Profil Negara Jerman: Keadaan Alam, Budaya, Perekonomian, Penduduk dan Bentuk Pemerintahan

Berdasarkan letak astronomisnya, Jerman terletak di antara 47° LU-55° LU dan di antara 6° BT-15° BT. Luas Jerman + 357.050 km2. Batas wilayah Jerman dapat dijelaskan sebagai beriku:
 
1. Di sebelah utara Jerman berbatasan dengan Denmark dan Laut Utara.
2. Di sebelah timur Jerman berbatasan dengan Ceko dan Polandia.
3. Di sebelah selatan Jerman berbatasan dengan Swiss dan Austria.
4. Di sebelah barat Jerman berbatasan.dengan Negeri Belanda, Beigia. dan Luxemburg.
A. Keadaan Alam

Jika dilihat dari reliefnya, wilayah Jerman dapat dibedakan menjadi tiga bagian seperti di bawah ini.
1) Dataran Rendah di Bagian Utara
Kawasan dataran rendah di bagian utara merupakan daerah endapan kapur dan pasir dari Sungai Ems, Sungai Weser. Sungai Elbe. Sungai Donau, dan Sungai Havel yang bermuara di Laut Utara dan Teluk Baltik berupa pasir dangkal dan teluk-teluk kecil
2) Tanah Tinggi di Bagian
Tengah Kawasan tanah tinggi di bagian tengah merupakan kelompok bukit yang tertutup tanah loss. Wilayahnya terdiri atas Dataran Tinggi Hercynia dengan puncaknya Gunung Brocken. Pegunungan Schwarzwald dengan puncaknya Gunung Feldberg, dan Pegunungan Thuringen. Di kawasan itu mengalir Sungai Rhein, Weser, Elbe, dan Werra.
3) Dataran Tinggi di Bagian Selatan
Kawasan dataran unsirth di bagian selatan meliputi Pegunungan Alpen Bavaria dengan puncak Gliraunz. Zw.r.spitze. dan Dataran Tinggi Bayern. Daerah itu merupakan hulu Sungai Rhein dan Sungai Donau.

B. Budaya

Negara Jerman mempunyai kebudayaan yang tinggi. Negara tersebut banyak memiliki ilmuwan, arsitek, penulis. penyair, artis, dan musikus terkenal dunia. Di samping itu, Jerman memiliki reputasi bagus dalam berbagai cabang olahraga, seperti tenis dan sepakbola. 

C. Perekonomian

Jerman termasuk negara industri besar, namun bidang-bidang lain, seperti pertanian, peternakan, pertambangan, perindustrian, dan perhubungan tetap dikembangkan. 

1. Pertanian
Di Jerman pertanian dilaksanak.an secara intensif dan lebih mengutamakan produksi bahan pangan. Tanah dataran rendah Jerman bagian utara dan sekitar Sungai Salpater sangat subur. Di sebelah selatan tanah itu terdapat tanah loss, Maezel, dan Neckar yang menghasilkan anggur. 

Di Dataran Tinggi Bayern ditanam hop, yaitu bahan untuk membuat minuman bir. Kurang lebih 30% wilayah Jerman berupa hutan. Akan tetapi, Jerman masih harus mengimpor kayu dan kertas selulose dari Swedia, Finlandia, dan Norwegia karena kebutuhan kayu dalam negeri sangat banyak. 

2. Peternakan
Peternakan Jerman sangat maju dan dilaksanakan secara intensif. Binatang ternak yang dipelihara adalah lembu, babi, domba, kuda, dan ayam. Meskipun demikian, Jerman masih mengimpor daging, susu, dan mentega dari Swedia dan Belanda.
3. Pertambangan
Pertambangan timah hitam di Jerman terdapat di Pegunungan Harz dari Pegunungan Eifel. Tambang batu bara terdapat di daerah Sungai Ruhr. Suagai Saar, dan di daerah Acchen. Pertambangan besi terdapat di daerir: mencukupi kebutuhan dalam negeri, Jerman masih mengimpor besi darii Spanyol, dan Aljazair. 

4. Perindustrian
Perindustrian di Jerman sangat maju. Pabrik Krupp di Jerman sangat terkenal karena pabrik tersebut menghasilkan mobil. lokomotif„ dan mesin-mesin. Pabrik alat mesin pertanian terdapat di kota Essen. Soliinzen terkenal dengan industri pisau dan gunting. 

Di Liepzig terdapat industri pembuatan alat optik. Di Wuppertall terdapat pabrik tekstil. Di Hannover terda.pat pabrik gula yang bahannya dari bit gula. Di Chemuitz terdapat industri tekstil dan logam. Di Magdeburg terdapat industri bit gula. Di kota Berlin bag_ian timur terdapat industri kimia, konveksi, dan barang-barang. elektronik. Di Hamberg terdapat galangan kapal dan perakitan kapal laut terbesar. PT Pelni memesan kapal dari daerah itu. 

Profil Negara Jerman: Keadaan Alam, Budaya, Perekonomian, Penduduk dan Bentuk Pemerintahan

5. Perhubungan dan Perdagangan
Jerman merupakan negara dagang terbesar di dunia. Komoditas ekspor Jerman berupa mesin-mesin barang elektronik, mobil, dan bahan kimia. Impor Jerman berupa bahan makanan dan bahan bakar. Jerman memiliki jaringan kereta api dan jalan raya paling panjang. Pelabuhan internasional Jerman adalah Hamburg dan Bremen. 

D. Penduduk

Jerman termasuk negara di Eropa yang berpenduduk padat. Pada tahun 1993 jumiah penduduk Jerman mencapai 81.187.000 jiwa. Pertumbuhan rata-rata penduduk Jerman adalah 0,8% setiap tahun. Kepadatan penduduk rata-rata Jerman 228 orang tiap km2.

Daerah padat di Jerman terutama terdapat di sepanjang Sungai Rhein, Sungai Elbe, Sungai Donau, dan Sungai Weser. Daerah dataran tinggi di Pegunungan Alpen berpen-duduk relatif jarang. Penduduk asli Jerman terdiri atas campuran suku Teutonia, Kelt, dan bangsa Slavia. Bahasa Jerman termasuk rumpun Indo—Eropa. yang dianut oleh penduduk Jerman meliputi Protestan dan Katolik Roma. Jumlah pemeluk Islam dan Yahudi di Jerman relatif kecil.

E. Bentuk Pemerintahan

Setelah Perang Dunia 11 berakhir, Jerman terbagi menjadi dua bagian yakni Jerman Barat dan Jerman Timur. Jerman Barat merupakan republik federal yang diberi nama Bundes Republik Deutschland dan terdiri atas 11 negara bagian dengan ibu kota Bonn.

Kepala negara Jerman Barat dijabat oleh Presiden Federal. Bundestag adalah per-lemen federal. Perdana menteri Jerman disebut kanselir. Jerman Timur (Deutsche Demokratische Republik) berhaluan komunis. Sejak jabatan presiden dihapus tahun 1960, yang menjadi kepala negara adalah Ketua Dewan Negara.

Roda pemerintahan Jerman Timur dijalankan oleh Dewan Menteri, kekuasaan di tangan sekretaris jenderal dan Komite Sentral Partai Persatuan Sosialis. Mulai tahun 1991 Jerman Barat dan Jerman Timur bersatu kembali (setelah tembok pemisah kedua negara diruntuhkan). Jerman Barat dengan Jerman Timur bersatu menjadi Republik Jerman dengan ibu kota Berlin.



Daftar Pustaka: PT. Selangkah Maju