Aturan Penulisan dan Pengutipan Surat dan Makalah

A. Pemakaian Bagian dari Makalah atau Materi Lain yang Berhak Cipta
Ketika kita menyusun suatu makalah atau buku, mungkin kita perlu mengutip atau memakai berbagai bagian baik teks, gambar, tabel, atau pun foto dari suatu paper yang sudah terbit.

Dalam kasus-kasus demikian, kita harus mendapatkan izin pengutipan dari pemegang hak ciptanya baik itu penerbit maupun pengarangnya sendiri. Berikut penulis berikan contoh dari beberapa surat yang berkaitan dengan hal tersebut.

B. Surat untuk Berbagai Aktivitas Lain yang Menunjang Penelitian 
Hingga Bab 7 penulis telah menjelaskan dan memberikan berbagai contoh surat yang berkaitan secara langsung dengan penelitian yang dikerjakan. Akan tetapi para ilmuwan pun pada suatu saat pasti berhadapan dengan kondisi-kondisi yang tidak mempunyai kaitan langsung dengan penelitian, namun mempunyai arti penting bagi jalannya penelitian itu sendiri.

Memesan kamar hotel guna mengikuti suatu simpo-sium, meminta visa un.tuk keperluan mengikuti suatu seminar internasional, memesan bahan-bahan atau alat-alat untuk penelitian, melontarkan surat keluhan karena pelayanan tidak memuaskan, menulis daftar riwayat hidup, semuanya merupakan aktivitas yang pasti dihadapi oleh para ilmuwan.

Surat-surat yang justru sebagian besar lebih berhubungan dengan dunia bisnis tersebut penulis sajikan pada bab ini. Selain itu, sebagai bagian dari komunitas sosial, para ilmuwan tentu membutuhkan korespondensi yang tidak hanya bersifat saintifik ataupun bisnis, namun untuk berbagai kesempatan yang lebih bersifat pribadi.

Korespondensi dalam bentuk surat ucapan selamat (misalnya untuk pernikahan, kelahiran bayi, dll) maupun surat dukacita misalnya, akan penulis sapkan pada Bab 9. menulis surat lamaran. Surat demikian harus mencakup lima hal: 

Aturan Penulisan dan Pengutipan Surat dan Makalah

1) Menyatakan posisi apa yang anda cari.
2) Menyebutkan bagaimana cara anda mengetahui posisi tersebut
3) Memberikan kualifikasi dan informasi bersifat pribadi lainnya yang dianggap penting.
4) Memberikan satu referensi, mungkin atasan atau guru Anda sebelumnya.
5) Menanyakan hal lain yang perlu anda lakukan sehubungan dengan posisi yang Anda cari, atau meminta untuk diwawancarai.

C. Surat Lamaran (Letters of Application)
 Ketika Anda melamar pekenaan sebagai karyawan di suatu instansi/perusahaan atau melamar menjadi maha siswa di suatu institusi pendidikan, maka anda perlu




Sumber Pustaka: Kesaint Blanc-Anggota IKAPI