Permasalahan Ekonomi Mikro Dan Makro

UD 1945 Pasal 33 menjelaskan kepada kita bahwa pemerintak Indonesia memiliki andil dalam mengatur perekonomian masyarakat Indonesia. Pemerintah memiliki kekuasaan untuk menata p,er-ekonomian Indonesia. Barang dan jasa yang merupakan hajat hidup orang banyak, dikuasai dan produksinya diatur oleh pemerintah. 

Apa vang terjadi apabila barang dan jasa tersebut tidak dipegang oleh pemerintah, tetapi dikuasai swasta? Salah satu hal yang mungkin terjadi adalah barang-barang tersebut akan menjadi langka atau mahal di pasar karena ketidakmampuan swasta mengalokasikan sumber daya. 

Atau karena pihak swasta selalu memiliki motivasi maksimisasi profit sehingga pihak swasta akan melalcukan kebijakan harganya, walaupun mahal, guna tercapainya target keuntungan yang ingin diraih. Ini memperlihatkan pada kita bahwa dalam perekonomian, peran pemerintah sangat diperlukan untuk mencapai kesejahteraan negara. 

Pemerintah, dalam upayanya mencapai stabilitas perekonomian negara, banyak menghadapi permasalahan di atas, baik dalam skala kecil ataupun skala luas. Pada bab ini akan dibahas mengenai berbagai permasalahan pemerintah yang sering muncul di negara-negara berkembang dan negara maju. 

Sebelum itu, kita akan membahas terlebih mengenai ekonomi mikro dan ekonomi makro, dari makna hingga cakupan dan permasalahan yang dihadapi pemerintah di dalamnya. Dengan demikian, kita akan mengetahui bahwa permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah untuk mencapai kesejahteraan negara dapat dibagi menjadi dua, yaitu permasalahan dalam konteks ekonomi mikro dan konteks ekonomi makro. 

Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi, raja-raja dan para cerdik-cendekia pada zaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk mengatur da n memecahkan persoalan ekonomi. Semakin banyak ahli kemudian tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi, sehingga timbullah ilmu ekonomi yang berdiri sendiri. Lebih jauh sesuai dengan perkembangan kehidupan ekonomi, ilmu ekonomi pun terus-menerus mengalami perkembangan membentuk cabang-cabang ilmu.

Permasalahan Ekonomi Mikro Dan Makro

Ekonomi deskriptif adalah bagian dari ilmu ekonomi yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah/negara pada suatu masa tertentu. Sebagai contoh, hasil produksi udang di Jawa Timur untuk tahun 2006, ekonomi Indonesia menjelang Pembangunan Jangka Panjang (PJP) II, ekonomi Jepang Pasca Perang Dunia II. 

Ekonomi terapan adalah bagian dari ilmu ekonomi yang membahas penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi. Sebagai contoh, ekonomi perusahaan; ekonomi pertanian; dan ekonomi koperasi. Teori ekonomi adalah ilmu yang menganalisis tentang hubungan antara variabel ekonomi, misalnya seperti pengaruh kenaikan upah tenaga kerja terhadap pola konsumsi mereka. 

Teori ekonomi pada dasarnya dibagi menjadi teori ekonomi mikro dan teori ekonomi makro. Baik teorir ekonomi mikro maupun teori ekonomi makro, kedua-duanya mempelajari masalah-masalah ekonomi, namun permasalahan ekonomi yang dipelajari berbeda dalam sudut pandangnya.



Daftar Pustaka: PT. Phibeta Aneka Gama