Sejarah dan Latar Belakang Pendudukan Jepang di Indonesia

Pecahnya Perang Dunia II, terutama Perang Pasifik, membawa perubahan di Indonesia. Perubahan itu berupa berakhirnya kekuasaan Belanda dan mulainya kekuasaan Jepang di Indonesia. Selain membawa penderitaan, kehadiran Jepang itu semakin membuka kesempatan bagi Indonesia untuk merdeka.

Latar Belakang Pendudukan Jepang di Indonesia

Pembaharuan besar-besaran yang dilakukan Jepang semasa pemerintah Tenno Meiji. Dengan demikian menempatkan Jepang sebagai negara industri modern yang sejajar dengan bangsa-bangsa Barat. Pembaharuan yang disebut Restorasi Meiji itu membawa akibat perubahan haluan politik Jepang: dari menutup diri terhadap pengaruh asing menjadi imperialis.

Berdasarkan kebijakan imperialis  Hakko-ichi-u, Jepang bermaksud menjadikan Asia sebagai kesatuan wilayah di bawah pimpinannya. Sebagai negeri di kawasan Asia, Indonesia turut menjadi incaran pendudukan Jepang. Untuk mencapai maksudnya itu, Jepang membangun perasaan persaudaraan Asia. Di Indonesia, misalnya, Jepang menyebut diri "saudara tua", mempropagandakan Perang Pasifik sebagai Perang Asia Timur Raya, dan melancarkan Gerakan Tiga A: Jepang Cahaya Asia, Jepang Pelindung Asia, dan Jepang Pemimpin Asia.

Sebagai negara industri dan militer, Jepang amat membutuhkan bahan mentahuntuk industri dan mesin perang. Dengan kekayaan sumber daya alamnya, Indonesia mampu memenuhi kebutuhan Jepang tersebut. Sentimen terhadap imperialisme Barat di kawasan Asia turut memicu Jepang untuk segera menduduki Indonesia yang dikuasai Belanda. Apalagi penyebab sentimen itu adalah Jepang sendiri dengan kemenangannya dalam Perang Rusia-Jepang. Dengan menguasai Asia, termasuk Indonesia, Jepang bermaksud membendung pengaruh imperialisme Barat.

Tujuan Pendudukan Jepang di Indonesia

Menjadikan Indonesia sebagai sumber pemasok bahan-bahan mentah untuk industry dan mesin perang. Saat menverbu Kepul pauan Indonesia, Jepang lebih dahulu mengincar wilavah kaya minyak bumi, seperti Tarakan dan Balik-papan di Kalimantan Timur dan Palembang di Sumatera Selatan.

Sejarah dan Latar Belakang Pendudukan Jepang di Indonesia

Menggalang rakyat  Indonesia untuk  menjadi bagian dari kekuatan membendug gempuran pasuka sekutu, yang identik engan imperialisme Barat. Untuk itu, Jepang memberlakukan kerja paksa romusha dalam rangka membangun kubu-kubu pertahanan dan jaringan kereta api. Jepang juga membina sejumlah penclirduk Indonesia dengan keterampilan militer.

Pemerintahan Jepang di Indonesia

Pada tanggal 8 Maret 1942, Letnan Jenderal Ter Poorten, panglima angkatan perang Hindia Belanda menyerah tanpa syarat kepada pasukan Jepang di bawah pimpinan Letnan Jenderal Imamura. Perjanjian penyerahan berlangsung di Kalijati, Subang, Jawa Barat.

Saat itu menandai awal pendudukan Jepang di Indonesia. Setelah jatuh ke tangan Jepang, Indonesia berada di bawah pemerintahan militer. Pemerintahan militer Jepang di Indonesia terbagi dalam tiga daerah pemerintahan berikut ini.
  • Wilayah Sumatera, di bawah emerintahan angkatan darat  balatentara XXV). Pemerintahan berpusat di Bukittin.
  • Wilayah Jawa, di 1ahapemerintahan an katan darat balatentara XVI Pemerintahan berpusat di Jakarta.
  • Wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku, di bawah pemerintahan angkatan laut (armada II) dengan Pemerintah berpusat di Makassar.

Daftar Pustaka: Erlangga