Cara Menyusun Bagian Metode dalam Makalah Saintifik

Barangkali di antara semua bagian dari suatu makalah saintifik bagian inilah yang paling mudah kita selesaikan. Para penulis yang sudah berpengalaman biasanya akan memulai penulisan makalah dari bagian ini.

Secara sepintas, bagian ini terspesifikasi bahan-bahan apa dan alat-alat apa yang telah Anda gunakan untuk melakukan eksperimen dan bagaimana cara Anda menggunakannya. Anda mesti menggambarkan metode-metode yang Anda gunakan dengan jelas dan akurat sehingga orang lain bisa mengulangi eksperimen yang Anda lakukan. Jelas, detail-detail prosedur yang penting tidak boleh dihilangkan. 

Bahan-bahan mesti Anda gambarkan dengan spesifik. Misalnya, Anda menyatakan aldehida, aldehida yang mana (apakah asetaldehida, formaldehida, dll). Bagaimana juga dengan tingkat kemurniannya (yang biasanya dinyatakan dengan grade: technical grade, reagent gmde, analytical grade, dst.)

Kondisi-kondisi umum ketika melakukan eksperimen, seperti suhu ruangan eksperimen kelembabannya, atau mungkin juga kondisi gelap, dsb. Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menyusun bagian metode: 

1. Benda mesti ditempatkan sebagai subjek kalimat.
Anda mesti menyatakan "Acetaldehyde was degraded photochemically under the conditions described" bukan "The authors degraded photochemically under the conditions described".

2. Angka dan lambang tidak ditaruh di awal kalimat.
Pernyataan: "50 g of ethylene glycol was added to..." mesti Anda ganti dengan "Fifty grams of ethylene glycol was added to...".
 
Untuk menghindari munculnya angka di awal kalimat, Anda pun bisa melakukan improvisasi dengan menambahkan kata sambung atau partikel atau ungkapan yang tepat sebelum angka.

Contoh: "An 80 ml of ethanol zvas dropped intom, Then 10 mg of sodium chloride was added to... After this addition, 1 mg of benzene zvas dropped..."
 
3. Kalimat harus ditulis dalam bentuk past tense.
Pada umumnya bagian metode tersusun dari sub-sub bagian. : bahan (materials), peralatan (instrumentals), dan pengukuran (meas urement).

Penulisan bahan harus menyatakan cara membuat bahan, tentang pemurniannya, atau tentang preparasinya. Jika bahan digunakan langsung tanpa permunian lebih lanjut, maka harus ditulis perusahaan pembuat dan tingkat kemurniannya.

Misalnya: Ethanol (99.8%, Megabiru Chemicals Co. Ltd.) zvas used zvithout further purification. Jika dimurnikan terlebih dahulu, prosedur pemurniannya mesti dijelaskan dengan lengkap. Mungkin juga Anda memperoleh bahan secara cuma-cuma, sehingga mesti Anda nyatakan, misalnya dengan 208 Tetrahydrofuran was kindly supplied by Mr. Nurul Huda, Nusa Asri Pharmaceutical Co.

Anda pun bisa menulis Tetrahydrofuran zvas prepared according to the method given in the literature. 3 jika bahan dipreparasi menurut metode yang digambarkan dalam referensi nomor 3. Penulisan instrumen yang digunakan bisa ditulis dalam format contoh-contoh berikut: 

Cara Menyusun Bagian Metode dalam Makalah Saintifik

IR spectra were measured using a HITACHI IR Spectrom-eter model 260-50 by KBR disk method. Differential thermal analysis (DTA) and thermogravimetry (TG) zvere performed using Rigaku Denki thermoflex (high temperature type) under air atmosphere. An X-ray diffraction pattern of the ceramic fiber was obtained for 2Q diffraction angles betzveen 20 and 70° using Rigaku Denki Model CN-2013.

Prosedur harus ditulis sesuai dengan urutan pelaksanaan. Harus diingat pula bahwa bahan harus ditempatkan sebagai subjek. Anda mesti menggambarkan prosedur yang digunakan sedemikian rupa sehingga orang lain bisa mengulang eksperimen yang Anda lakukan, tentu saja dengan hasil sama.




Sumber Pustaka: Kesaint Blanc-Anggota IKAPI