Fungsi dan Peran PBB dalam Kemerdekaan Republik Indonesia

Sejak pembentukannya, yaitu pada tanggal 24 Oktober 1945, PBB telah banyak membantu mengatasi masalah Indonesia. Tujuan negara yang terdapat di Pembukaan UUD 1945 terutama tentang masalah penentuan nasib sendiri dan ikut serta dalam ketertiban dunia sejalan dengan tujuan dari pembentukan PBB .
In the early period of independence, United Nations had assisted to solve problems of Indonesia in the following things. Selama masa awal kemerdekaan, PBB telah membantu menyelesaikan permasalahan Indonesia dalam hal-hal berikut.
Since its forming on October 24, 1945, United Nations had exces-sively assisted to overcome the problem of Indonesia. The aim of the state which contained in the opening of 1945 Constitution especially about the matter of selfdetermination and join in the orderliness of world is in line with intention of the founding of United Nations.
a. The formation of Commission of Three States consisted of Australia. United States and Belgium, which finally succeeded to ask the Dutch at Renville Deliberation.
Pembentukan Komisi Tiga Negara (KTN) yang terdiri dari Australia. Amerika Serikat dan Belgia, yang pada akhirnya berhasil membawa Belanda pada perundingan Renville.
b. The forming of special commission which managed the problem of Mdonestia that was United Nation Commission for Indonesia which was the continuation of Commission of Three States. That thing yielded a demand of Security Council of United Nations to solve the problem of Indonesia peacefully and succeeded to bring the Dutch at an agreement in Den Haag which was famous by the name of Round Table Conference. 

Fungsi dan Peran PBB dalam Kemerdekaan Republik Indonesia

Pembentukan komisi khusus yang mengurusi masalah Indonesia yaitu United Nation Commission for Indonesia (UNCI) yang merupakan kelanjutan dari KTN. Hal itu menghasilkan sebuah tuntutan dari Dewan Keamanan PBB untuk menyelesaikan masalah Indonesia secara damai dan berhasil membawa Belanda pada perjanjian di Den Haag yang terkenal dengan nama Konferensi Meja Bundar (KMB).
c. The formation of UNTEA to overcome the problem status of West Irian which was just able to be finished in 1962 through PEPERA.
Pembentukan UNTEA untuk mengatasi masalah status Irian barat yang baru bisa diselesaikan pada tahun 1962 melalui PEPERA. 




Sumber Pustaka: Yrama Widya