Definisi Pengertian Paragraf Deskripsi dan Contohnya

Paragraf adalah kesatuan gagasan yang memiliki satu pikiran utama dan bebrapa pikiran penjelas. Kalimat yang memuat pikiran utama, sedangkan kalimat yang memuat pikiran penjelas disebut kalimat penjelas. Paragraf ada beberapa jenis,yaitu paragraph narasi, eksposisi, dekripsi, argumentasi dan persuasi.

  • Paragraf narasi adalah paragraph yang mengisahkan sesuatu.
  • Paragraf eksposisi adalah paragraph yang menjelaskan.memaparakan/menguraikan.
  • Paragraf deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan.
  • Paragraf argumentasi adalah paragraf yang berisi tendapat dan berusaha untuk meyakinkan pembaca.
  • Paragraf persuasi adalah paragraf yang berisi pendapat yang disertai fakta dengan tujuan mengajak pembaca untuk berbuat sesuatu.

A. Mengenal Paragraf Deskripsi

Kalirong adalah sebuah sungai kecil yang bermula dari jaringan parit-parit alam di lereng gunung sebelah utara Karangsoga. Pada wilayah yang tinggi Kalirong lebih menyerupai jurang panjang dengan aliran air jernih di dasarnya namun tak tampak dari atas karena tertutup semak paku-pakuan.

Hanya pada tempat-tempat tertentu terdengar gemericiknya. Namun pada wilayah yang lebih rendah, Kalirong adalah nadi yang mencukupi air bagi sawah dan tegalan di kiri dan kanannya.

Batu-batu besar, beberapa di antaranya sangat besar, teronggok diam seperti pengawal abadi ‘ang merendam diri sepanjang masa dalam air jernih Kalirong. Di tempat ini air mengalir gemericik, buihnya vang putih hilang-tampak di antara bebatuan yang hitam mengkilat. (Bekisar Merah karya Ahmad Tohari, 1993)

Saudagar ini adalah seorang yang bakhil, loba, dan tamak, tiada pengasih dan penyayang, serta bengis kasar budi pekertinya. Apabila ia hendak mengeluarkan uangnya, walau sesen sekalipun, dibalik-balik dan ditungkup telentangkannya duit itu beberapa kali, karena sangat sayang ia akan bercerai dengan mata uangnya itu.

Ditimbangnya benar-benar, sungguhkah perlu uang itu dibelanjakan atau tidak dan tak adakah jalan lain yang dapat menyampaikan maksudnya, dengan tiada mengeluarkan uang atau dengan mengeluarkan belanja yang sedikit. (Siti Nurbaya karya Marah Rusli, 2001).

Kalau kita cermati, kedua paragraf di atas menampilkan persamaan dan perbedaan. Persamaan kedua paragraf di atas adalah keduanya melukiskan atau menggambarkan tu. Perbedaan yang tampak dari keduanya adalah isi yang digambarkan/dilukiskan.
(1) berisi gambaran tentang suasana alam, sedangkan paragraf
(2) berisi gambaran tentangang watak seseorang.

Menggunakan Frasa Adjektif
Pada kutipan novel Bekisar Merah, kalian menemukan kata-kata yang termasuk frasa adjektif yaitu lebih dan sangat. Apa itu frasa adjektif? Kalian akan menemukan pembahasannya pada materi kebahasaan.

B. Langkah-Langkah Menyusun Paragraf Deskripsi

1) Mendaftar Topik-Topik
Setelah mengetahui karakteristik yang menandai paragraf deskripsi, kamu dapat mendaftar topik-topik apa saja yang dapat dimasukkan ke dalam paragraf deskripsi.

Definisi Pengertian Paragraf Deskripsi dan Contohnya

2) Menyusun Paragraf Deskripsi Berdasarkan Pengamatan
Di antara topik yang ada pada bagian 1 dapat kalian nilai topik yang didasarkan pada hasil pengamatan pribadi. Hasil pengamatan tersebut dapat kalian kentangkan menjadi sebuah paragraf.
 
3) Menyusun Paragraf Deskripsi Berdasarkan Topik Tertentu
Sebenarnya tidak ada batasan topik apa yang dapat dikembangkan menjadi paragraf Akan tetapi, bila dicermati lebih dalam lagi, ternyata, ada topik yang riikembangkan tidak menggunakan paragraf deskripsi. Pembedaan ini didasarkan pada karakteristik yang ada pada paragraf deskripsi.

4) Menyunting Paragraf Deskripsi yang Ditulis Teman
Menyunting merupakan kegiatan yang bertujuan memperhatikan kekurangan yang ada pada sebuah karangan. Untuk dapat melakukan penyuntingan, diperlukan pengetahuan yang baik mengenai kebahasaan, kaidah tata tulis, dan wawasan terhadap topik yang dikembangkan.

Oleh sebab itu, kegiatan menyunting berkaitan dengan penguasaan penyunting dalam penggunaan tanda baca, pemakaian huruf, penulisan kata, penulisan unsur serapan, penggunaan struktur kalimat, dan penguasaan topik yang dikembangkan. Langkah-langkah melakukan penyuntingan: 

a. membaca teks dengan cermat,
b. memahami isi teks,
c. memeriksa aspek kebahasaan,
d. memberikan komentar (bila diperlukan)




Sumber Pustaka: Yudhistira