliran sungai yang terjadi di tempat yang lebih rendah. 
  • Sand split adalah hasil sedimentasi aliran sungai di pinggir pantai yang membentuk tanggul pantai menjadi lurus.

Sedimen Aeolis 
Sedimen Aeolis merupakan hasil endapan angin dan bentuk tumpukan pasir halus disekitar gurun.

Sendimen Glester
Sendimen glister (moren)merupakan hasil endapan glister yang di endapkan di daerah yang lebih rendah.

 Daftar Pustaka : PT. Bumi Aksara