Perkumpulan-Perkumpulan Berdasarkan Kedaerahan

Organisasi sosial politik yang berkembang pada masa Pergerakan Nasional Indonesia ada pula yang masih bersifat kedaerahan. 

a. Pasundan 
Organisasi Pasundan berdiri pada bulan September 1914 di Batavia. Perkumpulan ini didirikan karena rasa kurang puas terhadap Budi Utomo. Pasundan pada awalnya banyak bergerak di bidang sosial budaya, tetapi lama kelamaan perkumpulan itu juga bergerak di bidang politik. 

b. Sarekat Sumatera 
Perkumpulan Sarekat Sumatera didirikan oleh orang-orang Sumatera yang berada di Batavia pada tahun 1918. Aktivitas perkumpulan Sarekat Sumatera diarahkan pada bidang politik dan ekonomi. Tujuan aktivitasnya dalam bidang ekonomi adalah agar rakyat Sumatera bisa mandiri memenuhi kebutuhan hidupnya.

c. Organisasi Orang-Orang dari Ambon 
Sarekat Ambon didirikan pada tanggal 9 Mei 1920 oleh A.S. Patty di Semarang sebagai suatu partai politik di Indonesia. Sebelum didirikan Sarekat Ambon, sebenarnya telah terdapat banyak perkumpulan yang didirikan oleh orang-orang Ambon. Perkumpulan itu, antara lain sebagai berikut. 

1. Wilhelmina didirikan di Magelang tanggal 1 September 1908. 

2. Perkumpulan Ambonsch Studiefonds berdiri tahun 1909. 

3. Ambon's Bond berdiri tahun 1911 di Amboina. 

4. Mens Muria berdiri di Semarang tahun 1913. 

5. Sou Maluku Ambon didirikan di Ambon.
Meskipun semua anggotanya adalah pemeluk agama Kristen, Sarekat Ambon berpendirian netral terhadap agama. 


d. Organisasi Orang-Orang dari Minahasa 
Pada bulan Agustus 1912, para pemimpin masyarakat Minahasa mendirikan Rukun Minahasa di Semarang. Tujuan pendirian organisasi itu adalah mencapai derajat hidup yang layak bagi rakyat Minahasa. Anggota rukun Minahasa terdiri atas orang-orang Manado. Rukun Minahasa juga sudah menggabungkan diri dengan PPPKI dan bersikap kooperatif terhadap pemerintah kolonial Belanda. 

e. Kaum Betawi Kaum 
Betawi didirikan pada tanggal 1 Januari 1923. Tujuan pendirian Kaum Betawi adalah memajukan pengajaran, perdagangan, kerajinan, dan penjagaan kesehatan untuk orang-orang Betawi khususnya dan orang bumiputra pada umumnya. Sikapnya terhadap pemerintah kolonial adalah kooperatif. 

f. Organisasi Orang-Orang dari Madura 
Perkumpulan orang-orang dari Madura didirikan di Surabaya pada bulan Januari 1920. Tujuannya adalah mencapai kemajuan di bidang ekonomi, sosial, dan budaya. Anggota perkumpulan Madura di Surabaya sangat sedikit karena organisasi itu tidak mencampuri urusan politik. 

g. Perkumpulan Orang-Orang dari Timor 
Perkumpulan orang-orang dari Timor didirikan di Makassar pada bulan September 1921 dengan nama Timor Verbond (Perhimpunan Timor) oleh J.W. Ammolio. Tujuannya adalah mendukung anggota dan mempertinggi keadaan golongan Timor dalam bidang kebudayaan, ekonomi, dan sosial. Selain terbentuk Timor Verbond, didirikan juga Sarekat Timor pada bulan Desember 1924.

Daftar Pustaka : Tiga Serangkai Pustaka Mandiri